Bukannya rute penerbangannya adalah Bandara Soekarno - Hatta menuju
Bandara King Abdul Aziz yang letaknya di Jeddah..???

Setahu saya gak ada pesawat Haji yang langsung Jakarta - Mekah..?? 

 

________________________________

From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Alkhori M
Sent: Wednesday, May 06, 2009 3:56 PM
To: [email protected]
Subject: [is-lam] Pembaruan & Pemurnian Ajaran Islam, lanjutan 2

 

PEMBARUAN & PEMURNIAN AJARAN ISLAM, lanjutan2

Sub-Titel: Non-Pembaruan dan Pembaruan: Dituliskan secara KNOW & HOW.

Abstraks:

Dalam suatu kelompok, kelompok tersebut akan ter-usik atau tidak
tenteram jika dalam kelompok tersebut terdapat orang-orang yang: KATAK
DLM TEMPURUNG, MAU MENANG SENDIRI alias kalau kail panjang sejengkal
jangan laut hendak diduga, PEGANG KUNCI SURGA padahal agama bukan kotak
yang mengandung kunci surga, TAK BISA MENERIMA FAKTA padahal zaman terus
berubah dan SERING MENYALAHKAN ORANG LAIN ibarat semut diseberang laut
kelihatan, tapi gajah dipelupuk mata tak kelihatan.

Abstraks:

Cukup dua sifat tercela diatas pada Agama yang sama bisa agama tersebut
tidak bisa duduk manis dan akur bersama, apa lagi kalau berbeda agama,
maka sifat-sifat atau behaviour diatas juga terdapat pada milis islam
ini, kadang-kadang kita malu membaca komentar-komentar yang diposting,
karena ter-refleksi-kan karakteristik siapa dibelakang address yang
memposting email tersebut. Tapi kita maklum kematangan tidak tergantung
usia, tapi kematang sangat tergantung dari pengalaman dan training orang
tersebut.

 

Non-Pembaruan dan Pembaruan: (dituliskan secara KNOW & HOW).

Kita mulai dari yang ringan-ringan dulu, agar bisa dengan mudah
dipahami, kalau nanti langsung yang berat-berat akan muncul tanggapan
dengan sifat asli, kita yang membaca jadi malu, masak masih ada manusia
seperti ini kalau berdiskusi di email. Subhanallah, astaghfirullah. Yang
ringan disini adalah kisah-kisah yang menarik sewaktu penulis melihat
langsung peristiwa HAJI, bukan dari cerita orang lain tapi yang dilihat
dan dirasakan sendiri, bagaimana ummat manusia melaksanakan HAJI dengan
telah menerima Pembaruan Ajaran Islam dan dengan mereka yang masih
orisinil/ asli seperti yang diteladani oleh rasulullah SAW.

Note: Diharapkan tidak ada komentar dari mereka yang: PEMEGANG KUNCI
SURGA dan KATAK DALAM TEMPURUNG dan YANG MAU MENANG SENDIRI, karena malu
membaca komentar yang lari dari KONSEP & KONTEKS.  Maaf terganggu dengan
lewatnya iklan diatas.

 

Sewaktu dalam pesawat dari Bandara Indonesia menuju Mekkah (Kloter Haji
Indonesia yang langsung ke Mekkah), sebelum memasuki kawasan jeddah
(masih di Udara), saya melihat sepasang suami isteri sudah mulai
ber-ihram, padahal pesawat baru akan mendarat sekitar 30 ~  50 menit
lagi. Jadi saya teringat ceramah seorang ustadz, bahwa kawasan jeddah
itu sebenarnya sudah lewat dari batas ber-ihram yaitu dari Ya Lam Lam?
Jadi kalau jama'ah haji yang ke Madinah mereka ber-ihram di Bir Ali,
sementara kalau yang langsung ke Mekkah yang paling tepat ber-ihram
yaitu dipesawat yaitu ketika pesawat berada diatas Ya Lam Lam.
Subhanallah, pendapat itu adalah memang BENAR dan haditsnya SAHIH, maka
berapa juta jama'ah Haji Indonesia yang tidak SAH hajinya. Makanya
haji-haji ataupun orang-orang yang ber-umrah dari timur tengah ataupun
Qatar mereka telah ber-ihram dari Doha/ Qatar ataupun kalau pesawat
transit di Dubai mereka ber-ihram di Dubai. Kalau membaca statement
diatas maka berapa puluh juta jama'ah haji indonesia tidak SAH hajinya?
Apakah benar demikian, masya-allah, maka diatas sub-titelnya adalah
Non-Pembaruan dan Pembaruan. Insya Allah bersambung. Salam kompak
selalu. 

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

======================================

PEMBARUAN & PEMURNIAN AJARAN ISLAM.

Abstraks:

Ini juga topik menarik untuk di-posting-kan, sehingga bagaimana dengan
EVOLUSI kalau doeloe dianggap TABU  tapi dengan ber-GULIR-nya jarum jam
maka akhirnya jadi bisa diterima sebagai kenyataan. Makanya dalam ilmu
MOC (management of change) orang alias kita-kita ini memang reluctant
untuk menerima perubahan alias pembaruan. Makanya yang bisa SURVIVE
adalah mereka-mereka yang ber-KAIZEN alias continuously improvement
alias CI. Kalau doeloe NU dan Muhammadiyah hampir tidak bisa duduk
bersama, NU (dikenal dgn kaum TUA yang tidak mau menerima perubahan)
disisi lain Muhammadiyah (dikenal dengan kaum MUDA pelopor perubahan),
maaf pada saat itu mereka ibarat siang dan malam, selalu berbantahan.
Alhamdulillah masa itu telah berakhir sekarang kedua belah pihak telah
duduk manis akur dan damai, itu tiada lain masing-masing terus melakukan
PEMURNIAN ajaran Islam masing-masing sehingga akhirnya bisa duduk dan
makan kenduri bersama.

 

Pembaruan:

Kita mulai dengan yang ringan-ringan doeloe, sebelum akhirnya meningkat
hingga akhirnya sampai kepada alm. Cak Nur (tentu nanti akan banyak
komentar-komentar dengan nada telah punya KUNCI SURGA dan merasa lebih
bijak dari alm. Cak Nur) kita lihat saja, insya Allah ini juga sebuah
tool untuk ber-IQRA'. Sewaktu alm. KH. Ahmad Dahlan menge-CAT mesjid,
maka sangat ramai menentang, ini adalah bid'ah tidak ada dicontohkan
nabi bahwa SHAF MESJID harus di-CAT segala macam sanggahan terus
ditujukan pada beliau. Padahal maksud beliau menge-CAT SHAF agar dalam
shalat makmun agar mudah bisa meluruskan shaf. Tapi waktu ber-gulir
orang melihat manfaatnya, maka sekarang walau mesjid tidak di-CAT tapi
ubin atau tegelnya sudah mempunyai warna yang berbeda. Kalau mesjid yang
pakai karpet juga sudah ada warna pembatas antara saf depan dengan saf
belakang. Begitulah suatu perubahan/ pembaruan selalu ditentang, walau
akhirnya dengan ber-IQRA' juga dengan adanya EVOLUSI kalau pertama
ditentang dengan keras, alhamdulillah sekarang sudah diterima. Banyak
contoh contoh yang identical kalau dituliskan juga membosankan. Contoh
terakhir, kalau doeloe, tempat berwudhuk (ablution) berbentuk BAK
sehingga setiap orang mencemplungkan tangan kedalam air tsb, sehingga
rawan penyakit menular, dengan adanya teknologi dimana keran air mudah
didapat dan murah lagi harganya, sekarang semua mesjid sudah melakukan
pembaruan untuk tempat berwudhuk, insya Allah bersambung. Salam kompak
selalu. 

 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke