baik suhu.... baik.... memvonis dan divonis itu sama saja, sama2 ada gak enak. kaya , miskin juga sama2 gak enak kurang - lebih, kiri - kanan, atas - bawah, panas - dingin, surga - neraka.... semua ada gak enaknya. kalah - menang, benar - salah.... masih saja ada gak enaknya. mekanisme keseimbangan alam mengatur itu.... yin n yang.... itu juga ada gak enaknya.. semuanya masih dalam lingkupan kesadaran akan dualitas... masih dalam wilayah barang ciptaan... masih petentang-petenteng dengan urusan duniawi...
Semua yang disebut itu masih dalam masa jam2 pertandingan, bisa kalah, bisa menang, bisa sakit, bisa sedih, bisa bangga, bisa.... dst.. Namun ada satu hal yg perlu dikhawatirkan yaitu setelah pertandingan selesai nanti akan hendak dikemanakan semua kesadaran-kesadaran akan lelakonan yang belepotan dengan urusan duniawi itu? kalo nurut saya yang enak itu ya tidur.... dan gak pake mimpi apa-apa.... Kalo Nabi nyuruhnya ya belajar dari kematian, krn pada saat itu pertandingan sudah usai, sudah babak final, dan disetiap final memang harus ada kalah-menang, mekipun katanya lebih banyak yang kalah. Matikan dirimu, matikan nafsumu... asal jangan gantung diri, tanpa itu hati tetep buta. :) 2009/6/5 Alkhori M <[email protected]>: > Islam Tidak Mengenal DOSA TURUNAN > > Abstraks: > > Islam tidak mengenal DOSA TURUNAN, maka al-qur’an itu adalah petunujk bagi > orang-orang Muttaqin. > > > > Siapa yang dimaksud YAHUDI & SYETAN didalam Al-Qur’an? Yang dimaksud Yahudi > & Syetan adalah merupakan kata SIFAT untuk ummat Islam adalah peringatan > untuk muslimin dan muslimat agar kita menjauhi sifat-sifat tersebut karena > sifat-sifat tersebut sangat merusak kehidupan manusia dimuka bumi ini. Maka > didalam al-Qur’an dan maupun al-Hadits disebutkan contoh-contoh akibat dari > sifat-sifat tercela tersebut. Jadi jauhilah kedua sifat-sifat tercela > tersebut. > > > > Tapi bukan sebaliknya, al-Qur’an and al-Hadits tidak menyuruh kita untuk > menuduh orang lain KAMU adalah YAHUDI dan KAMU adalah SYETAN, tapi selalu > menganjurkan kedalam, hindarilah sifat-sifat tersebut, karena bisa merusak > HABLUM MINANNAS. Tapi lagi-lagi karena methode ketika belajar Islam tidak > BENAR, maka sangat ringan MULUTNYA dan sangat RINGAN EMAILnya berteriak KAMU > YAHDI dan KAMU KAFIR, KAMU BID’AH, KAMU SESAT dan KAMU MASUK NERAKA, lagi > lagi sifat-sifat ANGKUH dan SOMBONG dan CONGKAK meletup kepermukaan > seoalh-olah sudah MEMEGANG KUNCI SURGA. > > > > Padahal Al-Qur’an dan Al-Hadits mengajarkan tanda-tanda dan menjauh > sifat-sifat tercela yang telah dituliskan diatas, bukan untuk SEBALIKNYA, > yaitu untuk MENUDUH atau MENVONIS orang lain. Jadi terlihat sangat berbeda > kalau kita mempelajari apa yang BAIK dan apa yang BURUK dengan kita MENUDUH > orang lain BURUK. > > > > GHIBAH saja diminta untuk ditinggalkan apalagi FITNAH. > > Kapankah KITA bisa meninggalkan SIFAT CURIGA dan SELALU menganggap ORANG > LAIN ADALAH SALAH kalau berbeda dengan KITA, sudah mampukah KITA menerima > SEDEQAH orang LAIN. > > > > Alkhori M > > Alkhor Community > > Qatar > > > > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
