Ya, Obama itu penipu. Itu adalah fakta, yang tidak bisa dibantah sama sekali.
Yang mengatakan Obama itu bukan penipu adalah penipu yang sebenarnya. Ketika dia belum menjadi presiden, dia menjanjikan langit dan bumi kepada Israel. Malah sampai ikutan juga kebaktian Yahudi di sinagog. Fotonya sampai tersebar kemana-mana. Ketika itu banyak diantara kita yang berduka, karena lagi-lagi semua kandidat presiden Amerika sepertinya sudah berada dalam cengkeraman Zionis. Lha, tahu2 sekarang perbuatannya berbeda total. Menuntut pembubaran rumah2 yahudi yang liar, mengembalikan garis batas ke sebelum perang 1967, menuntut agar hak2 rakyat Palestina dihargai, dst. Para Zionis jadi kebakaran jenggot dan murka. Entah apa yang akan mereka lakukan sebagai respons dari penipuan besar-besaran ini. Kita semua harus waspada - Zionis terkenal sebagai ahli makar. Mana tahu manuver2 Korea Utara baru2 ini juga adalah hasil makar mereka, dst. Saya terkesan membaca sebaris pesan dari Hamas - kami memuji pidato Obama tersebut. Mari kita berdoa semoga selanjutnya isi pidato tersebut bisa segera menjadi kenyataan. Salam, HS On 6/5/09, AFR <[email protected]> wrote: > kesannya menjual Indonesia utk kepentingan amerika gitu. > > syiasah itu tetaplah suatu intrik licik penuh tipuan. spt ular daun yg > berkamuflase dgn > daun2 kering, pura2 mati hingga mangsa dlm jangkauan utk dililit & ditelan. > > obm mungkin ular yg sdg memancing mangsa. tapi jika mangsa sdh dlm rengkuhan > mungkin ia akan dibunuh utk menjebak mangsanya. siapa mereka? antara yahudi > & > nasrani yg siap menelan korban: ummat Islam. > > > salam, > Fahru > > --- > Indonesia Jadi Contoh Toleransi Obama > > Jumat, 5 Juni 2009 | 03:43 WIB > > KAIRO, KOMPAS.com - Untuk menggambarkan toleransi beragama, Barack Obama > menjadikan > pengalamannya di Indonesia semasa kecil sebagai contoh langsung. Hal > tersebut diungkapkan Presiden AS tersebut saat berpidato di Universitas > Kairo, Mesir, Kamis (4/6). > Obama juga sempat menceritakan > pengalaman masa kecilnya di Indonesia untuk menggambarkan bahwa > hubungan yang didasari nilai-nilai kemanusiaan jauh lebih membangun > daripada terus mencari perbedaan. > > "Saya penganut Kristen. Tapi, > ayah saya datang dari keluarga Kenya yang terdapat muslim dari generasi > ke generasi. Saat masih anak-anak, saya menghabiskan beberapa tahun di > Indonesia dan mendengarkan Azan saat subuh dan saat Matahari terbenam," > kata Obama. > Ia mengatakan telah mengenal Islam di tiga benua > sebelum datang ke tanah kelahirannya. Hal itulah yang menurut Obama > menjadi panduannya untuk menentukan bahwa untuk membangun hubungan baik > antara AS dengan dunia Islam harus dimulai dari pemahaman apakah Islam > itu dan bukan sebaliknya. > > "Islam dikenal sebagai tradisi > toleransinya. Kami melihatnya dalam sejarah Andalusia dan Cordoba > selama inkuisisi. Saya melihatnya langsung saat kecil di Indonesia di > mana penganut Kristen bebas beribadah di tengah bangsa yang mayoritas > muslim," ujarnya. > Itulah spirit yang menurutnya penting > ditegakkan saat ini oleh semua penduduk di seluruh dunia. Setiap orang > harus bebas memilih dan hidup dengan keyakinannya masing-masing. > > > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
