> Kemungkinan memang AS pakai politik Devide et Impera (pecah belah dan > kuasai) untuk mengadu domba Sunni dgn Syi'ah di sana. 500 ribu orang lebih > tewas.
Perlu kita pertimbangkan juga kemungkinan bahwa ada oknum (baca: pengkhianat rakyat) kita sendiri yang turut serta dalam usaha pecah belah ini. Contoh: ketika Ahmadinedjad (agak moderat) dan Obama bergerak ke arah perdamaian, Khamenei (garis keras) malah menghasut agar semuanya jadi ribut lagi. Playing the blame game (ala Khamenei) itu gampang. Dan sangat menarik bagi orang awam, yang mudah terpancing emosinya. Yang (jauh) lebih sulit itu adalah mengusahakan solusi nyata. Padahal jelas kalau ribut lagi, ya umat lagi yang menanggung semua akibatnya. Para elit tersebut semuanya tenang2 saja, aman di pusat pemerintahan, dilindungi oleh para polisi & tentaranya. Itu baru contoh di Iran. Contoh2 lainnya masih sangat banyak - termasuk juga di Indonesia :-( Bebas dari penjajahan Belanda, eh sekarang malah dijajah oleh sesama anak bangsa sendiri. Mengenaskan. Salam, HS On 4/27/09, A Nizami <[email protected]> wrote: > > Zaman Saddam Husein, antara Sunni dgn Syi'ah akur2 saja. Tidak ada pemboman > masjid. > > Namun begitu AS masuk langsung pada saling bunuh dan saling bom masjid. > > Kemungkinan memang AS pakai politik Devide et Impera (pecah belah dan > kuasai) untuk mengadu domba Sunni dgn Syi'ah di sana. 500 ribu orang lebih > tewas. > > Zaman Nabi juga orang2 Yahudi sudah mencoba adu domba ummat Islam seperti > Kaum Khazraj diadu domba dengan Bani Aus. Mereka sudah saling hunus pedang. > Untung ada Nabi yang mendamaikan. Sekarang siapa yang bisa mendamaikan? > > Bagaimana mungkin mereka bisa mengalahkan AS? > > > === > Ayo Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits > http://media-islam.or.id > > > --- Pada Sab, 25/4/09, AFR <[email protected]> menulis: > >> Dari: AFR <[email protected]> >> Topik: [is-lam] Khamenei Salahkan AS-Israel Atas Bom di Irak >> Kepada: "Milis is-lam" <[email protected]> >> Tanggal: Sabtu, 25 April, 2009, 9:25 PM >> hahh, >> ada kemungkinan kenapa as tetap bersikukuh di Irak. >> motifnya bukanlah utk menjaga keamanan, >> tegakkan demokrasi .. yg semua sangat tidak relevan. kalo >> ngikuti pola pikir kapitalis, apa urusannya >> ngayomi/ngajari org tapi yg tak ada untung di dapat? as >> bukan tidak tahu ada sentimen negatif >> keberadaannya di sana, tapi justru karena itu mereka tetap >> berada disana spt berusaha memancing >> di air keruh utk memicu munculnya bom bunuh yg lain. >> sementara korbannya adlh warga sipil & kaum >> syi'ah pro Iran. >> >> andai obama adlh memang 'org baik' yg mau melakukan >> perubahan, tapi as tetap as dgn kekuatan & >> kapitalisme yg arogan. >> >> >> salam, >> Fahru >> --- >> Khamenei Salahkan AS-Israel Atas Bom di >> IrakSabtu, 25 April 2009 | >> 19:57 WIB >> >> >> TEHERAN,KOMPAS.com-Pemimpin >> tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Sabtu (25/4), >> menyalahkan Israel >> dan Amerika Serikat atas keberlanjutan aksi kekerasan di >> Irak setelah >> dua pelaku serangan bom bunuh diri mengakibatkan sejumlah >> jemaah Iran >> tewas. >> >> "Para aparat intelijen Amerika dan Israel adalah >> tertuduh >> utama ... atas tersebarnya benih beracun dari terorisme di >> Irak," kata >> Khamenei dalam sebuah ucapan bela sungkawa kepada keluarga >> korban >> melalui tevisi pemerintah. >> >> "Pikiran-pikiran jahat dan >> tangan-tangan berdosa yang memunculkan terorisme membabi >> buta dan tak >> terkendali di Irak itu harus tahu jika `api` ini akan >> berakhir dengan >> membakar diri mereka sendiri," kata pemimpin Iran >> itu. >> >> Sedikitnya >> 20 orang jemaah Iran berada di antara sekitar 58 korban >> tewas ketika >> dua orang wanita pelaku bom bunuh diri menyerang sebuah >> tempat ibadah >> kelompok Syiah di Baghdad, Jumat. Sekitar 80 warga Iran >> termasuk dalam >> sedikitnya 125 korban luka-luka. >> >> Sementara itu, 52 warga Iran >> yang lain turut menjadi korban dalam sebuah serangan bunuh >> diri di >> jalan di depan sebuah restoran di Muqdadiyah, Baghdad >> utara, yang >> menewaskan 56 orang sehari sebelumnya. >> >> Ratusan ribu warga Iran >> mengunjungi tempat suci Syiah di Irak setiap tahunnya >> sekalipun ada >> ancaman dari kelompok ekstrimis Sunni. Kelompok Syiah >> mayoritas di Iran >> secara konsisten telah meminta penarikan pasukan pimpinan >> AS dari Irak >> dan menyalahkan kehadiran pasukan AS sebagai pemicu terus >> berlangsungnya pertumpahan darah. Washington sebaliknya >> menuduh Teheran >> menimbulkan aksi kekerasan sektarian di >> Irak. >> >> >> >> >> >> -----Berikut adalah Lampiran dalam Pesan----- >> >> _______________________________________________ >> Is-lam mailing list >> [email protected] >> http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam >> > > > Warnai pesan status dengan Emoticon. Sekarang bisa dengan Yahoo! > Messenger baru http://id.messenger.yahoo.com > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
