Hmmm...
Sepertinya bagi yang mengalaminya tidak akan sesederhana seperti yang kita
katakan.
Seperti yang sering kita bahas sebelumnya. Perlu banyak hal yang harus
dipersiapkan untuk melakukan polygami.
Baik moril, spirtuil dan material, include internal dan eksternal.
Memang jalan yang paling sederhana adalah menikahi keduan-duanya.
Tetapi pertanyaannya,...
Apakah saya mampu...?
Untuk dapat mendapat jawaban inipun mungkin akan memakan waktu, yang tak terasa
tiba-tiba 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun atau 10 tahun elah berlalu, dan ahirnya ya
tadi,... gak nikah-nikah.. :)
Pada prinsipnya, ya pasti tidak akan mampu, dan memang sebagai hamba pasti
tidak akan mampu.
Yang paling cepat...
Ya, yang pasti minta kepadaNya untuk dimampukan...
Bismillahirahmannirrahim
QS ALbaqoroh:286
Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia
mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari
kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdo`a): "Ya Tuhan kami, janganlah
Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah
Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada
orang-orang yang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada
kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami;
dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum
yang kafir".
Balik lagi ke titik (baca:point)
Jika, andai saya menjadi anda....
Insya Allah...
Saya akan menyatakan perihal ini kepada kedua wanita tersebut dan keinginan
saya. Dan ahirnya menanyakan pendapat mereka (bukan meminta keputusan mereka).
Bahwa keadaanya seperti ini,... bla...bla...bla....
Dan kita dengar saja pendapat mereka.
Ada beberapa kemungkinan :
Kita simulasikan dengan W1 untuk wanita pertama dan W2 untuk wanita kedua
1.. W1 dan W2 akan patah hati dan memutuskan untuk meninggalkan kita
2.. W1 akan patah hati dan memutuskan untuk merelakan kita bersama W2.
Sedangkan W2 malah egois dan posesif tetap mempertahankan dan ingin/ minta
dinikahi.
3.. Kebalikan dari nomor 2
4.. W1 dan W2 akan sama egois dan posesif, ingin mempertahankan dan ingin
dinikahi, tetapi tidak mau mengalah satu sama lain dalam pengertian semua
meminta hanya dinikahi salah satu saja.
5.. W1 dan W2 akan sama-sama ridho untuk dinikahi dan di polygami dengan
mengajukan beberapa persyaratan
6.. W1 dan W2 tetap ingin nikahi salah satunya, dan jika tidak terpilih akan
merelakan (lebih memilih melepaskan dari pada memilih polygami)
7.. Lain-lain
Nah tinggal bicara solusinya :
Jika terjadi nomor 1, maka :
Ya udah selesai, nothing tulus. Tinggal nyari lagi yang lain. Karna itu artinya
memang kedua-duanya memang tidak menginginkan kita, Atau mereka tidak memiliki
pandangan bahwa menikah itu salah satunya adalah untuk mencari ridho Allah SWT,
tetapi sekedar untuk memiliki laki-laki dan menuntut sesuatu sesuai kebutuhan.
Jika terjadi nimor 2, maka :
Kan sisanya tinggal 1, kan ga susah lagi untuk memilih lagi. Tetapi
pertanyaanya adalah, apakah kita rela melepaskan salah satunya...???
Jika terjadi nomor 3, maka :
Jawabannya sama dengan nomor 2
Jika terjadi nomor 4, maka :
Tidak ada progress,,,... Ini akan tergantung kepada ketegasan, tekad dan itikad
kita untuk memilih mana yang terbaik salah satu dari keduannya.
Jika terjadi nomor 5, maka :
Hmmm... ini yang paling menarik dan paling menyenangkan. Siapkan diri anda
untuk menanggung tanggung-jawab sebagai suami super, karna suatu nikmat besar
akan menuntut tanggung jawab yang besar juga.
Jika terjadi nomor 6, maka :
Solusinya sudah jelas.
Jika terjadi nomor 7, maka :
lain-lain juga ... :)
Diatas adalah contoh pengambilan keputusan yang tidak bisa dihindari, jika anda
memang menginginkan mereka.
Saya doakan mudah-mudahan anda mendapatkan kemungkinan nomor 5. Insya Allah
SWT,... amiin
----- Original Message -----
From: "Dewa Gede Permana" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, August 18, 2009 5:02 PM
Subject: Re: [Is-lam] Tips dan Nasihat untuk Menikah
> "hidup dengan orang yang menyayangi kita itu lebih nikmat ketimbang hidup
> dengan yang kita sayangi......"
>
> Tuh apa gw bilang.. top dah dr. Saidi.... 5 jempol !!!.
>
> Makanye sayangilah semua mahkluk hidup... sebagaimana Gusti Allah menyayangi
> makhluk2 ciptaanNYA.
> Kalo sudah begini Allah swt pasti kasih kenikmatan yg gak putus-putus...
> serasa di syurga meskipun hidup berkolong tembikar. Ketika kita menebarkan
> rasa kasih sayang ke sesama sesungguhnya pada saat yg bersamaan ternyata
> kita justru menerima limpahan kasih sayangNYA berlipat ganda. Ibarat pipa
> pralon air, diri kita dipakaiNYA sebagai media pengalir. Ini tdk butuh
> proses penjelasan namun cukup dihayati dan dirasakan saja. Just do it n feel
> it!
>
> Setelah itu trus mo minta apa lagi... istri 4? Rumah gedong? Mobil keluaran
> baru?.... monggo aja silahkeun... paling-paling ntar juga lupa mo minta apa,
> wong dah keenakan bersama DIA always kog.
>
> :)
> Salam hangat
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[email protected]] On Behalf Of saidi
> Sent: 18 Agustus 2009 15:49
> To: [email protected]
> Subject: Re: [Is-lam] Tips dan Nasihat untuk Menikah
>
> Hehehe... dokter hewan kali ya kang ??/
>
> gini lho mas, jika mas fahru akan berpendapat demikian, saya sebagai lelaki
> setuju banget..... toh secara wanita lebih banyak populasinya dari
> pria.....
> si perempuan 1 minta balikan lagi kenapa ? jangan sampe ada udang di balik
> bakwan..... lagi pula kondisinya bagaimana ? jika kita sudah punya
> penggantinya yang mungkin lebih baik darinya, maka jangan sia2kan dia
> (pengganti dia)....
>
> Saran saya, ambil satu daripada tidak sama sekali... yaitu si perempuan b...
>
> hidup dengan orang yang menyayangi kita itu lebih nikmat ketimbang hidup
> dengan yang kita sayangi......
>
> allohua'lam.....
>
>
> saidi
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: "Dewa Gede Permana" <[email protected]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Tuesday, August 18, 2009 2:49 PM
> Subject: Re: [Is-lam] Tips dan Nasihat untuk Menikah
>
>
>> Wah mungkin kalo mas Fahru akan nyeletuk gini : ora sudi aku balik...
>> emang gue powertoy! Bias-bisanya si wanita aja ngomong begitu... :))
>>
>> Kalo saya ya pake prinsip (FIFO) First In First Out, dah kayak antrian
>> loket sembako aja. Kalo putus tengah jalan... ya FIFO baru lagi.. lupakan
>> FIFO yg telah lalu. Lha sekarang keadaan saya yg First ini nggak OUT OUT
>> !! Intinya sih pada saat yg sama tidak men-dua-kan lah... sebab sebagian
>> besar wanita sulit terima perlakuan seperti itu. Ada hasil penelitian
>> psikologi mengatakan Wanita sangat sakit hati jika ketahuan pasangannya
>> main belakang, sedangkan laki-laki sangat sakit hati jika pasangannya
>> ketahuan main depan... :)
>>
>> Kayaknya dr. Saidi neh yg lebih cocok kasih saran..
>>
>> :)
>> Salam hangat
>>
>> -----Original Message-----
>> From: [email protected]
>> [mailto:[email protected]] On Behalf Of Eko Yuliarto
>> Sent: 18 Agustus 2009 14:01
>> To: [email protected]
>> Subject: Re: [Is-lam] Tips dan Nasihat untuk Menikah
>>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>
> __________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version of virus signature
> database 4228 (20090709) __________
>
> The message was checked by ESET NOD32 Antivirus.
>
> http://www.eset.com
>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam