maaf , saya kurang gaul "Bapak Kucing " itu apa atau siapa ya ?
--- On Fri, 2/27/09, Wong Lim Pok <[email protected]> wrote: From: Wong Lim Pok <[email protected]> Subject: Re: [is-lam] Bango Samparan wait your commentRE: Kulit buku sebuahpengantar SOSIOLOGI, sampiran Engineering ajaran Islam To: [email protected] Date: Friday, February 27, 2009, 4:27 PM Pertanyaan saya belum terjawab. Pertanyaan ini bukan untuk menantang artikel sebelumnya, tapi sebagai pembelajaran bagi saya. Tentunya pada masa Rasulullah SAW, dan sesudahnya menguasai Islam secara menyeluruh. Berarti mereka masih berada di "Jalan TOL", namun kemudian satu-satu keluar dari TOL (bukannya tidak sanggup bayar TOL :) ) dan memilih jalan yang mereka sukai dengan menambah ramu-rambu lalu lintas sendiri demi kenyamanan dan kenikmatan mereka beribadah. Mohon koreksi. Berdasarkan hal tersebut dari sejumlah tokoh masa Rasululllah SAW dan periode sesudahnya tentu ada nama-nama para ulama yang menguasai dan mengamalkan Islam secara kaffah, namun tentunya ada spesifikasi dari mereka, apakah Fiqih, Tasauf, atau Tauhid. Misalnya pada Imam Maliki yang menonjol mungkin Fiqihnya atau lainnya. Kalau "Bapak Kucing" tentunya beliau adalah Gudangnya Hadis Rasulullah SAW sebagaimana Yang Terkasih Ummul Mukminin Aisyah binti Abubakar r.a. Mohon pencerahan, Wong -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Alkhori M Sent: Friday, February 27, 2009 3:56 PM To: [email protected] Subject: Re: [is-lam] Bango Samparan wait your commentRE: Kulit buku sebuahpengantar SOSIOLOGI, sampiran Engineering ajaran Islam Wong, Pada masa Rasulullah SAW, ilmu itu belum terpisah-pisah, semua para sahabat yg sangat dekat dengan beliau dan mereka ini pendampingi beliau, spt diantaranya ada cakal Kulafa Arrasyidin mereka ini sangat menguasai ajaran Islam yg dimiliki Rasulullah. Ada juga "Bapak Kucing" dll, mereka itu pewaris ajaran Islam yang masih menyeluruh (KAMIL) belum terpecah spt skrg ini. Alkhori M Alkhor Community Qatar -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Wong Lim Pok Sent: Friday, February 27, 2009 11:34 AM To: [email protected] Subject: Re: [is-lam] Bango Samparan wait your commentRE: Kulit buku sebuahpengantar SOSIOLOGI, sampiran Engineering ajaran Islam Sejak masa Rasulullah SAW, selain beliau, siapa saja yang Ahli bidang Fiqih, Ahli bidang Tauhid, dan Ahli bidang Tasauf? Kapan munculnya istilah Tasauf? Mohon pencerahan .. Wong -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Harry Sufehmi Sent: Friday, February 27, 2009 2:59 PM To: [email protected] Subject: Re: [is-lam] Bango Samparan wait your commentRE: Kulit buku sebuah pengantar SOSIOLOGI, sampiran Engineering ajaran Islam 2009/2/26 Alkhori M <[email protected]>: > Khusus utk Mas Bango yg doyan KPH, Yang ribet-ribet saya oper ke mas Bango saja :-) beliau lebih mampu memaparkannya secara lebih elegan kepada saya. Saya fokus yang simpel2 saja. Seperti klaim berikut ini : > Dimana saya coba > rubah paradigma berfikir dengan TIDAK MENILAI Namun yang terjadi adalah : > Ø Fiqih, yaitu salah, benar, baik & buruk, orang fiqih tegas (kalau > takut dikatakan kaku), kerja Fiqih cenderung mencari KESALAHAN, itu karakter > FIQIH. Ya, malah terjadi stereotyping : http://en.wikipedia.org/wiki/Stereotypes Stereotyping bukan hanya sekedar menilai --- namun dia malah berprasangka, dan (amat) bisa terjerumus kepada mendiskriminasi. Nah lho, malah JAUH lebih parah. :-) Seperti kata mas Bango, Fikih itu tidak kaku. Justru fikih itu sangat lentur. Berbeda dengan Tauhid. Jadi, piye mas? Fakta-fakta & logika dasar saja masih keliru. Saya usul kita bisa lebih berhati-hati dalam beragama ini. Kalau tidak, kita malah akan melakukan hal yang persis sama seperti yang kita kritik sendiri. Juga saya usul dalam beragama ini, kita bisa buang jauh-jauh ego kita. Saya kira ini juga adalah salah satu ajaran Tasauf yang utama. Setan sendiri mungkin masih berada di langit -- kalau saja egonya ketika itu tidak naik dan membuatnya kalap. Ego itu juga akan membuat masukan & kritik dari saudaranya sendiri sekalipun tidak bisa diterima. Alih-alih diterima, malah dijawab dengan "tidak membaca semuanya", "hanya dibaca separuh2", dst. Semoga menjelaskan. Salam, HS >tentu masih ingat "Tiga Dara Pendekar > Siaw Lim" yaitu Siang Lan, Hwe Lan dan sibungsu Sui Lan (apakah demikain > namanya, sudah lama sekali, dulu waktu SMP hingga SMU memang saya suka baca > KPH, baru begitu masuk University tak cukup duit kost, maka hobi membaca > berhenti utk KPH, tapi tetap membaca dan sering ber-email ria). Pada serial > "Tiga Dara Pendekar Siaw Lim" ada kalimat yang sangat menarik diucapkan > sangat mendalam artinya yaitu kira-kira "1000 Sahabat Masih Terasa Sedikit, > Mengapa Harus Ditambah Seorang Musuh" Saya menulis adalah ingin sharing apa > yang pernah dipelajari, terutama dilemma antara seruan Rasulullah agar > ilmunya Islam diterima secara KAMIL/ MENYELURUH, tapi what to do, ternyata > ummat hanya mengambil penggalan penggalan-nya saja, yaitu Fiqih saja, lalu > mengatakan Tauhid Kafir, Fiqih saja lantas mengatakan Tasauf sesat. Maka > perlu diambil makna dari Kulit Buku Pengantar Sosilogi. Dimana saya coba > rubah paradigma berfikir dengan TIDAK MENILAI, tapi memberikan suatu > karakter buat: > > Ø Fiqih, yaitu salah, benar, baik & buruk, orang fiqih tegas (kalau > takut dikatakan kaku), kerja Fiqih cenderung mencari KESALAHAN, itu karakter > FIQIH. > > Ø Tasauf, yaitu akhlak mulia, dan penuh dengan cinta kasih, hidup > orang Tasauf adalah indah tanpa beban, sehingga seorang tasauf bisa > menikmati hidup yg penuh damai > > Ø Tauhid, ilmu ini tidak punya masalah, tapi orang yg belajarnya bisa > menimbulkan masalah, baik utk diri sendiri atau juga orang lain > > Tolong mas Bango, apakah ketiga bullets diatas sesuai dengan target tidak > MENILAI atau saya telah salah tulis, sehingga terdapat VALUE didalam bullet > diatas. Dengan kita tahu karakter ketiga ilmu diatas Fiqih, Tasauf & Tauhid > (FTT) maka akan nampak sekali, ketiga ilmu itu tidak boleh dipisahkan. > Ibarat Civil Engineering, STRUKTUR SEGITIGA TERTUTUP adalah Struktur yang > paling kokoh. Kalau mau memakan bahasa AWAM, tungku yg terbuat dari 3 buah > batu adalah yang terbaik. Kalau hanya dua batu, kuali masak akan