ooo .. gitu ya Pak , memang dunia ini warna warni .. 

Mawan



----- Original Message ----
From: Dewa Gede Permana <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sunday, August 30, 2009 6:59:27 PM
Subject: Re: [Is-lam] Upin dan Ipin: Film Kartun Anak-anak yang Islami

Sudah bagus merasa tersindir. Perkara mengubah diri sudah bkn wilayah si
penyindir lagi. Dan tdk selalu tulisan media ataupun tulisan kejadian
peristiwa ditujukan sekedar menyindir. Yang jelas orang mukmin hatinya peka
terhadap sesuatu hal dan cenderung melihat segala sesuatunya adalah
pelajaran yang datangnya dari Tuhannya. Pandangan mereka tidak akan berhenti
pada media penyampai yg digunakan akan tetapi sudah menembus dibalik
kata-kata ataupun peristiwa2 itu sendiri. Jika masih berhenti pada media2
penyampai maka masih blm bisa tembus pada hakikat sumber pelajaran dan itu
artinya masih tertutup alias kufur terhadap sumber hakiki. Pantaslah banyak
terjadi orang hanya mau mendengar kata-kata ulama tertentu, pendeta2
tertentu, orang2 tertentu, peristiwa2 tertentu (biasanya peristiwa2 yg
menyenangkan saja) hanya disebabkan keinginan utk mencocokan dengan nafsunya
saja. Dari sini akan bisa terdeteksi manakah yg sesungguhnya wajib
dipertuhankan, media perantaranya ataukah Sumber hakikinya.

:)
Salam hangat

-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Mawan Sugiyanto
Sent: 28 Agustus 2009 5:18
To: [email protected]
Subject: Re: [Is-lam] Upin dan Ipin: Film Kartun Anak-anak yang Islami

awwww

benar, bagus, baru lihat beberapa menit sudah dapet pelajaran baru, berani
saling mengingatkan sesama teman. waktu itu mereka lagi puasa terus main
balapan dahan kelapa, terus haus, tapi diingatkan bahwa lagi puasa, walau
ortu gak lihat tapi tuhan lihat. 


jaman sekarang jarng ketemu orang yang bisa saling mengingatkan, kebanyakan
sukanya nyindir pakai tulisan di media. akhirnya media tetap media... 

wwww


mawan sugiyanto
bogor, indonesia


www.maoneid.indoinvestor.com



----- Original Message ----
From: saidi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thursday, August 27, 2009 2:35:20 PM
Subject: Re: [Is-lam] Upin dan Ipin: Film Kartun Anak-anak yang Islami

Ralat.....

keponakan saya ( 4 thn)....


syukron..

saidi

----- Original Message ----- 
From: "saidi" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Thursday, August 27, 2009 2:28 PM
Subject: Re: [Is-lam] Upin dan Ipin: Film Kartun Anak-anak yang Islami


> Wa'alaikum salam...
>
>
> Yupz bener pak...  hari minggu kemarin saya juga nonton bersama keponakan
> saya 94 thn), ceritanya selain Islami, lucu, juga menceritakan kehidupan
> sehari2.......
> Indonesia layak tiru nih....   kalo bisa sih formatnya beda, tapi isinya
> sama.....   Jangan ngejiplak dan ngaku2 punya kita ya...  takutnya nanti
> gantian malaysia yang protes ke kita.....
>
> hehehehe///
>
>
> ----- Original Message ----- 
> From: "A Nizami" <[email protected]>
> To: "is-lam" <[email protected]>
> Sent: Thursday, August 27, 2009 1:36 PM
> Subject: [Is-lam] Upin dan Ipin: Film Kartun Anak-anak yang Islami
>
>
>> Assalamu'alaikum wr wb,
>>
>> Upin dan Ipin: Film Kartun Anak-anak yang Islami
>> Alhamdulillah ada juga film kartun anak-anak yang Islami, yaitu Upin dan
>> Ipin. Film ini cukup bagus dengan menggunakan animasi yang didesain 
>> dengan
>> komputer.
>>
>> Contoh video clipnya bisa anda lihat di:
>> http://media-islam.or.id
>>
>> Topik ceritanya cukup bagus dan Islami. Di antaranya tentang shalat
>> Taraweh, Puasa, Zakat, Salam, dan sebagainya. Dibanding dengan film
>> sejenis dari Barat atau pun Jepang yang sering mengumbar kekerasan dan
>> pamer aurat, jelas film ini sangat baik untuk mendidik akhlak anak kita
>> sehingga bisa hidup sesuai ajaran Islam.
>>
>> Film ini cukup lucu dan menarik. Anak saya, Hana (7 tahun) dan Irfan (4
>> tahun) sangat tertarik menonton film yang diputar di TPI pada pukul 9:30.
>>
>> Film ini dibuat oleh Hj. Burhanuddin Bin Md Radzi dkk dari Malaysia.
>>
>> Berikut cuplikan videonya
>>
>>
>> Website Upin dan Ipin:
>> http://www.upindanipin.com.my
>>
>>
>> Upin dan Ipin
>>
>> Hari Minggu kemarin saya membawa keluarga untuk menonton film Upin dan
>> Ipin versi layar lebar. Semua keluarga, termasuk bayi berumur 11 bulan
>> juga saya ajak.
>> Sengaja saya pergi pagi, supaya bisa dapat menonton jadwal paling awal.
>> Bahkan ikut beratur di konter tiket begitu sampai di bioskop. Tapi maklum
>> lah, tempat tinggal agak jauh dari kota. Sudah berangkat pagi pun,
>> sampainya ya sudah siang juga. Akhirnya ketika antri sudah melihat 
>> tulisan
>> kalo 3 jadwal pertama film itu sudah penuh penontonnya. Yang masih ada, 
>> ya
>> jam 7 malam. Weleh, masa saya mau menunggu 8 jam untuk menonton film
>> anak-anak? Lha, anak-anak ngapain dong selama 8 jam itu? Akhirnya saya
>> paksain juga antri dan nanya kemungkinan nonton di jam 12.30.
>> Ternyata masih ada tiket. 6 tiket lagi, tapi tempat duduk yang paling
>> depan. He he he, ga papa deh daripada pulang lagi. Udah janji sejak
>> sebulan yang lalu sih sama anak-anak. Tiketnya murah meriah, sekeluarga
>> hanya RM 28. Kalo dirupiahkan, ngga sampe seratus ribu. Bioskopnya 
>> sekelas
>> 21.
>> Film baru akan dimulai satu jam lagi, jadi kami nunggu di tempat bermain
>> anak. Menjelang jam 12.30 sekeluarga pergi lagi ke bioskopnya. Wah
>> ternyata banyak juga anak-anak yang menonton. Dan yang bawa bayi ngga 
>> cuma
>> saya sendiri. Bahkan ada yang bawa baby stroller.
>> Saat menonton, jadi teringat kenangan masa SD dulu. Ada beberapa kali 
>> dari
>> SD kami diwajibkan menonton film perjuangan macam kabut sutra ungu,
>> stasiun terakhir, dan lainnya. Kami harus berjalan kaki sejauh 3 km dari
>> SD sampai ke bioskop. Dalam bioskop, jelas suara yang paling dominan
>> berteriak, tertawa, dan berseloroh adalah suara anak-anak. Begitu juga di
>> film Upin dan Ipin ini.
>> Filmnya cukup menghibur, ada yang lucunya dan juga yang menyeramkannya.
>> Kualitas animasi cukup bagus. Cerita di awal juga lumayan. Tapi terganggu
>> dengan akhir cerita.
>> Biasanya film Upin dan Ipin versi televisi yang cuma 5 menit itu 
>> mengambil
>> cerita seperti kehidupan nyata. Yah, yang menghibur dari kegiatan
>> sehari-hari lah. Ngga ada unsur supranatural atau yang aneh-aneh gitu 
>> lah.
>> Dalam film versi layar lebar ini, akhir cerita yang mengikutsertakan 
>> unsur
>> ga jelas, malah mengurangi keasyikan awal cerita. Binatang jejadian yang
>> menyeramkan dan berasal dari dunia lain, sepertinya ngga cocok buat film
>> ini. Padahal, kalo misalnya dibikin binatang jejadian dari orang yang
>> menyamar mungkin akan lebih menarik. Kalo yang seperti film ini, agak
>> susah juga menjaga image film Upin dan Ipin versi layar kaca yang serba
>> nyata.
>> Btw aniwe, filmnya cukup menghibur dan menyeronokkan kata anak-anak saya.
>> Bahkan mereka minta diajak nonton lagi. Gile kali ye, masih kecil sudah
>> jadi sufi (suka film red.). Ortunya aja jarang ke bioskop, masa anaknya
>> sering. He he he.
>> Buat yang di Indonesia, tunggu aja DVD nya sebelum bisa nonton filmnya.
>> Atau datang aja deh ke Malaysia, kan sudah murah tuh tiket pesawatnya.
>> http://www.schoolofuniverse.com/2009/02/upin-dan-ipin/
>>
>> Upin dan Ipin 2
>>
>> Sep 21, '08 12:01 PM
>> Horreee... filem animasi upin dan ipin 2 telah tayang... kali ini 
>> bertajuk
>> "Setahun Kemudian". Tetap bercerita tentang ibadah puasa, budi pekerti 
>> dan
>> kenakalan anak-anak..
>>
>> Hanya saja untuk seri ke 2 ini, pelajaran puasanya agak lebih serius.
>> Seperti, bagaimana kita tahu akan mulai berpuasa. Seperti biasa si kembar
>> dikerjain oleh Kak Ros, mereka melek hingga tengah malam karena ingin
>> melihat anak bulan sebagai pertanda mulai puasa.
>>
>> Atau ketika si kembar ipin&upin bertanya, kenapa cekgu (guru) jasmin 
>> tidak
>> mau puasa.. Untuk menjawab pertanyaan ini, opah menyerahkan jawabannya ke
>> Kak Ros dan dijawab dengan cukup diplomatis. "iyelah, kite perempuan nie
>> istimewa sikit, Tuhan lebih sayang.."
>>
>> Ada juga dengan kebiasaan dalam menyambut malam lailatul Qadr, yaitu
>> dengan memasang lampu colok. Nah kebiasaan ini yang mulai punah di 
>> Rengat.
>> Dulu terasa banget malam bulan Ramadhan dengan adanya lampu-lampu colok
>> ataupun lampu dari bambu di tiap-tiap rumah.
>>
>> Kalo diceritain semua gak selesai-selesai nih... nonton langsung aja 
>> ya...
>> Oiya, serial Upin dan Ipin 1 ternyata telah tayang di TPI akhir Agustus
>> lalu....
>>
>> Kali ini filem upin dan ipin bisa ditonton dan didownload di situs resmi
>> mereka www.upindanipin.com.my. Selain filem, kita juga dapat download
>> ringtone dan wallpaper loh...
>> http://shaputra.multiply.com/journal/item/28/Upin_dan_Ipin_2
>>
>>
>> Film Barat dan Jepang yang tidak sesuai dengan ajaran Islam:
>>
http://media-islam.or.id/2009/08/11/mewaspadai-tayangan-kekerasan-dan-seks-p
ada-film-kartunanak-anak
>>
>> Wassalam
>> ===
>> Ayo Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
>> http://media-islam.or.id
>> Info untuk Indonesia lebih baik: www.infoindonesia.wordpress.com
>> Belajar Islam via SMS: REG SI ke 3252 Berhenti ketik:UNREG SI Hanya dari
>> Telkomsel
>>
>> Milis Syiar Islam: [email protected]
>>
>>
>>      Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru 
>> yang
>> Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com
>>
>> _______________________________________________
>> Is-lam mailing list
>> [email protected]
>> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>>
>>
>
>
> _______________________________________________
> Is-lam mailing list
> [email protected]
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
> 


_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam



      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam



      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke