nunggu kursi menteri perdagangan masuk jatah siapa dulu ..
mawan sugiyanto bogor, indonesia
--- On Thu, 8/20/09, Echy Pamungkas <[email protected]> wrote:
From: Echy Pamungkas <[email protected]> Subject: [Is-lam] Bls: Partai Islam Tidak Komplain Kunjungan Israel To: [email protected] Date: Thursday, August 20, 2009, 8:05 AM
belum tau kali pak...hehehe...
Dari: hamami <[email protected]> Judul: [Is-lam] Partai Islam Tidak Komplain Kunjungan Israel Kepada: [email protected], [email protected], "Sucarman" <[email protected]>, "Swalif (Swalif)" <[email protected]>, "Kurniawan" <[email protected]> Tanggal: Selasa, 18 Agustus, 2009, 1:34 PM
Mana ya… suara partai Islam yang dulu sering menhujat Israel….?
Apakah ini pertanda bahwa partai2 Islam sekarang ini sudah ter “sibghoh” oleh lobi2 Israel lewat kaki tangannya yang sudah menggurita…?
Sehingga untuk itu ada saja dalil pemebenaran yang dipakai, seperti “KADIN adalah lembaga non-pemerintah, jadi tidak ada larangan dari pemerintah untuk melakukan kunjungan tersebut” dan alasan itu nampaknya di amini, terbukti gak ada yang menyoalnya.
Partai Islam Tidak Komplain Kunjungan Israel
Friday, 14 August 2009 08:44 Nasional
Kunjungan pejabat ke Israel tidak boleh dilakukan, karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel . Tapi tak ada partai Islam komplain
Hidayatullah.com--Hal itu disampaikan anggota DPR Djoko Susilo dari Fraksi-PAN kepada www.hidayatullah.com, terkait kunjungan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) ke Israel 2006 lalu. Gara-gara kunjungan
itulah, baru-baru ini sekitar 8
pengusaha Israel yang diorganisasi oleh Israel Export and International Cooperation Institute dan Kementerian Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja Israel balik mengunjungi Indonesia.
Kunjungan tersebut, tidak lain, sebagaimana dikatakan Ana Katz, Atase Perdagangan Israel di Singapura, untuk membangun infrastruktur agar bisa diakui dan dibolehkan secara hukum di kedua Negara.
“Oleh karena Israel tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, maka diperlukan tiga tahun untuk membangun infrastruktur yang diperlukan untuk menciptakan sebuah hubungan dagang secara langsung, yang bisa diakui dan diperbolehkan secara hukum di kedua Negara,” ujar Ana Katz, sebagaimana dirilis oleh harian Israel The Jerusalem Post, Senin (4/8).
Namun, menurut Djoko, KADIN adalah lembaga non-pemerintah, jadi tidak ada larangan dari pemerintah untuk melakukan kunjungan tersebut. Meski demikian,
ia tak memungkiri jika KADIN memiliki peran penting dalam dunia usaha Indonesia .
“Selama bukan atas nama pemerintah, maka Negara tidak bisa melarang pihak swasta melakukan kerjasama atau kunjungan ke Israel ,” jelasnya.
Tidak adanya hubungan diplomatik dengan Israel , dijelaskan Djoko, memiliki sejarah yang panjang, terkait umat Islam. Oleh sebab itu, jika ada pihak swasta yang melakukan kunjungan atau kerjasama dengan Israel , menurutnya, partai islam dan tokoh Islam me-warning hal itu.
“Selama ini kan belum ada, jadi yah tetap jalan,” pungkasnya. [ans/www.hidayatullah.com]
__________ NOD32 4310 (20090805) Information __________
This message was checked by NOD32 antivirus system. http://www.eset.com -----Berikut adalah Lampiran dalam Pesan-----
|
Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini! -----Inline Attachment Follows-----
|