Alhamdulillah meski partainya tidak ngetop, ada juga yang masih punya visi Ekonomi yang Islami yang pro kemaslahatan ummat.
Harusnya lebih banyak lagi politisi Islam yang berwawasan luas mengenai Ekonomi. === Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490 ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900 Informasi selengkapnya ada di: http://www.media-islam.or.id Ingin belajar Islam? Kirim email ke: [email protected] --- Pada Rab, 25/3/09, Mawan Sugiyanto <[email protected]> menulis: > Dari: Mawan Sugiyanto <[email protected]> > Topik: Re: [is-lam] Apa Platform Ekonomi Partai Islam? Kapitalis > Neoliberalis, Ekonomi Rakyat, atau Ekonomi Islam? > Kepada: [email protected] > Tanggal: Rabu, 25 Maret, 2009, 5:18 PM > > Nyusul ini Pak, pagi tadi barusan ada beritanya : > http://www.republika.co.id/berita/40107/Indonesia_Perlu_Reformasi_Agraria > > > mawan sugiyanto > bogor, indonesia > > > www.maoneid.indoinvestor.com > > > > ----- Original Message ---- > From: Dewa Gede Permana <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Thursday, March 26, 2009 2:48:31 AM > Subject: Re: [is-lam] Apa Platform Ekonomi Partai Islam? > Kapitalis Neoliberalis, Ekonomi Rakyat, atau Ekonomi Islam? > > He..he.. Mas Mawan, saya kudu tetep jaga reflek-reflek yg > mulai terasa semakin melambat dgn berkurangnya umur. Sudah > hampir 2 bulan ini saya absen dan tadi di bawah orang-orang > dah pada ngajak saya utk turun. Bagi saya olahraga > tenis-meja lah yg paling bisa dijadikan wahana olah reflek > gerak otot, reflek mata, dan insting membinasakan rasa > ke-aku-an. Kenapa malam hari ya krn siangnya kudu kerja mas. > Dari segi keekonomisan tentunya tenis meja termasuk olahraga > yg sangat merakyat, siapapun bisa ikut gak pandang usia dan > jenis kelamin, murah-meriah dari segi peralatan, dan mudah > dilaksanakan. Selain itu saya bisa tereak-tereak katarsis > utk membuang rasa kesal lantaran kesalahan teknik sendiri, > mengasah kejelian dan kesabaran utk tdk bertindak sembrono, > sekaligus belajar utk mengapreciate dan tdk memandang enteng > kemampuan lawan main. > > Dan satu lagi ada berita yg menggembirakan, sebentar lagi > akan diadakan turnamen SBY Cup utk tenis meja tingkat > nasional, dan proposal sdh diteken SBY dan saat ini sudah > mulai dijalankan oleh panitia pusat. Insya Allah kalau tidak > meleset jadwal mulai bln april nanti sudah mulai dilakukan > penyaringan peserta di tingkat kabupaten dan propinsi. Ini > samasekali tidak ada hubungan dengan event pemilu lho. Murni > tujuannya utk menggerakkan ekonomi kelas bawah. Bisa > dibayangkan berapa jumlah bola, meja, net, dst yg akan > diproduksi oleh industri2 lokal. Beginilah aktualisasi ide > yg datang dari orang-orang yg suntuk kerja dan malamnya suka > nongkrong gak karuan dgn sesama korban pingpong, yg notabene > duniawi juga... he..he.. > > Mengenai uneg-uneg bidang agraria ini, saya juga terlintas > pikiran yg sama dengan sampeyan. Sudah banyak dari modal > Negara ini yg telah dijual, bukan hanya modal fisiknya saja > tetapi justru blue-print nya pun terjual pula. Kita sudah > digariskan secara geografis sbg negara agraris dan kelautan, > tetapi jalan yg ditempuh selama ini rupanya melenceng jauh > dari kodrat alam yg diberikan. Ibaratnya kita ini sudah > dikasih ini-itu tapi trus di lepeh... malah nyari yang > lain-lain yang adanya di tempat-tempat yg jauuuhhh di negeri > sebrang sana trus coba-coba copy-paste ide. Dulu kayaknya > dept pertanian & perikanan, dept kehutanan layaknya > seperti anak bawang saja; justru ristek, indag, tamben > diujo-ujo kayak proyek mercusuar tapi samasekali gak > disinkronkan dgn dept hulu tadi. Bikin baja bisa tapi bikin > mesin giling padi kog buntu. Repot memang kalo pikiran dah > terlalu maju, suka lupa sama apa-apa yg ditinggal > dibelakang... > > Mong-ngomong tentang uang nih, ada yang bilang Uang itu > memang bukan segalanya, tetapi sekarang segalanya memang > membutuhkan uang... :) :) > > :) > Salam hangat > > > -----Original Message----- > From: [email protected] > [mailto:[email protected]] > On Behalf Of Mawan Sugiyanto > Sent: Thursday, March 26, 2009 12:56 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [is-lam] Apa Platform Ekonomi Partai Islam? > Kapitalis Neoliberalis, Ekonomi Rakyat, atau Ekonomi Islam? > > > Wah rajin olah raga ya Pak. malam-malam lagi .... > sekedar mau ngudarasa malam ini. sebenernya kalo bicara > secara visi dan misi kok terlalu jauh ya .. apa saya yang > gak begitu nyandak apa yang dibicarakan. tetapi gerak negara > ini lembat laun menjadi sebuah komunitas produsen konsumen. > apakah ini titik balik dari kapitalisme? jikalau kita > perhatikan, sejak saya awal praktek lapang di indutri. waktu > itu saya praktek lapang di sebuah prabrik pakan ternak. > sebuah desain yang ciamik bagaimana sebuah bangsa menjadi > sebuah devinisi baru yaitu konsumen. > > awalnya saya mengira kalau sebuah industri pakan ternak itu > akan mengolah bahan2 dari hasil pertanian masyarakat > setempat untuk dijadikan pakan ternak. ilmu kerennya > dinamakan ilmu supply chain. rantai supply ini ternyata > bukan dari petani-petani kita yang memasok kedelai, jagung > ataupun jeroan-jeroan yang jadi bahan baku pakan ternak. > tetapi bahan baku itu disupply oleh India (Bungkin Kacang > Kedelai), USA( Bungkil Kacang Kedelai, Jagung), Selandia > Baru (Tepung Darah, Susu, Tepung bulu ayam dll)... dan > selanjutnya.... untuk mendekatkan konsumen dibuat > peternakan-peternakan, sekali lagi breedernya juga > diimpor lagi. apa yang dilakukan oleh bangsa ini, sebagian > kecil menjadi pegawai di pabrik pakan, ok ini positif, > menjadi buruh di peternakan.. ok ini juga positif. tapi yang > lebih sedih, bangsa kita menjadi konsumen. jadi kalao boleh > dianalisa lebih lanjut mereka berbondong-bondong kesini > untuk mendekati konsumen. kita lebih suka makan broiler > daripada > ayam kampung. begitu ayam-ayam ini masuk ke restoran cepat > saji ya inilah konsumen mulai bergerak.... > > mestinya yang suplai jagung orang jawa timur, yng suplai > kedelai orang sumatera .... mestinya juga tidak bisa dengan > pendekatan pertanian klasik, seperti tanam padi, palawija, > swasembada beras... semuanya mesti mengarah pertanian yang > lebih modern dalam arti sisi bisnisnya aja dulu juga > dikembangkan. jagungnya laku, berasnya jalan, peternakan > jalan terus. sedih rasanya melihat jagung dan bkk impor itu > masuk dalam unit pengolahan pakan ternak. > > begitu juga gerak negara ini, ------------wuissshhh..mulai > mikirin negara, kayak caleg aja, gpp lah.. biar aja ya Pak > Gede, Pak Bango, dan Pak Agus, kan juga namnya uneg-uneg > ---. desain konsumerisme semakin kentara, sementara > pemerintah menjadi produsen. bbm, gas, listrik, ktp, sim, > pendidikan, kesehatan dll. semuanya warga negara dijadikan > konsumen. yang paling menyedihkan jika rakyat tidak bisa > beli, diberikanlah uang bantuan untuk bisa membeli dan > membeli. nota bene bagaimana ini rakyat didesain menjadi > konsumen. bahkan bangsa ini banyak yang pengin mati jika > tidak punya uang.saya juga sadar pentingnya uang tapi apakah > segitu besar akibatnya > ...................................... > > semakin tidak ada kebanggan memiliki pln, pgn dan > lain-lain. apalagi kalau disambung dengan tulisan anggota > milis sebelumnya. semuanya telah dikontrak oleh kapilisme. > > To Pak Agus :: mohon tema selanjutnya adalah VISI PERTANIAN > DALAM ISLAM (mungkin di dalamnya ada sedikit urusan agraria, > kepemilikan lahan, juga telah disiunggung ttg padang > gembalaan) > > > > mawan sugiyanto > bogor, indonesia > > > www.maoneid.indoinvestor.com > > > > ----- Original Message ---- > From: Dewa Gede Permana <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Thursday, March 26, 2009 12:13:12 AM > Subject: Re: [is-lam] Apa Platform Ekonomi Partai Islam? > Kapitalis Neoliberalis, Ekonomi Rakyat, atau Ekonomi Islam? > > Maaf Kang Tejosuroso, barusan saya tinggal olahraga rutin > dulu. > Kalo boleh tahu ada apa dengan nama Maha Perkasa ini Kang > ? > Mohon jlentrehannya... matur nuwun.. > > :) > salam > > -----Original Message----- > From: [email protected] > [mailto:[email protected]] > On Behalf Of Tejosuroso > Sent: Wednesday, March 25, 2009 10:37 PM > To: [email protected] > Subject: Re: [is-lam] Apa Platform Ekonomi Partai Islam? > Kapitalis Neoliberalis, Ekonomi Rakyat, atau Ekonomi Islam? > > Mas Dewa, anda memaknai al-Qohhar itu bagaimana? > > -----Original Message----- > From: [email protected] > [mailto:[email protected]] > On Behalf Of Dewa Gede Permana > Sent: 25 Maret 2009 22:30 > To: [email protected] > Subject: Re: [is-lam] Apa Platform Ekonomi Partai Islam? > Kapitalis Neoliberalis, Ekonomi Rakyat, atau Ekonomi Islam? > > Surga-neraka memang kita sendiri yg mbikin. Gusti Allah mah > samasekali gak kejam, manusianya aja yang keliru tanggap. > Dari dulu masalahnya memang sama saja, tarik-tarikan 2 > vektor kekuatan. Ngikut badan Ruhani atau kah ngikut syahwat > badan-jasmani. Jasmani setelah mati hancur dimakan cacing, > trus jiwa mau lari kemana? apa mau tetep keleleran tanpa > badan, sedangkan nafsu duniawi masih terus menguasai. Ya > begitu itu yg namanya kondisi neroko, tersiksa men.. pengen > banget makan, minum, mabok, zina, dll tapi gak bisa > terpenuhi... karena kontrak pinjem jasmani dah habis > waktu... > > Makanya mulai sekarang kudu ditimbang-timbang lagi, mumpung > masih dibolehin tinggal didunia ini... > > :) > Salam hangat > > -----Original Message----- > From: [email protected] > [mailto:[email protected]] > On Behalf Of Mawan Sugiyanto > Sent: Wednesday, March 25, 2009 9:51 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [is-lam] Apa Platform Ekonomi Partai Islam? > Kapitalis Neoliberalis, Ekonomi Rakyat, atau Ekonomi Islam? > > > Awwww > > Bocoran dari orang yang pernah kerja di MIGAS, > > 1. Kebanyakan kilang-kilang di Indonesia yang mengambil > mengambil minyak mentah tidak diproduksi jadi barang jadi. > Jadi tempat produksinya di Singapura > 2. Kendala di atas, bukan masalah sumber daya manusia dalam > segi teknis pengolahan atau peralatan, tetapi karena SDM > dari sisi mental CALO --Caplok Angpao Lalu > Ongkang-ongkang. > 3. Pembagian keuntungan adalah 80 % untuk Indonesia dan 20% > untuk asing. Definisi keuntungan adalah Biaya Penjualan - > (Biaya tetap + Biaya Produksi). Termasuk mbayarin > expat yang gajinya gede itu.. Bikin project sistem yang > kagak selesai2 (Bocoran dari yang implemen sistem). > Biaya-biaya sampai 80-90an%. Jika untung 10% maka 80% dari > 10% = 8% dari total penjualan. Memang si kapitalis ini > PINTER MATEMATIKA. Orang kita kalao dikasih angka 80 apalagi > dalam % , wah sudah merasa dominan. Orang bilagn KLOP dah > ... > > ini aku yang iri atau memang bangsa ini benar2 diborong ama > asing ya? > kan juga mereka melibatkan anak-anak negeri untuk bisa > TERSENYUM seperti dalam iklan-iklan > mungkin perlu kita teliti pakai voice recognition iklan > yang bunyinya "KITA" UNTUNG "BANGSA" bUNTUNG > apa benar UNTUNG atau malah bUNTUNG....saya kira iklan itu > sangat jujur, hanya pendengaran kita saja yang terlalu > HUZNUDZAN MODE kali ya sehingga "b"nya tidak kedengaran > ...--bukan maksud meminta untuk suudzan-- > > kayaknya kiamat itu memang kehancuran dunia oleh manusia > sendiri. seperti orang bunuh diri saja, ya karena Allah > sudah memberi wewenang manusia untuk bunuh diri, ya apa > hendak dikata.... qadha dan qadar berlaku. > > hmmmm, kok kasusnya sama kayak air ya .... > > TERNYATA MASIH BANYAK PR UMMAT ISLAM > > Terima kasih > > > Mawan > > > > > ----- Original Message ---- > From: A Nizami <[email protected]> > To: is-lam <[email protected]> > Sent: Wednesday, March 25, 2009 9:01:03 AM > Subject: [is-lam] Apa Platform Ekonomi Partai Islam? > Kapitalis Neoliberalis, Ekonomi Rakyat, atau Ekonomi Islam? > > > Assalamu'alaikum wr wb, > > Di Detik.com Amien Rais memuji Slogan Prabowo dan Rizal > Ramli yang mengusung Ekonomi Kerakyatan dan Kemandirian > Nasional seraya menyayangkan capres lain yang hanya > mengusung sistem Ekonomi Kapitalis Neoliberalis yang hanya > menguntungkan segelintir pemilik modal. > > Apa yang jadi Platform Ekonomi Partai Islam? Kapitalis > Neoliberalis, Ekonomi Rakyat, atau Ekonomi Islam? > > Kalau Kapitalis Neoliberalis, itu sangat bertentangan > dengan Islam karena seperti sekarang, menyerahkan sebagian > besar kekayaan alam Indonesia ke kafir harbi AS. Kita jadi > budak kafir harbi! 90% migas dikuasai perusahaan asing. > Untuk pertambangan emas rakyat Indonesia hanya dibagi > seucrit yaitu 15%. Menurut PENA, Rp 2000 trilyun/tahun dari > kekayaan alam kita masuk ke kantong asing. Bagaimana rakyat > Indonesia bisa makmur? > > Kemudian 69,4 juta hektar tanah hanya dinikmati oleh 652 > pengusaha sementara kebanyakan petani lahannya kurang dari > 0,4 hektar dan bahkan banyak yang tidak punya tanah sama > sekali. > > Itulah satu contoh dari Sistem Kapitalis Neoliberalis. > > Ada pun Sistem Ekonomi Islam itu bersifat adil. > > Kaum muslimin berserikat (memiliki bersama) dalam tiga hal, > yaitu air, rerumputan (di padang rumput yang tidak bertuan), > dan api (migas/energi). (HR. Ahmad dan Abu Dawud) > > Dalam Sistem Islam, tanah negara akan dibagi secara adil > sehingga tidak ada satu pengusaha yang punya lahan 100 > ribu hektar hasil pemberian negara, sementara ratusan ribu > petani justru tidak punya tanah. > > Kemudian Islam juga mengajarkan ummat untuk mandiri. > Kekayaan alam harus dikelola sendiri. Sebagai contoh Arab > Saudi yang menasionalisasi perusahaan minyak Aramco tahun > 1974 bisa makmur. Sementara Indonesia yang 90% migasnya > dikuras asing justru miskin. > > “Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang > yang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati > Masjidilharam sesudah tahun ini. Dan jika kamu khawatir > menjadi miskin, maka Allah nanti akan memberimu kekayaan > kepadamu dari karuniaNya, jika Dia menghendaki. Sesungguhnya > Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” [At > Taubah:28] > > Saya belum melihat adanya Partai Islam yang memperjuangkan > Ekonomi Islam. > > Ada pun Sistem Ekonomi Rakyat, meski bukan Sistem Ekonomi > Islam, tapi masih ada sedikit persamaannya. Sebagai contoh > ayat UUD 45 di bawah mirip dengan hadits di atas. Begitu > pula kemandirian ekonomi yang dianut. > > Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya > dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar > kemakmuran rakyat UUD 45 Pasal 33 ayat 3 > > Tapi harusnya Partai Islam harus mengusung Ekonomi Islam. > Jika tidak, misalnya Sistem Ekonomi Neoliberalis, maka itu > sudah sangat tidak Islami. > > Hizbut Tahrir sudah menulis banyak konsep Ekonomi Islam. > Insya Allah saya juga tengah menulis Sistem Ekonomi Islam > sepanjang 4-6 halaman. Mudah-mudahan bisa memberi manfaat. > > Wassalam > > http://pemilu.detiknews.com/read/2009/03/24/160847/1104498/700/amien-rais-puji-slogan-prabowo-dan-rizal-ramli > Selasa, 24/03/2009 16:08 WIB > > Amien Rais Puji Slogan Prabowo dan Rizal Ramli > Aprizal Rahmatullah - detikPemilu > > > Jakarta - Dari sekian banyak janji dan slogan yang diumbar > para capres selama ini, hanya dua tokoh yang menarik > perhatian Amien Rais. Mantan Ketua MPR ini menilai slogan > yang sering digunakan Prabowo Subianto dan Rizal Ramli > adalah yang paling baik di antara calon lainnya. > > "Menurut saya, slogan Prabowo juga Rizal Ramli sudah > bagus," kata Amien saat ditemui wartawan di ruang tunggu > lantai 3 Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl Gajah Mada, > Jakarta Pusat, Selasa (24/3/2009). > > Dibandingkan capres lainnya, lanjut Amien, kedua tokoh > tersebut sudah benar > mengusung sistem ekonomi kerakyatan guna menjawab > permasalahan Indonesia hari ini. Hanya saja slogan tersebut > harus ditinjau kembali agar lebih mudah dimengerti khalayak > umum. > > "Saya mengimbau agar mereka mengeluarkan panduan manual > (handbook) yang secara elementer menjelaskan apa yang akan > dikerjakan di seluruh bidang,"jelasnya. > > Menurutnya, slogan yang didengungkan para capres selama ini > tidak akan memberikan perubahan apa-apa. Ia bahkan menjamin > para capres tersebut hanya > akan meneruskan sistem ekonomi pasar.. > > "SBY, Mega, JK mereka itu kan sama. Sama-sama ekonomi > liberal dan ekonomi IMF," tandas pendiri Partai Amanat > Nasional ini. > > Apabila telah dibukukan, apakah pak Amien akan mendukung > kedua capres tersebut? "Tentu kita harus pelajari dulu," > kilahnya. > > Kedatangan Amien ke PN Pusat dalam rangka memberikan > dukungan moril terhadap terdakwa kasus demo kenaikan BBM > yang berlangsung anarkis, Ferry Juliantono. Ia datang > sendiri dengan mengenakan batik warna hitam motif bunga. > > > ( ape / lrn ) > > === > Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490 > ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900 > Informasi selengkapnya ada di: > http://www.media-islam.or.id > Ingin belajar Islam? > Kirim email ke: [email protected] > > > Berbagi foto Flickr dengan teman di > dalam Messenger. Jelajahi Yahoo! Messenger yang serba baru > sekarang! http://id.messenger.yahoo.com > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > __________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version > of virus signature database 3958 (20090324) __________ > > The message was checked by ESET NOD32 Antivirus. > > http://www.eset.com > > > > __________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version > of virus signature database 3958 (20090324) __________ > > The message was checked by ESET NOD32 Antivirus. > > http://www.eset.com > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > __________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version > of virus signature database 3958 (20090324) __________ > > The message was checked by ESET NOD32 Antivirus. > > http://www.eset.com > > > > __________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version > of virus signature database 3958 (20090324) __________ > > The message was checked by ESET NOD32 Antivirus. > > http://www.eset.com > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > __________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version > of virus signature database 3958 (20090324) __________ > > The message was checked by ESET NOD32 Antivirus. > > http://www.eset.com > > > > __________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version > of virus signature database 3958 (20090324) __________ > > The message was checked by ESET NOD32 Antivirus. > > http://www.eset.com > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/ _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