tumpah, apa > lagi kalau satu batu, malahan kuali tidak bisa diletakan. Makanya tungku > untuk memasak adalah 3 batu yang paling kuat. Makanya ketiga ilmu FTT yang > punya 3 karakter yang berbeda jika telah dirangkul menjadi satu maka itulah > yang diinginkan rasulullah. Silahkan penggemar KPH mas BS kita tunggu > komentarnya. > > > > Alkhori M > > Alkhor Community > > Qatar > > > > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[email protected]] > On Behalf Of Bango Samparan > Sent: Thursday, February 26, 2009 4:37 PM > To: [email protected] > Subject: Re: [is-lam] Kulit buku sebuah pengantar SOSIOLOGI,sampiran > Engineering ajaran Islam > > > > Suhu Alkhori ini tampaknya punya jurus langkah ajaib, kayak jagoan di cersil > Para Pendekar Negeri Tayli. Abrakadabra, tiba-tiba sudah masuk ke wilayah > sosiologi. > > > > Saya jadi ingat Masri Singarimbun dan David H. Penny (ejaannya betul nggak > ya), yang tak pernah bisa sepakat mengenai apakah Daerah Sriharjo (betul > enggak ya lokasi penelitiannya, udah hilang sih bukunya) itu miskin atau > tidak. Padahal, dua-duanya sama menggunakan metode participation research, > yang cenderung sosiologis. Penny menyatakan Sriharjo miskin, Masri > menolaknya. Dan, faktanya banyak hasil penelitian sosiologis pada obyek yang > sama menghasilkan paparan realitas yang berbeda. Yah, moga-moga suhu Alkhori > - dengan jurus tasaufnya yang bisa membongkar yang tersembunyi itu - bisa > menangkap apa yang mau saya katakan. > > > > Lagipula suhu Alkhori tampaknya juga harus mengevaluasi, bukankah > tulisan-tulisan suhu sendiri bahkan dari awal mengandung kecenderungan untuk > melakukan PENILAIAN-PENILAIAN juga. Coba baca saja yang ini: > > > >> * Makin sering anda memenangi sebuah diskusi dengan > >> ber-ARGUMENTASI, > >> makin sombonglah diri anda dan akan banyak yg merasa tidak > >> senang, > >> terjauhlah diri dari DAKWAH > >> > >> * Sebaliknya makin banyak anda mengalah, makin SABAR > >> diri anda dan > >> makin bertambah matang cara berfikir dan tercapailah cita > >> cita DAKWAH > >> seperti yg diinginkan Rasulullah > > > > Padahal kalau tak ingin menilai fakta yang harus dikemukakan hanyalah: DIA > (SAYA) MENANG BERARGUMENTASI ATAU DIA (SAYA) KALAH BERARGUMENTASI DALAM > DISKUSI. Lalu, STOP, jangan ditambah-tambahi soal sabar, mengalah, dll. > > > > Nah, tampaknya suhu Alkhori ingin-ingin nih memasukkan diri sendiri pada > yang ke kedua kan? Sedangkan yang sedang memberi tanggapan ke tulisan > njenengan adalah yang pertama:-) > > > > Padahal berkenaan dengan dakwah Islam, KITA YA HARUS MENANG DALAM > BERARGUMENTASI, TAPI TIDAK SOMBONG. Rasulullah pun begitu, menaklukkan Mekah > tapi masuk dengan tanpa kesombongan. Ayat yang merujuk pada "harus memberi > argumentasi yang lebih baik" pun ada kan? > > > > Yang susah itu suhu, MENGAKUI KALAH DAN SALAH DENGAN BESAR HATI. Karena > salah satu definisi sombong di dalam Islam adalah: MENOLAK KEBENARAN. > > > > Salam hangat > > B. Samparan > > > > > > > > _______________________________________________ > > Is-lam mailing list > > [email protected] > > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
