PUSAT WAYANG KULIT PURWA JAWA

 

Oleh : Girindra Suksma Legawa

 

Negara Indonesia dikenal oleh dunia sebagai negara dengan aneka ragam
kebudayaan yang khas dan menarik. Keanekaragaman itulah yang akhirnya
menjadi salah satu aset penting negara kita terutama untuk menambah
pendapatan negara dari sektor pariwisata. Dan kebudayaan Jawa merupakan
salah satu kebudayaan negeri kita diantara banyak kebudayaan lainnya. 

 

Selain tari-tarian, seni patung, dan kain batik khas Jawa, wayang juga
merupakan unsur etnik dalam kebudayaan Jawa yang telah ada sejak dahulu
kala. Wilayah pulau Jawa yang sangat luas dan terdiri dari dari berbagai sub
wilayah menciptakan perbedaan-perbedaan jenis-jenis wayang sesuai dengan
adat istiadat serta prilaku masyarakat masing-masing daerah. Oleh karena
itu, dapat kita bayangkan begitu banyaknya ragam wayang yang terdapat di
Pulau Jawa yang tentunya dapat dijadikan sebagai aset penting dalam
mengambangkan pariwisata Negara Indonesia di mancanegara. 

 

Namun demikian, dalam perkembangannya, kebudayaan tradisional termasuk
wayang kurang dipelihara dengan baik terutama oleh generasi muda Indonesia
yang merupakan generasi penerus kemajuan bangsa. Hal ini dapat dilihat dari
kurangnya apresiasi dan minat para generasi muda akan pengetahuan maupun
kebudayaan wayang itu sendiri. Bahkan pada penayangan acara-acara di
televisi, saat ini hampir bisa dikatakan tidak ada lagi stasiun televisi
yang menayangkan pertunjukkan wayang Jawa meskipun sebuah pertunjukkan
wayang Jawa sarat akan pesan moral dan nilai-nilai kehidupan yang berguna
bagi masyarakat kita. Semua stasiun televisi malah berlomba-lomba
menayangkan acara-acara berjenis drama sinetron yang sarat akan kejahatan,
kepalsuan, dan eksploitasi anak-anak dibawah umur namun minim akan pesan
moral. 

 

Menggali sebagian dari nilai-nilai filosofi budaya Jawa dalam wayang purwa,
karena wayang merupakan bahasa symbol bagi masyarakat khususnya masyarakat
Jawa yang lebih bersifat sebagai pendidikan etika dan rohaniah. Untuk itu,
memahami nilai-nilai wayang merupakan salah satu upaya untuk membangun watak
bangsa yang berkualitas dan berjati diri. 

 

Saat ini penerapan kearifan nilai-nilai budaya lokal dalam kehidupan di
masyarakat, seperti rasa tolong-menolong, saling menghormati, sopan santun,
dan nilai-nilai kepemimpinan, yang dulu sangat dijunjung tinggi oleh
masyarakat, dewasa ini nampaknya semakin pudar. Kondisi ini terlihat semakin
jelas, diantaranya banyak masyarakat terutama di kota-kota besar yang dalam
sehari-harinya tidak mampu berperilaku dengan menjiwai kegotong-royongan.
Bahkan, banyak pula para pemimpin yang dalam kehidupan sehari-harinya banyak
"mengobral" janji yang tidak realistis, dan mereka pun cenderung tidak mampu
mentaati sumpah jabatannya. 

 

Oleh karena itu, kearifan nilai budaya lokal yang tumbuh dan berkembang di
dalam masyarakat yang memiliki kandungan keluhuran budi, perlu dilestarikan,
diaktualisasikan, dan dikembangkan kepada generasi muda. Hal ini dilakukan
sebagai upaya agar bangsa Indonesia mampu membangun budaya unggul, karena
nilai-nilai kearifan budya lokal "wayang" ini akan memberikan kontribusi
dalam pembinaan mental, moral, dan spiritual sebagai pembentukan wayang
bangsa kearah keutamaan, keteladanan, kepahlawanan, kejujuran, kebenaran,
dan keadilan. 

 

Budaya unggul menurut Presiden Bambang Susilo Yudhoyono (SBY) adalah
semangat dan kultur kita untuk mencapai kemajuan sehingga bisa bersaing
dengan Negara-negara lain (Kompas 01-12-05). Sejalan dengan pendapat SBY
ini, maka pentingnya melestarikan, mengaktualisasikan, dan mengembangkan
kearifan nilai-nilai budaya lokal dalam kehidupan bermasyarakat, sebagai
upaya untuk membangun watak bangsa yang kuat dan kokoh pada diri kita
bersama. Apabila watak bangsa kita rapuh, akan memudahkan bangsa Indonesia
dapat digoyang. Untuk itu, jika kita memiliki watak bangsa yang kuat, maka
akan mendorong terwujudnya budaya unggul dengan menumbuhkan tekad dan
semangat yang tinggi untuk mencapai kemajuan bangsa sehingga kita dapat
bersaing dengan bangsa-bangsa lain. 

 

Negara Indonesia sendiri pada saat ini seharusnya merasa ditegur melalui
masalah-masalah mengenai perebutan hak cipta oleh Negara Malaysia. Salah
satu kebudayaan yang dipatenkan sebagai kebudayaan Malaysia adalah Seni
Wayang Jawa yang sangat jelas merupakan warisan kebudayaan nenek moyang
Indonesia. Hal ini seharusnya sudah dapat dapat diprediksi mengingat
masyarakat Indonesia sendiri kurang apresiatif terhadap kesenian wayang yang
kita miliki sementara Negara Malaysia berlomba-lomba untuk mempromosikan
kebudayaan-kebudayaannya yang salah satunya adalah Seni Wayang Jawa. Apabila
Negara Malaysia saja sangat bangga hingga gencar mempromosikan Kesenian
Wayang, seharusnya Negara Indonesia yang merupakan Negara asal dimana
Kesenian Wayang ini tercipta melakukan berbagai usaha lagi sebagai wujud
melestarikan nilai kebudayaan wayang Jawa, entah itu dengan mengadakan
promosi gencar akan Kesenian Wayang Jawa melalui informasi-informasi di
media catak maupun elektronik ataupun dengan membangun sebuah fasilitas yang
informatif dan representatif seperti museum ataupun pusat kesenian. 

 

Pada dasarnya, ada banyak faktor yang menyebabkan kurangnya apresiasi
masyarakat kita akan Kesenian Wayang Jawa. Namun salah satu faktor teknis
yang utama yang juga merupakan permasalahan klasik di Negara Indonesia
adalah kurangnya fasilitas yang dapat mewadahi semua keingintahuan
masyarakat akan Kesenian Wayang Jawa yang dikemas secara apik dan informatif
sehingga masyarakat terutama generasi muda akan tertarik untuk sekedar
datang dan menikmati fasilitas tersebut. Di Kota Jakarta sendiri sebenarnya
sudah ada sebuah museum yang khusus mengkoleksi segala jenis wayang
Indonesia. Namun seperti halnya museum-museum lainnya di Indonesia, museum
ini kurang diminati oleh masyarakat setempat maupun masyarakat luar kota.
Hal ini sangat berbeda dengan museum-museum yang berada di negara-negara
maju seperti di Jepang, Amerika, maupun Negara-negara Eropa yang
museum-museumnya sangat diminati masyarakatnya dan bahkan menjadi objek
pariwisata setempat.

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke