ini antara sabar mengamati 'org baru' vs dgn realita yg ada
kalo ada iklan apapun makannya, teh ... minumnya
siapapun presidennya, as tetaplah penyokong zionis
 
so??
 
salam,
Fahru
---
Sekjen PBB Sesalkan Sikap AS

JENEWA -- Sekjen PBB, Ban Ki-moon, menyesalkan ketidakhadiran AS dan sejumlah 
negara Barat lainnya dalam konferensi soal rasisme di Jenewa, Swiss yang 
dimulai Senin (20/4). Mereka khawatir negara-negara Muslim mendominasi 
konferensi dan mengutuk Israel serta melarang secara global kritik terhadap 
Islam.

Menurut Ban, semua pihak mestinya bekerja sama untuk melenyapkan rasisme. 
''Rasisme, termasuk anti-Semit dan Islamophobia harus diatasi. Rasisme 
merupakan aksi yang mengabaikan HAM dan tak ada negara kaya, miskin, besar atau 
pun kecil yang kebal terhadap bahaya rasisme,'' katanya dalam pembukaan Durban 
Review Conference.

Ban menyatakan rasisme mungkin saja dilembagakan seperti peristiwa Holocaust 
yang selalu diingat oleh komunitas internasional. Namun, kata dia, bisa juga 
terjadi dalam bentuk kebencian orang atau kelompok tertentu kepada orang atau 
kelompok lain. ''Misalnya, anti-Semit yang lebih baru dari Islamophobia,'' 
katanya.

Banyak negara Islam yang berupaya untuk mengatur kebebasan berekspresi yang 
kerap menyerang nilai-nilai agama, terutama Islam. Hal seperti itu tersebar 
sejak peristiwa serangan 11 September 2001 silam. Selain itu, ada pula pemuatan 
kartun Nabi Muhammad di surat kabar Denmark pada 2005.

Namun desakan negara-negara Muslim tersebut, termasuk dalam konferensi ini yang 
merupakan kelanjutan konferensi Durban pada 2001, agar tak terjadi pelecehan 
terhadap Islam. Namun AS dan Israel serta sejumlah negara lainnya menganggap 
itu akan memasung kebebasan berekspresi. Mereka memboikot Durban Review 
Conference ini.

Di sisi lain, Ban Ki-moon, mendesak komunitas internasional untuk mencegah 
terjadinya intoleransi sebagai akibat terjadinya krisis ekonomi global. ''Saya 
takut krisis ekonomi sekarang ini jika tak ditangani dengan baik maka akan 
menyebabkan timbulnya intoleransi,'' katanya.ap/fer/taq


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke