Hikayat yg saya cerita itu sebetulnya cocok utk para user yg gak mau
refot-refot setup, yg maunya serba instant, tetapi terkadang mereka ya masih
pengen trial n error. Nah kita-kita yg mengabdi ke user-user yg jumlahnya
puluhan bahkan sampai ratusan itu nge-trik-nya ya pake cara spt itu, agar
tiap hari tidak menjadi abdi mereka mlulu. Cukup satu kali training cara
restore, berikutnya terserah pejalan sing-masing. Yang penting SOP hadapi
emergency dah disiapkan.

Utk expert user, nah yg beginian ini biasanya punya strategi yg lebih cocok
utk kebutuhan mereka sendiri. Tetapi dari pengalaman dilapangan justru
kelompok expert user ini yg seringkali telpan-telpon mlulu... :):)

:)
Salam

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of Djoko Luknanto
Sent: Thursday, March 05, 2009 6:16 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] Virus Komputer - RESTORE?

Howdy,

> From: [email protected] [mailto:is-lam-
> [email protected]] On Behalf Of Dewa Gede Permana
> Sent: 05 Maret 2009 1:22
> 
> Emm.. anu boss... kalo langsung backup ke HDD Ext maka sebelumnya 
> harus bisa dipastikan bhw HDD Ext tsb sudah bisa lakukan booting 
> berikut loading Acronis manakala laptop gagal boot atau gagal 
> system yg ada di HDD internal. Dengan demikian setelah boot dari 
> HDD Ext USB kemudian segera dilakukan restore. Akan tetapi jika 
> HDD ext ini tidak bisa melakukan booting (via port USB)... ya 
> sami mawon boss... masih butuh CD Acronis utk memboot laptop.

1. Backup seluruh computer anda termasuk partition, MBR (termasuk
   Master boot recordnya), whatsoever ke HD eksternal. Kalau ragu-
   ragu copy sector by sector, tetapi lama.

2. Begitu terserang virus dlsb. Cukup booting dengan system yang
   kena virus tadi. Run Acronis True Image dan pilih restore. 
   Nanti Acronis akan mematikan komputer anda dan akan booting
   Menggunakan Acronis Boot Loader, kemudian akan mengcopy dari
   HD eksternal (exact copy) kedalam komputer kita. Setelah selesai
   akan restart komputer dengan kondisi seperti sebelum terserang
   virus lengkap dengan Master Boot Recordnya. Exact copy.

Jadi HD Eksternalnya bahkan tidak perlu mempunyai kemampuan booting
tidak menjadi masalah.

Untuk kasus yang ini, anda benar. Jika komputernya sudah amburadul
sehingga sudah gak bisa booting, memang harus punya sesuatu untuk
booting agar Acronis bisa di-run. Dalam kasus semacam ini saya
menggunakan Acronis CD Rescue untuk booting. Sekarang juga banyak USB
Flashdisk yang bisa untuk booting. Ini sudah saya lakukan sekitar 10x
dalam jangka waktu beberapa tahun baik karena kena virus maupun ganti
HD internal baru. Selamat mencoba. Resiko ditanggung penumpang:-):-)

PS: Intinya, jika kita merasa data di komputer penting, ya bersiaplah
untuk kondisi darurat. Termasuk menyiapkan rescue booting CD. Jika
tidak penting dan isinya junk semua (misalkan gambar porno dlsb.:-) ya
format saja dengan CD booting Windows 50 ribuan:-):-) kan beres, gitu
aza kok repot, kalau yang beginian memang kita harus ikut Gus
Dur:-):-):-) gak usah pakai fikih apalagi harus hidup zuhud dulu:-):-)

Howgh! 
--                      Djoko Luknanto, Jack la Motta, Luke Skywalker
                             "Knockin' on Heaven's Door" -- Bob Dylan


_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke