Monggo-monggo terus dianalisis. Saya tambahi data dari search di internet. Menurut perhitungan saya, dari jumlah pemilih dan tabulasi hasil pemilu legeslatif, maka jumlah golput ada di kisaran 39%; ada yang menghitung 29%.
Nah, monggo-monggo mutu dan bungkus jualan makin ditingkatkan, agar para golput bersedia untuk membelinya. Wah, kalau menurut data mas Nizami tentang dukungan-dukungan itu, YK-WIN, besar sekali tuh kemungkinan menangnya. Yah, kita lihat saja nanti, apa selorohan-selorohan saya tentang SBY itu benar atau salah. Soal kontrak politik, kesamaan platform, janji-janji, amanah, biasanya gampang diurus di muka, tetapi susah dipersoalkan di belakang. Katanya, memang tidak ada yang pasti di dunia politik. No forever friend and no endless foe, what stands still is interest. Salam hangat B. Samparan --- On Sat, 7/4/09, Yandi Dwiputra F <[email protected]> wrote: > From: Yandi Dwiputra F <[email protected]> > Subject: Re: [Is-lam] Amanat Ummat Islam untuk JK-Wiranto > To: [email protected] > Date: Saturday, July 4, 2009, 7:39 AM > Kang NIzami, > > Sependek pengetahuan saya (CMIIW)SBY berkoalisi dengan > parpol islam karena mempunyai kesamaan platform (program > partai)...nah tentunya kalau beliau terpilih maka program2 > itulah yang akan beliau jalankan..... > > sedangkan JK didukung oleh ormas2 islam karena berbagai > alasan > > NU mendukung JK karena alasan sama2 NU....sebenarnya ini > wajar2 saja apabila para kyai NU mendukung JK...tapi yang > menggelitik bagi saya kenapa kok PKB yang notabene > kepanjangan tangan NU dan tentunya juga punya platform yang > mengakomodir kepentingan NU malah mendukung SBY?... > > Muhammadiyah mendukung JK karena alasan beliau telah > berkunjung ke muhammadiyah..... > nah sekarang masalahnya kalau yang datang itu MEGA apakah > akan didukung muhammadiyah? masih menjadi pertanyaan besar > bagi saya apakah muhammadiyah benar2 mendukung JK? > > FPI mendukung JK sebenarnya cuma karena pemerintah BELUM > secara tegas membubarkan ahmadiyah..... persoalannya adalah > bukankah JK juga pemerintah? hal ini sebenarnya menunjukkan > kebingungan dalam tubuh FPI, disatu sisi tidak ingin golput > disisi lain tidak ingin memilih capres perempuan..... > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
