Assalamu'alaikum wr wb,

Mengapa ummat Islam yang jumlahnya 1,3 milyar tidak mampu mengalahkan negara 
Israel yang jumlahnya hanya 4 juta orang?

Itu karena negara Yahudi tersebut menggunakan taktik “Devide et Impera” atau 
“Pecah-belah dan Kuasai.” Belanda yang dulu penduduknya hanya 7 juta jiwa juga 
mampu menjajah Indonesia yang jumlah penduduknya 70 juta jiwa selama 350 tahun 
dengan taktik pecah-belah. Mereka menggunakan Sultan/Raja Indonesia lainnya 
untuk mengalahkan Sultan/Raja yang memusuhi mereka.

Kaum Yahudi dan Nasrani memecah-belah ummat Islam sehingga ummat Islam 
berperang satu sama lain. Sebagai contoh perang Iran-Iraq selama 8 tahun antara 
Iraq yang didukung negara2 Arab, AS, dan Eropa dengan Iran menewaskan lebih 
dari 1 juta ummat Islam:

http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Iran-Irak
Dalam perang ini dipercaya lebih dari satu juta tentara serta warga sipil irak 
dan iran tewas

Kemudian perang Teluk antara Iraq dengan negara2 Arab yang didukung AS dan 
Eropa juga menewaskan lebih dari 500.000 Muslim:

http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Teluk_I
http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Irak

Bagaimana mungkin sesama Muslim saling bunuh sementara sebagian lainnya 
berteman dengan orang kafir AS dan Eropa dan menyediakan negerinya sebagai 
pangkalan militer AS untuk membunuh ummat Islam di Iraq dan Afghanistan?

Padahal Allah menjelaskan bahwa ummat Islam itu keras dengan orang kafir dan 
berkasih sayang terhadap sesama:

”Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia 
adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama 
mereka...” [Al Fath:29]

Tapi kenyataannya justru sebaliknya. Di Iraq, Iran, dan Pakistan saling membom 
masjid Sunni dan Syi’ah mulai jadi budaya. Ini bukan hanya menghancurkan citra 
Islam, tapi makin membuat ummat Islam takut dan menjauh dari masjid. Orang2 
akan beranggapan Islam itu keras. Jangankan terhadap orang lain, terhadap 
sesama Muslim saja saling bunuh dan saling membom masjid.

” Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan 
sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, 
gereja-gereja, rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan masjid- masjid, yang di 
dalamnya banyak disebut nama Allah...” [Al Hajj:40]

Jelas pemboman masjid melanggar perintah Allah di atas. Mudah-mudahan itu tidak 
menular ke Indonesia.

Padahal jika ummat Islam bersatu, ummat Islam bisa mengalahkan musuhnya baik 
ketika zaman Nabi yang mampu melawan 2 super power dunia saat itu yaitu 
Kerajaan Romawi dan Persia juga di zaman Salahuddin Al Ayyubi di mana 
Kekhalifahan Islam mampu menghancurkan pasukan Salib dari seluruh Eropa 
(Inggris, Perancis, Spanyol, Jerman, dsb).

Di bawah adalah surat Al Hujuraat yang merupakan petunjuk dari Allah agar kita 
berhati-hati terhadap berita dari orang-orang fasik. Allah menyatakan bahwa 
Mukmin itu bersaudara dan jika ada yang berperang, damaikanlah.

Al Hujuraat

[49.6] Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa 
suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu 
musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu 
menyesal atas perbuatanmu itu.

[49.7] Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalangan kamu ada Rasulullah. Kalau ia 
menuruti (kemauan) kamu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu akan mendapat 
kesusahan tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan 
iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, 
kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang 
lurus, 

[49.8] sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui lagi 
Maha Bijaksana.  

[49.9] Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka 
damaikanlah antara keduanya.  Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat 
aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya 
itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah; jika golongan itu 
telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan 
adil dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku 
adil.

[49.10] Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu 
damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu 
mendapat rahmat.

[49.11] Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum 
yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka 
(yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) 
wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) 
lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu 
sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.  
Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang 
siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim.  

[49.12] Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, 
sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari 
kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang 
lain.  Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang 
sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada 
Allah.  Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

[49.13] Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki 
dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku 
supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di 
antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu.  
Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Islam agama yang damai. Bahkan terhadap orang kafir yang ingin berdamai pun 
kita wajib berdamai dengan mereka.

“Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan 
bertawakkallah kepada Allah…” [Al Anfaal:61]

Allah senantiasa menyuruh kita berbuat baik kepada orang lain:

“..Berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, 
kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya 
Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan…” [Al Qashash:77]
 
Orang yang senang bermusuhan, meski mungkin dia berdalih “memurnikan agama” 
hingga mengkafirkan bahkan memerangi ummat Islam di luar kelompoknya adalah 
orang yang dibenci Allah:

Orang yang paling dibenci Allah ialah yang bermusuh-musuhan dengan keji dan 
kejam. (HR. Bukhari)

Hadis riwayat Anas bin Malik ra..: 
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Janganlah kamu saling membenci, saling 
mendengki dan saling bermusuhan, tetapi jadilah kamu hamba-hamba Allah yang 
bersaudara. Tidak halal seorang muslim mendiamkan (tidak menyapa) saudaranya 
lebih dari tiga hari. (Shahih Muslim No.4641)



===
Paket Umrah 2009 Mulai US$ 1.1490
ONH Plus (Haji Khusus) Mulai US$ 5.900
Informasi selengkapnya ada di:
http://www.media-islam.or.id
Ingin belajar Islam?
Kirim email ke: [email protected]


Jual Rumah Baru di Otista Kampung Melayu Jakarta Timur Rp 650 juta. Info: 
http://agusnizami.wordpress.com


      Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih 
cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. 
Dapatkan IE8 di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke