isyu flu babi ini bisa sangat menguntungkan turis2 asing. kalo masuk INA, lalu
dicurigai kena flu babi langsung masuk ruang perawatan special yg mahal selama
bbrp
hari sampai yakin tidak kena, atw bahkan sampai penyembuhan sekalian padahal
cuma bengek! siapa yg mbiayai pengobatan itu? negara juga!!
artinya kalo kaum kapitalis mau berobat gratis dgn treatment yg tinggi,
datanglah ke
INA, atw negara manapun yg sblmnya sdh ditakut-takuti dulu dgn flu babi.
sementara sdg kalo yg bengek org2 kita, entar dulu ah ... gak ada biaya
depkes menyadari/antisipatif gak dgn akal-akal bulus kaum kapitalis spt ini?
salam,
Fahru
----
Thailand Konfirmasi Pasien Flu Babi
Wednesday, 13 May 2009
BANGKOK (SI) – Penyebaran wabah flu babi di Asia diprediksi akan semakin meluas
setelah Thailand melaporkan dua orang di sana tertular virus H1N1 di negara
tersebut.
Dua orang tersebut baru saja kembali dari Meksiko. Kepastian adanya pasien flu
babi di sana diperoleh setelah Pemerintah Thailand menerima hasil laboratorium
dari Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit (CDCP) Amerika Serikat (AS),
setelah Bangkok mengirim sampel darah kedua pasien ke CDCP pekan lalu.
Menteri Kesehatan Thailand Witthaya Keawparadai memutuskan tidak menyebutkan
identitas korban. Terlebih, mereka sudah dinyatakan sembuh total setelah
mendapat perawatan serta obat antivirus.Dokter rumah sakit yang merawat juga
meyakinkan kalau pasien itu tidak akan menularkan Influenza A (H1N1) atau flu
babi. “Pasien tersebut sudah sembuh total dan pulang ke rumah,” ujar Perdana
Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva kemarin.
Sebagai langkah pencegahan penyebaran flu babi, pemerintah Thailand sudah
memeriksa kesehatan semua penumpang yang menggunakan satu pesawat dengan kedua
pasien. Selain itu,mereka memeriksa 10 orang lain yang diduga sudah melakukan
kontak dengan pasien tersebut. Tiga orang sudah melakukan kontak dengan pasien
pertama sementara lima orang lain sudah melakukan kontak dengan pasien kedua.
Tidak ada satu pun yang menunjukkan tanda-tanda terinfeksi virus H1N1.
“Kedua pasien sudah menerima obat antivirus dan kondisinya sudah kembali
normal. Tidak ada penyebaran virus H1N1 di Thailand,”ungkap Witthaya. Dia
menambahkan, salah satu dari pasien itu menderita demam saat kembali dari
Meksiko,sedangkan yang lainnya mengalami demam tinggi setelah tiga hari sampai
di Thailand.
Munculnya kasus flu babi di Thailand ini hanya beberapa hari setelah negara itu
menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi menteri kesehatan ASEAN+ 3 (China,
Korea Selatan, Jepang) yang membahas wabah flu babi. Thailand merupakan negara
ke-31 yang melaporkan adanya pasien flu babi dan menjadi negara pertama di Asia
Tenggara yang melaporkan kasus itu. (AFP/BangkokPost/ TheStarOnline/maesaroh)
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://milis.isnet.org/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam