Hmmm,
Kalau begitu ada baiknya kita hanya membahas paham mudhorat liberalisasi Islam 
saja. Jangan kaitkan dan sebut-sebut dulu pengusungnya. Itung-itung bertausyiah 
tentang akidah dan ahlaq.

-- pesan orisinal --
Subyek: Re: [is-lam] Herman, Copas Tempo, oleh Goenawan Muhamad
Dari:   "hamami" <[email protected]>
Tanggal:                17-04-2009 11.24


Ini ngomongin JIL lagi, ya?
Saya setuju .....sekali dengan pendapat mas DGP ini.
Karena pada dasarnya besar/populernya sesuatu itu, sering lebih dikarenakan
ada yang mempublis, mendiskusikannya atau membicarakannya. 

Karena menurut saya "membiarkan masalah itu juga bagian dari pemecahan
masalah".

Jadi cuekin saja itu JIL, karena manakala kita terpengaruh untuk
mengangkatnya dalam tema diskusi or what ever lah, mereka akan merasa lebih
diperhatikan dan memiliki peluang lebih besar untuk berulah.

Wassalam
Hmm

-----Original Message-----
From: Dewa Gede Permana [mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, April 17, 2009 10:19 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [is-lam] Herman, Copas Tempo, oleh Goenawan Muhamad

lho harusnya sebelum nempel dilidah ya kudu di endus pake penciuman di
hidung dulu lah ya.... wah ini Mas Fahru kayaknya dah pernah nyeletuk
ini nih.... halal-haram sebelum dirasakan dilidah ya kudu disensor
pake mata, telinga, dan hidung dulu lah ya..

Anak kecil bisa kenal narkoba krn di TV sering digembar-gemborkan
berita narkoba berikut cara penggunaannya. Pembunuhan sadis maupun
perkosaan terjadi krn sehabis menonton film atau ada proses belajar
dari berita2 kriminal di TV.

Nah skrg jil kembali mau digembar-gembor lagi... apa justru malah gak
kesenengan jil krn sudah sukses pengaruhi opini publik? tanpa disadari
justru malah mengakui eksistensinya dalam wilayah medan psikologis
sendiri. dus dan itulah awal pintu masuknya pengaruh sosial terjadi.
Nurut saya, yang ampuh adalah anggap angin lalu bae... anjing
menggonggong kafilah berlalu... ntar juga diem sendiri. Ojo dibiarkan
pengaruh yg sudah tahu itu buruk merasuk ke dalam medan psikologis
diri sendiri... gitu lho maksute.

:)
salam hangat

2009/4/17 saidi <[email protected]>:
> Kalo JIL di Indonesia, biar dengan garam sekalipun dan makanannya sangat
> enak sekalipun, tetap aja mengandung racun yang sangat berbahaya bagi
> pertumbuhan generasi muda Islam.......  kalo mereka dibiarkan saja,
apalagi
> didukung....
>
> Masih ingatkah ketika GD ikut merayakan "HUT Israel" ke-60 ??  Pada saat
itu
> umat ISlam sedunia mempringati 60 tahun penjajahan terhadap Palestina.
Tidak
> hanya ikut merayakan, GD pun mendapat penghargaan karena berani membela
> Israel di Negeri berpenduduk Islam terbesar di dunia.
>
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "Dewa Gede Permana" <[email protected]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Friday, April 17, 2009 9:30 AM
> Subject: Re: [is-lam] Herman, Copas Tempo, oleh Goenawan Muhamad
>
>
> jangan keliru lho, lidah kampung itu sebetulnya selera tinggi je...
> Coba sampeyan tiap hari makan masakan padang di negeri Kanguru
> sana.... he..he.. dijamin boros biaya boss.. mau ayam kampung, telor
> kampung... weee... kayak ngudak jarum.... nunggu2 kiriman sodara dari
> kampung... :-)
>
> Tapi tetep aja yg namanya rajungan, kepiting, babi, dlsb itu akan
> tetep hambar kalo gak pake garam lho.
>
> Jadi kalo JIL, dlst yg di amrik ato di romawi, ato yg di ujung kutub
> utara-selatan sono itu ya diibaratkan makanan tanpa garam so pasti
> lidah akan tetap merasakan hambar khan. Ya wis.. ora usah di telan
> kalo gitu... di lepeh aja mas.
>
> :)
> salam hangat
>
> 2009/4/17 saidi <[email protected]>:
>> Saya juga mas, soale lidah saya termasuk lidah kampung... hehehe....
>>
>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam


__________ NOD32 3976 (20090330) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke