Kalo pemimpin yg sudah tidak taat kpd Allah dan RasulNya ya sudah
tidak bisa lagi disebut sebagai Ulil Amri lagi, tapi Ulil Absh.....
bhweeee...  :):) dah ah.. gak enak nih ngrumpiin orang, gak ilok..
kata orang timuran. :)

2009/3/15 Alkhori M <[email protected]>:
> Dalam rangka menghadapi masa kampanye Pemilu, maka untuk sementara istirahat
> posting email, setelah selesai kampanye insyaallah akan kembali bergabung:
>
> ياأيها الذين ءامنوا أطيعوا الله وأطيعوا الرسول وأولي الأمر منكم
>
> Bacalah wahyu diatas dan perhatikan kata-kata TAAT-LAH yang hanya dua saja,
> sementara kita disuruh taat pada 3 tingkat yaitu:
>
> 1.      Taatlah pada Allah,
>
> 2.      Taatlah pada Rasul,
>
> 3.      Dan Ulil Amri (pemimpin) dari kalangan kamu
>
> Untuk Allah ada kata TAAT. Untuk Rasul ada kata TAAT, tapi untuk kata Ulil
> Amri (tanpa memakai kata TAAT) tapi kita diminta juga TAAT pada Ulil Amri.
> Taat pada Ulil Amri dengan mengikuti kata TAAT pada kata Rasullullah yang
> berarti kalau Ulil Amri itu menjalankan perintah Allah dan Rasul-nya, maka
> kita boleh dan wajib TAAT, tapi kalau Ulil Amri tersebut menyeleweng dari
> perintah Allah dan ajaran Rasull, maka Ulil Amri tersebut tidak wajib
> ditaati. Sebagaimana pepatah orang melayu. Raja Arif Raja Disembah
> sebaliknya Raja Dhalim Raja di Bantah. Insyaallah akan posting lagi setelah
> masa kampanye.
>
> Alkhori M
>
> Alkhor Community
>
> Qatar
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke