fyi,

link [yg mungkin] terkait :

http://www.detiknews.com/read/2009/04/28/115903/1122570/10/menkes-aneh-who-tetapkan-flu-babi-di-fase-3
http://www.detiknews.com/read/2009/04/30/015137/1123591/10/who-tidak-ada-tanda-penyebaran-flu-babi-menurun
http://www.detiknews.com/read/2009/04/30/005956/1123584/10/korban-pertama-di-as-bocah-umur-2-tahun-meninggal
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&sl=en&u=http://www.cnn.com/2009/HEALTH/04/28/swine.flu/index.html

sinung

------- Forwarded message follows -------
To: <deleted>
From:                   "Hudoyo Hupudio" <hud...@c...>
Date sent:              Thu, 30 Apr 2009 05:26:30 +0700 (WIT)
Subject:                OOT: WHO MENAIKKAN TINGKAT ANCAMAN PANDEMI MENJADI FASE 
5

UPDATE WABAH FLU BABI - Kamis, 30 April 2009, pk 04 WIB 

WHO MENAIKKAN TINGKAT ANCAMAN PANDEMI MENJADI FASE 5 

(CNN) -- Hari Rabu kemarin WHO telah menaikkan
tingkat ancaman pandemi flu babi menjadi FASE 5. Ini
berarti "pandemi sudah hampir tiba". 

"Semua negara harus segera mengaktifkan rencana
kesiapan pandemi masing-masing," kata Dr Margaret
Chan, direktur jenderal WHO. 

Jumlah orang tertular flu babi meningkat dengan cepat
di seluruh dunia pada Rabu kemarin. Para pejabat
kesehatan bergegas mencari informasi lebih lanjut
tentang virus yang belum ada vaksinnya ini. 

"Virus ini belum pernah kita lihat sebelumnya," kata
Dr. Anthony Fauci, direktur National Institute of
Allergy and Infectious Disease, A.S. "Tidak ada
imunitas alamiah di masyarakat, dan virus ini
menyebar dari orang-ke-orang. Semua itu menimbulkan
potensi untuk menjadi pandemi (wabah raya)." 

Jerman dan Austria adalah negara terbaru di Eropa
yang melaporkan flu babi pada Rabu kemarin, sementara
jumlah kasus di Inggris dan Spanyol meningkat. 

Terdapat 132 kasus 'confirmed' [kasus flu babi yang
dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium] di 11
negara; yang terbanyak di A.S., menurut WHO dan CDC
[Centers for Disease Control] A.S. Angka itu termasuk
7 kematian di Mexico dan 1 di A.S. 

Virus itu menyebar ke lima negara-bagian lagi, dan
jumlah orang di A.S. yang terinfeksi strain influenza
H1N1 2009 ini meningkat menjadi 91, lapor CDC pada
hari Rabu. 

Angka itu termasuk kasus flu burung pertama kali yang
meninggal di A.S.: seorang anak usia 22 bulan dari
Mexico meninggal karena penyakit itu di sebuah rumah
sakit di Houston, Texas, pada Senin lalu. 

Presiden Barack Obama menyerukan agar sekolah-sekolah
di A.S. yang mempunyai kasus 'confirmed' atau kasus
'probable' [kasus yang secara klinis menyerupai flu
babi tapi tidak/belum dipastikan secara laboratorium]
"mempertimbangkan dengan serius untuk tutup sementara
sehingga kita bisa aman sedapat mungkin." 

Di Mexico, tempat wabah ini bermula, para pejabat
kesehatan memperkirakan wabah flu babi ini telah
menyebabkan lebih dari 159 kematian dan sekitar 2.500
kesakitan. Sejauh ini, baru 26 kasus
kesakitan--termasuk 7 kematian--yang telah
dikonfirmasikan dengan laboratorium. 

"Jelas bahwa virus ini tengah menyebar, dan kita
tidak melihatnya melambat pada saat ini," kata Dr.
Keiji Fukuda, wakil direktur jenderal WHO, pada suatu
konperensi pers. 

Penyebarluasan flu babi ini bukan tidak diharapkan,
kata pejabat direktur CDC, Dr. Richard Besser, 
kepada CNN. 

"Flu adalah penyakit yang sangat serius dan setiap
virusnya adalah unik; dengan demikian sukar diketahui
apa yang akan terjadi di masa depan," kata Besser.
"Tetapi melihat apa yang terjadi di Mexico, kita bisa
berharap bahwa kita akan melihat infeksi yang lebih
berat lagi dan kita akan melihat kematian." 

A.S. tengah mengambil tindakan berjaga-jaga untuk
membendung meluasnya penyakit ini, yang kebanyakan
tidak berat. 

Menteri Keaman Dalam Negeri A.S., Janet Napolitano,
mengatakan pada hari Rabu bahwa pemerintah federal
akan melepaskan hampir 13 juta dosis obat antiviral
untuk mencoba membendung penyebaran virus ini. 

Para pejabat kesehatan menekankan bahwa obat hanya
efektif bila diminum pada tahap awal infeksi. 

Sementara itu, para ilmuwan bekerja keras
mengembangkan sebuah vaksin, dengan harapan bisa
memperoleh versi percobaan yang siap diujicoba dalam
waktu beberapa bulan lagi, kata Fauci. 

Namun, di Mexico City, terdapat kekurangan obat
antiviral. Dan tidak mungkin lagi memperoleh masker,
yang telah dibagi-bagikan oleh pemerintah sebanyak 4
juta lembar kepada satu dari setiap lima orang warga.

Para pejabat Mexico percaya bahwa mereka mungkin
telah menemukan "pasien nol" dari wabah raya ini di
sebuah desa kecil, La Gloria, di pegunungan Mexico. 

Edgar Hernandez, usia 5 tahun--dikenal sebagai
"pasien nol" oleh para dokternya--sembuh dari sakit
flu babi yang pertama kali tercatat dalam wabah ini.
Ia tinggal didekat sebuah peternakan babi, sekalipun
para ahli tidak berhasil menemukan hubungan antara
peternakan itu dan penyakitnya. 

Edgar berhasil sembuh dari gejala-gejalanya dan
secara berseloroh mengatakan bahwa es krimlah yang
menyembuhkannya. 

Para peneliti tidak tahu mengapa virus itu pindah
dari orang-ke-orang relatif cepat, atau mengapa virus
itu menyerang kelompok masyarakat yang seharusnya
paling sehat. Banyak dari korban meninggal di Mexico
adalah dewasa muda yang sebelumnya sehat. 

Wabah mematikan ini di Mexico telah menyebabkan
pemerintah memerintahkan sekitar 35 ribu tempat umum
di Mexico City ditutup atau menjual makanan secara
'take-out', sementara para pejabat mencoba membendung
perluasan virus ini. 

Para pemerintah di seluruh dunia bergegas berupaya
mencegah masuknya wabah ke negara masing-masing.
Beberapa negara, seperti China dan Russia, melarang
impor daging babi dari A.S. dan Mexico, sekalipun WHO
mengatakan bahwa penyakit ini tidak menular melalui
makan daging babi. 

Beberapa negara lain seperti Jepang dan Indonesia,
menggunakan alat pemindai termografik, untuk mengukur
suhu penumpang pesawat yang tiba dari Mexico. 

Flu babi adalah penyakit saluran pernapasan yang
menyerang babi. Bila flu ini menyebar dari
orang-ke-orang, dan bukan dari binatang-ke-orang,
maka ia bisa terus bermutasi, sehingga menjadi
semakin sulit diobati atau dilawan oleh tubuh, oleh
karena manusia tidak memiliki imunitas alamiah. 

Gejalanya termasuk demam, pilek, sakit tenggorik,
mual, muntah dan diare. 

Flu musiman biasa membunuh antara 250 - 500 ribu
orang setiap tahun di seluruh dunia, jauh lebih
banyak daripada korban flu babi pada saat ini.*** 

==========================================
TEMAN-TEMAN, SILAKAN MENYEBARLUASKAN SEMUA UPDATES TENTANG WABAH FLU BABI
INI seluas-luasnya ke setiap milis dan setiap network sosial yang Anda
langgani, tanpa perlu minta izin kepada saya. Terima kasih.

------- End of forwarded message -------


_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke