bukannya malah orang2 indonesia reinkarnasi jadi penjajah sekalian, jadi manunggaling kawula kelawan penjajah. Bayangkan mana ada bangsa yagn dijajah selama 350 tahun bisa bertahan kecuali wong kito ini ?
sehingga yang menjajah dan dijajah juga akhir sesama wong kito, yang menjajah ya sakkarepe dewe sementara yagn dijajah ya nggah nggih .. yas yess.. bosss termasuk kalo didekte sama keturunane sing bule2 itu tetap aja yess sir... dari manunggaling kawula kalawan gusti jadi manunggaling penjajah dan yang dijajah ... bener2 klop.. mengurat mengakar ......... hmmm.......ternyata ini to dibalik manunggaling kawula lan gusti ... --- On Tue, 3/10/09, Dewa Gede Permana <[email protected]> wrote: From: Dewa Gede Permana <[email protected]> Subject: Re: [is-lam] Fir'aun vs. Al-Hallaj Sebuah Phenomena, lanjutan 3 To: [email protected] Date: Tuesday, March 10, 2009, 5:53 PM Fir'aun vs. Al-Hallaj Sebuah Phenomena, lanjutan 3 He-he-he…. firaun indonesia itu kan si haman dari kemusuk itu kan ya.. bedanya di indonesia itu : setelah firaun jatuh trus nggak ada tokoh musa. Sekalinya ada yg berani ngaku-ngaku musa yo trus ditebas habis juga. Makanya krn nggak ada yang ngajakin hijrah nyebrang laut, ya sudah muncul seperti ide mas Bango kemaren itu…. bubar aja indonesia menjadi no state-society. Kalo bangsa yahudi itu survive nya tinggi tetapi bingung gak punya tanah air; sementara kalo indonesia itu punya tanah air tapi bingung untuk survive… From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Alkhori M Sent: Tuesday, March 10, 2009 5:12 PM To: [email protected] Subject: [is-lam] Fir'aun vs. Al-Hallaj Sebuah Phenomena, lanjutan 3 Fir'aun vs. Al-Hallaj Sebuah Phenomena, lanjutan 3 Abstrak: Tuhan sendiri telah mengatakan bahwa: “Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu (jasad Fir’aun) supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami”. Phenomena Fir’aun & Al-Hallaj bisa kita lihat dalam versi Indonesia yaitu: Fir’aun versi wahyu: Begitu Fir’aun mengatakan beliau adalah tuhan, Fir’aun mengucapkan “ANA RABBUKUM=SAYA ADALAH TUHAN KALIAN, rabb artinya tuhan” maka dimulailah malapetaka dan saat kegelapan untuk rakyat mesir saat itu. Fir’aun mengaku sebagai Tuhan dengan analisa sebab & akibat, yang sesuai dngan wahyu: 1. Fir’aun mengaku sebagai tuhan, agar rakyatnya tidak mengganggu tahta beliau 2. Fir’aun membunuh anak-anak laki, karena beliau percaya, akan lahir seseorang anak laki-laki yang akan menggulingkan tahta beliau 3. Fir’aun mengejar bani israel, karena ingin membunuh Musa, karena Musa ingin menggulingkan beliau 4. Fir’aun sebelum tenggelam, beliau telah mengaku tuhanya bani Israel dan beliau mengaku seorang muslim (apakah Fir’aun diampuni oleh Tuhan?). 5. “Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu (jasad Fir’aun) supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami” Fir’aun versi Indonesia (tinjauan sejarah) yaitu Fir’aun versi Indonesia tidak mengaku sebagai tuhan, tapi bacalah sejarah, sewaktu beliau naik untuk berkuasa yang terjadi adalah: 1. Fir’aun versi Indonesia, begitu beliau in power, 5 juta rakyat Indonesia disembelih, tanpa ada diproses di pengadilan 2. Fir’aun versi Indonesia, tidak mengaku tuhan, tapi berlindung disebuah surat sakti, yang selalu disembunyikan, karena dipercaya surat itu isinya lain? atau surat misteri itu penuh tanda tanya, maka terus disembunyikan 3. Fir’aun versi Indonesia, tidak membunuh anak-anak laki yang baru lahir, tapi semua anak-anak yang dianggap terlibat, mulai dari bapak, isteri, anak & malahan cucu dicurigai dan tidak boleh berkiprah di Indonesia 4. Fir’aun versi Indonesia, waktu naik dan waktu jatuhnya adalah sama, seperti orang yang digulingkanya, itulah hukum karma (boleh percaya boleh tidak) 5. Maka sangatlah benar kisah Fir’aun adalah jadi pelajaran (lesson learnt), apakah yang dipelajari adalah kisah di Mesir saja atau Fir’aun versi-versi lainya. Al-Hallaj dan Al-Hallajnya versi Indonesia: (SSJ adalah al-Hallaj versi Indonesia). Di Indonesia itu sejak zaman perjuangan setelah masuk Islam, maka para Sufi/ Ulama-ulama inilah yang ditakuti oleh PENJAJAH, kalau di NAD, dikenal hikayat prang sabii (Kisah Perang Dijalan Allah). Penjajah melihat itu sebagai suatu kekuatan, maka bagaimana itu bisa dihancurkan, maka dilansir-lah cerita-cerita miring tentang perjuangan Islam di Indonesia. Dan karena memang ahlinya para penjajah (salah satu yang sangat terkenal adalah Snoek Hugronje) dan beliau sangat berhasil dalam menaklukan orang Aceh yang taat dengan Agama. Maka setelah kemerdekaan Indonesia, keadaan ummat Islam di Aceh, sangat menyedihkan. Berita berita miring tentang Islam direkayasa dan ummat islam tidak sadar bahwa mereka diadu domba. Sehingga ajaran Islam yang terdiri dari FTT, saling dikonfrontasikan, maka kisah-kisah seperti SSJ terus diperuncingkan, apakah memang benar ada kisah SSJ, tapi yang sudah sangat jelas, dengan adanya kisah SSJ, maka karena kurangnya informasi, maka mudah sekali mengatakan Tasauf SESAT. Insya Allah, bersambung, Wa Iyakun Shawaaban Faminallah, Wa Iyakun Khatha Aan Faminii Wa Minasyaithan, Astaghfirullah & Subhanallaah. Salam kompak selalu dari Qatar. Alkhori M Alkhor Community Qatar -----Inline Attachment Follows----- _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
