Hi,hi, hi.
Pembicaraan yang aneh sekaligus menarik.
Ternyata ada juga orang yang mau jadi peminta sedekah sama manusia lainnya.
Saya mah mau jadi pengemis kepada ALLAH saja ah.:)


-- pesan orisinal --
Subyek: Re: [Is-lam] Tenteramnya Kehidupan Yang Berasal dari Sedeqah Orang
Dari:   Bango Samparan <[email protected]>
Tanggal:                03-06-2009 06.22

Peminta, rasa-rasanya, dibangkitkan dalam keadaan tanpa wajah ya?


Kalau Abu Hanifah lain, hidup dari menjadi pedagang. Nah, para murid-muridnya 
yang tidak mampu, sekolah di tempatnya dengan gratis-tis, bahkan segala 
kebutuhannya dipenuhi.

Salam hangat
 B. Samparan

--- On Wed, 6/3/09, Dewa Gede Permana <[email protected]> wrote:

From: Dewa Gede Permana <[email protected]>
Subject: Re: [Is-lam] Tenteramnya Kehidupan Yang Berasal dari Sedeqah Orang
To: [email protected]
Date: Wednesday, June 3, 2009, 1:00 AM


Kog sepertinya ada yang kurang klop nih....

- Tangan menutup itu lebih baik daripada tangan tengadah.
- Mencari nafkah yg baik dan halal adalah sebuah kewajiban.
- Tujuan dari manusia bekerja salah satunya adalah berusaha untuk
mendapatkan nafkah melalui interaksi sosial positif, yg saling
menguntungkan dari sudut duniawi maupun ukhrawi.
- Setiap manusia sudah dibekali segala perangkat dan kemampuan utk
menghadapi tantangan hidupnya masing2.
- Sudah menjadi kewajiban bagi  si kaya utk membantu si miskin, harta
ataupun ilmu.


- Nah sekarang akan didudukkan diposisi mana keadaan manusia yg
mendedikasikan dirinya sebagai penengadah tangan?
Adakah anjuran : ¨meminta-mintalah sedekah kepada orang-orang yang
berkewajiban memberikan sedekah¨ ?

monggo mas.... ane rada binun..... :)

:)
salam hangat

2009/6/3 Alkhori M <[email protected]>:
> TENTERAMNYA KEHIDUPAN YANG BERASAL DARI SEDEQAH ORANG
>
>
>
> Jika kita lihat kehidupan para bhiksu di Thailand, mereka para bhiksu ini
> dengan bowl-nya mulai dari pagi sudah keluar untuk menerima sedeqah yang
> diberikan donator dengan ikhlas dan hormat untuk kemudian dibawa ke kuil
> tempat mereka mengabdi, hasil sedeqah tersebut mereka kumpulkan kemudian
> mereka (para bhiksu) makan  bersama-sama. Terlihat kehidupan mereka sangat
> damai dan tenteram.
>
>
>
> Tahun lalu ketika seorang keluarga raja Bumiphol (raja Thailand) wafat, maka
> pada saat hari Pemakaman pada saat itu, dijamulah para bhiksu ini oleh
> kerajaan keluarga raja Bumiphol. Terlihat para bhiksu duduk berjejer diatas
> meja dengan bersila, setiap seorang bhiksu dilayani oleh pejabat tinggi
> kerajaan Thailand, seorang bhiksu dilayani oleh pejabat setingkat menteri.
> Para pejabat-pejabat tersebut tidak ikut makan tapi benar-benar mereka
> sebagai pelayan, mulai dari menghidangkan makanan hingga selesai bhiksu
> makan mereka layani, bhiksu duduk diatas meja yang lebih tinggi sementara
> pejabat tinggi tadi duduk berhadapan dikursi didepan meja. Demikianlah
> dengan sabarnya pejabat-pejabat tadi memberikan sedeqah makan pada acara
> pemakaman keluarga raja Bumiphol. Begitulah  kehidupan para bhiksu di
> Thailand mereka hidup dari sedeqah orang lain sebagai sumber penghidupan
> mereka sehari-hari. Setiap pagi para bhiksu tersebut dengan memakai jubah
> warna bata mereka dengan sabarnya membawa gentongnya untuk menerima sedeqah
> orang untuk dibawa ke kuil dan dimakan secara bersama-sama.
>
>
>
> Doeloe, sewaktu penulis masih dikampung kelahiran, seorang Mu’alim yang
> selalu menjadi Imam disurau kami, beliau itu juga tidak mempunyai gaji yang
> tetap, tapi sumber kehidupan beliau adalah dari sedeqah orang, saya melihat
> bahwa Mu’alim tersebut hidupnya sangat damai dan tenteram. Sekarang baru
> tahulah saya bahwa kehidupan dari sedeqah orang adalah hidup yang sungguh
> mulia.
>
>
>
> Allah yarham HAMKA, yang memperkenalkan kehidupan rukun ber-agama, ketika
> beliau menjadi ketua MUI, (menurut sumber yang sangat  terpercaya) beliau
> juga tidak mau menerima gaji dari pemerintah, karena duit itu tidak tahu
> bersumber dari mana, apakah halal atau haram. Maka kehidupan buya Hamka
> adalah juga dari sedeqah alias sumbangan rekan-rekan beliau.
>
>
>
> Tapi walau hidup dari sedeqah adalah sangat damai dan tenteram, tapi penulis
> sendiri belum mampu untuk hijrah ke-kehidupan yang berdasarkan sedeqah
> orang, karena hingga pada saat menulis email tersebut, penulis masih menjadi
> kuli untuk bisa menyambung kehidupan ini, salam cool selalu.
>
>
>
> Alkhori M
>
> Alkhor Community
>
> Qatar
>
>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam



   
<<Attachment.html>>

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke