hahh,
ada kemungkinan kenapa as tetap bersikukuh di Irak. motifnya bukanlah utk
menjaga keamanan,
tegakkan demokrasi .. yg semua sangat tidak relevan. kalo ngikuti pola pikir
kapitalis, apa urusannya
ngayomi/ngajari org tapi yg tak ada untung di dapat? as bukan tidak tahu ada
sentimen negatif
keberadaannya di sana, tapi justru karena itu mereka tetap berada disana spt
berusaha memancing
di air keruh utk memicu munculnya bom bunuh yg lain. sementara korbannya adlh
warga sipil & kaum
syi'ah pro Iran.
andai obama adlh memang 'org baik' yg mau melakukan perubahan, tapi as tetap as
dgn kekuatan &
kapitalisme yg arogan.
salam,
Fahru
---
Khamenei Salahkan AS-Israel Atas Bom di Irak
Sabtu, 25 April 2009 | 19:57 WIB
TEHERAN,KOMPAS.com-Pemimpin
tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Sabtu (25/4), menyalahkan Israel
dan Amerika Serikat atas keberlanjutan aksi kekerasan di Irak setelah
dua pelaku serangan bom bunuh diri mengakibatkan sejumlah jemaah Iran
tewas.
"Para aparat intelijen Amerika dan Israel adalah tertuduh
utama ... atas tersebarnya benih beracun dari terorisme di Irak," kata
Khamenei dalam sebuah ucapan bela sungkawa kepada keluarga korban
melalui tevisi pemerintah.
"Pikiran-pikiran jahat dan
tangan-tangan berdosa yang memunculkan terorisme membabi buta dan tak
terkendali di Irak itu harus tahu jika `api` ini akan berakhir dengan
membakar diri mereka sendiri," kata pemimpin Iran itu.
Sedikitnya
20 orang jemaah Iran berada di antara sekitar 58 korban tewas ketika
dua orang wanita pelaku bom bunuh diri menyerang sebuah tempat ibadah
kelompok Syiah di Baghdad, Jumat. Sekitar 80 warga Iran termasuk dalam
sedikitnya 125 korban luka-luka.
Sementara itu, 52 warga Iran
yang lain turut menjadi korban dalam sebuah serangan bunuh diri di
jalan di depan sebuah restoran di Muqdadiyah, Baghdad utara, yang
menewaskan 56 orang sehari sebelumnya.
Ratusan ribu warga Iran
mengunjungi tempat suci Syiah di Irak setiap tahunnya sekalipun ada
ancaman dari kelompok ekstrimis Sunni. Kelompok Syiah mayoritas di Iran
secara konsisten telah meminta penarikan pasukan pimpinan AS dari Irak
dan menyalahkan kehadiran pasukan AS sebagai pemicu terus
berlangsungnya pertumpahan darah. Washington sebaliknya menuduh Teheran
menimbulkan aksi kekerasan sektarian di Irak.
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam