On 4/8/09, A Nizami <[email protected]> wrote: > George W Bush juga berkata begitu.
Obama sejak awal menentang perang di Irak. Bukan baru2 ini saja. Sudah sejak ketika masih menjadi senator. Dan ini jelas melawan arus - hanya minoritas / beberapa senator saja (seperti Ron Paul) yang berani menentang invasi ke Irak. Padahal opini populer pada saat itu adalah mendukung invasi ke Irak. Bagi yang nekat melawan arus, bisa beresiko jadi tidak populer, dan kehilangan kekuasaannya di Congress. > Jika Obama memang tulus berkata begitu, segera tarik pasukan AS dan > sekutunya dari Iraq dan Afghanistan. Paska G20 kemarin Obama mendadak mampir ke Irak, dan membeberkan jadwal penarikan pasukan AS dari Irak. Kalau ini dilakukan SEKETIKA, maka Irak bisa kolaps dalam perang saudara. Mereka akan saling bunuh membunuh antara sesamanya. Pada saat ini ada 3 kekuatan di Irak, yaitu Amerika, pemerintah Irak, dan berbagai gerilyawan. Posisi ketiga kekuatan ini lumayan berimbang. Kalau mendadak Amerika langsung hengkang, maka akan timbul ketidak seimbangan kekuatan. Equilibrium tadi lenyap. Maka akan terjadi kekacauan lagi - sampai equilibrium yang baru terbentuk. Dan selama proses tersebut, makin banyak darah saudara2 kita yang tumpah :( Jadi saya setuju dengan jadwal penarikan mundur yang disampaikan Obama. Disitu ada jadwal pelatihan dan pengalihan kekuatan kepada pemerintah Irak. Maka dengan demikian, mudah2an kepergian Amerika tidak akan berakibat samping yang fatal. Salam, HS > Kenyataan, AS justru menambah pasukan di Afghanistan. > > Apakah AS menerima dan mengakui Islam sebagai ideologi politik alternatif > selain Ideologi Sekular AS? _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
