Sorry, it's nothing personal, but.........he..he..he...bung, saya membaca
tulisan2 ente memang suangat menggelitik untuk mengundang kritik...he...he..
--- Pada Jum, 27/2/09, Alkhori M <[email protected]> menulis:
Dari: Alkhori M <[email protected]>
Conclusion Engineering Ajaran Islam, Al-Qur'an untuk Semua Ummat Manusia
Conclusion Engineering Ajaran Islam, Al-Qur'an untuk Semua Ummat Manusia
Abstraks:
Karakteristik dari Fiqih, Tasauf & Tauhid (FTT) yang berdasarkan Qur’an dan
Hadis yaitu:
>Fiqih adalah kaku, ruang lingkupnya adalah salah & benar serta >baik & buruk,
>kerja orang Fiqih mencari kesalahan, domainya >kasat mata, utk sempurnanya
>pemahaman ajaran Islam perlu >pelajari FTT.Ilmu fiqih adalah ilmu yang
>mempelajari tentang pemahaman sesuatu, persepsi BENAR dan SALAH bukankah
>memang diperlukan didunia ini?? bila orang tidak mengetahui mana yang
>benar/mendekatai kebenaran dan mana yang salah/cenderung salah, kira2 apa yang
>akan terjadi???terlepas bahwa ada anggapan seorang fuqoha cenderung
>menyalahkan itu adalah relatif..., dan bahwa di dunia ini ada BENAR dan SALAh
>memang itu adalah sunnatulloh seperti dalam keyakinan lain ada istilah yang
>suka di pake mas Bango adalah YIN dan YANG, selama dunia ini ada maka akan ada
>BENAR dan SALAH atawa YIN dan YANG.Apakah sesuatu yang bathiniah/tidak tampak
>oleh mata wadag bisa dijadikan dasar hukum???, Apakah ISLAM mendasarkan
>sesuatu pada mimpi atawa yang sejenisnya, tentu saja tidak tapi
berdasarkan pada dalil naqli yang tentu saja ilmiah, bisa di kaji, dst di
pelajari dst. menghasilkan konklusi,..tapi memang di ISLAM juga ada
DOKTRIN/DOGMA yang mungkin belum bisa di tangkap oleh PANCAINDERA/AKAL dan
memang tetap harus di jalankan dan itulah sempurnanya ISLAM ada SYARI"AT ada
HAKIKAT, ada lahiriah ada bathiniah, mesti ada keduanya....he..he..he...
>Tasauf adalah akhlak mulia dan indah dalam kedamaian, >domainya adalah hati,
>ingat rambu rambu Fiqih jika ingin >ber-Tasauf.Nah kalo yang ini rada
>adem..."ingat rambu rambu Fiqih jika ingin ber-Tasauf".
>Tauhid adalah hubungan vertikal dan pengaruhnya terhadap diri >manusia, ilmu
>ini tidak punya masalah, tapi orang yg belajarnya >bisa bermasalah, hat hati
>jika ingin mendalami Islam
Gimana pendapat ente tentang perkataan-Nya"..masuklah kedalam ISLAm secara
kaffah.."
>Ketiga ilmu tersebut yaitu FTT, jangan dipisahkan, kalau dipisahkan akan
>>terbentuk karakter tunggal yang jauh dari cita cita ajaran Islam. Pernahkah
>>pembaca merasakan buah rumbia yg sangat kelat dan daun kates/ daun pepaya >yg
>sangat pahit dan garam yang asin. Penulis pernah memakanya satu satu, >maka
>rasa khusus special dari ke-3 jenis bahan tersebut sangat tidak sedap.. >Tapi
>dalam waktu bersamaan penulis pernah mengiris buah rumbia dan dibalut >dengan
>daun kates dan dilumuri garam, fantastik apa yang terjadi rasa pakit >dan
>kelat serta asinya garam hilang, tapi didapatlah sebuah khasiat obat yang
>>mujarab, itulah sebuah abstraksi dari FTT yang di-engineeringkan dan
>>menjelmalah semua paduan ke-3 ilmu FTT yg bersumber pada Qur’an dan >Hadis,
>akan didapatkan pribadi seperti yang dicita-citakan islam.
Ya itulah yang saya maksudkan di atas, syari'at dan hakikat adalah bagaikan dua
sisi mata uang. Contoh kecil, bila ..semen, pasir, batu/bata semua ingin menang
sendiri maka tidak akan berdiri yang namanya 'dinding rumah", dan bila
dipaksakan berdiri maka itulah yang disebut cacat, ada yang tidak sempurna,
sementara ISLAm mah sudah sempurna....
>Al-Qur'an untuk Semua Ummat Manusia
>Seorang ulama (alm.) yg juga negarawan merangkap sastrawan, pada sebuah
>>ceramahnya (penulis saat itu hadir) menyebutkan, didalam ayat-ayat al-qur’an
>>yang beribu-ribu ayat yaitu sekitar (6236? Ayat) maka hanya sekitar 500 atau
>>600 ayat saja yang secara khusus buat para Muttaqin atau umumnya buat >ummat
>Islam. Selebihnya ayat ayat al-Qur’an adalah petunjuk buat semua >Manusia yang
>mendiami Bumi Allah ini.
Itulah kenapa al-Qur'an disebut juga HUDAn LIn NASi..
>Tapi yang sering terjadi adalah sebuah APOLOGY, sewaktu orang menemukan
>>sesuatu, maka dengan BANGGA ITU TELAH LAMA ADA DISEBUTKAN >DIDALAM AL-QUR’AN,
>itu adalah selalu nyanyian KLASIK yang dinyanyikan >dengan NYARING yang berupa
>bentuk sebuah APOLOGY. Sewaktu dituliskan >Engineering Ajaran Islam, bung !!!
>apa apa-an ini ISLAM sudah SEMPURNA, >apa ingin SESAT engineering engineering
>SEGALA? Secara teori al-qur’an >adalah sebuah warisan dari Rasulullah SAW buat
>ummat Islam, tapi sayangnya >al-qur’an hanya digunakan untuk keperluan Fiqih
>saja (dikatakan utk keperluan >Fiqih, karena banyak yang mengatakan Tasauf
>tidak terdapat dalam alqur’an), >anggap saja itu benar, maka hanya sekitar
>kurang dari 10% saja ayat al-qur’an >yang digunakan. Kalau hanya -10% apanya
>yang bisa dibanggakan bahwa ilmu >al-Qur’an telah di-implemementasikan ?
>Makanya alm. Ulama yang negarawan >& sastrawan tersebut masih banyak ada lebih
>90% ayat al-Qur’an yang belum
>di-utilisasi oleh ummat Islam. Tapi lain halnya mereka yang telah merangkai
>>FTT menjadi amalan mereka, mungkin mereka mereka ini telah
>>meng->OPTIMASI-kan ajaran Islam dalam kehidupan selama masih bernafas >di
>bumi Allah ini. Makanya alm. Ulama ini mengatakan hanya 500 ~ 600 ayat >yang
>khusus untuk ummat Islam. Jadi memang benarlah Al-Qur’an Adalah >Untuk Semua
>Ummat Manusia yg Hidup di Bumi Allah ini.
Yang harus di engineering/re-engineering adalah wadah yang kita punya, atawa
kitanya, bukan ISLAm nya. Mungkin (wallahu'alam) kenapa terjadi spt yang ente
sebut karena dalam al-Qur'an ada yang mutasyabihat, dan itu di coba di
takwil/tafsirkan kemudian ada sedikit friksi dengan nhal-hal tertentu dalam
ISlam dan biasanya yang cenderung berani melakukan itu adalah guru2 Tasawuf.
SSJ mendalami kitab pegangan nya al-Hallaj bin Mansyur, sementara gurunya
al-hallaj (al-Junaid bin Ibrahim, sang pengembara) sempat
menegurnya/mengkritiknya.Ada istilah2 dalam tasawuf yang biasa digunakan para
guru sufi bisa membingungkan para murid yang tentu saja mereka datang dari
starata yang berbeda.. seperti perkataan al-Hallaj, Ibnu 'Arabi, dll. ..."AKU
TELAH TERBEBAS DARI KEWAJIBAN.." kata2 ini bila di pahami oleh murid tertentu
bisa mengakibatkan si murid menjadi meninggalkan kewajiban2 syari'at...walaupun
mungkin (wallahu'alam) maksud si empunya adalah yang namanya
Sholat itu bukan kewajiban lagi, tapi sudah merupakan seuatu kebutuhan yang
tidak bisa di tinggalkan, bahkan pada saat tertentu bisa merupakan
'KENIKMATAN"...he..he..he.. belajar terus bung mumpung masih tuinggi
semangatnya....
Wassalam.a.s.
Akhirul kalam, Wa Iyakun Shawaaban Faminallah, Wa Iyakun Khatha Aan Faminii Wa
Minasyaithan, Astaghfirullah & Subhanallaah. Salam kompak selalu dari Qatar.
Alkhori M
Alkhor Community
Qatar
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru. Lengkap dengan segala yang Anda sukai
tentang Messenger! http://id.messenger.yahoo.com_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam