wah menarik nih untuk dibahas....

sebenernya apa toh yang ingin kita perjuangkan didalam berbangsa dan bernegara?
salah satunya adalah kemakmuran rakyat....
dan itu juga yang ingin diperjuangkan oleh partai2 islam....

tapi berhubung pencapaian pada pemilu legislatif kemarin tidak significant 
(walaupun mereka berkoalisi) maka merekapun harus realistis dengan 
mendukung/berkoalisi dengan partai nasionalis/non islam.

saya pikir mereka partai2 islam cukup cerdas untuk berkoalisi dengan partai 
nasionalis/non islam.
karena apa untuk memperbaiki bangsa ini kita harus berada dalam parlemen dan 
pemerintahan/kabinet (karena sebenarnya yang bekerja itu kabinetnya bukan 
presidennya) sehingga kita masih tetap bisa berjuang memakmurkan rakyat.

menurut saya, lagi2 partai2 islam cukup cerdas dengan membuat kontrak politik 
sebagai guide didalam membangun bangsa ini sehingga perjuangan kita masih tetap 
dalam track yang benar.

ini semua merupakan target antara.

target sebenarnya adalah mungkin 5 atau 10 tahun kedepan.
diharapkan pada pemilu 2014 atau pemilu 2019 perolehan partai2 islam cukup 
significant sehingga bisa mengusung calonnya sendiri sehingga pada saatnya 
nanti untuk membangun bangsa ini kita tidak perlu lagi mulai dari nol karena 
kita sudah memulainya dari 5 tahun yang lalu.


begitu mas kira2 pendapat saya kenapa saya mendukung langkah2 yang dilakukan 
partai2 islam sekarang.

namanya juga perjuangan mas dibutuhkan waktu dan pengorbanan.
dan sekali lagi menurut saya golput bukan solusi.

wong dulu aja para pejuang2 kita tetep gigih berjuang selama 3,5 abad 
kok(mereka dulu juga cukup realistis lho dalam berjuang...makanya ada namanya 
perang grilya karena kalau kita langsung berhadapan pasti kalah).

kenapa kita yang baru dijajah beberapa puluh tahun aja dah memble dengan cara 
milih golput.
gak rasional babar blas.  

-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[email protected]]on Behalf Of Dewa Gede
Permana
Sent: Thursday, June 04, 2009 8:19 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Is-lam] Melawan Penjajahan Kompeni AS - FPI Haramkan Pilih
SBY


kalo nurut saya, golput akan menjadi tidak rasional manakala opsi-opsi
yg disodorkan itu rasional.
Akan tetapi jika opsi2 tsb dinilai sebagai tidak ada yg rasional, maka
bisa jadi golput justru malah bernilai rasional meskipun tidak selalu
demikian.

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke