Penjagalan & Pembantaian di ERA ORBA Yang Tak Pernah Terlupakan,

Abstraks: 5 hari lagi akan tiba hari yang sangat mengerikan yang merupakan
sejarah yang sangat hitam buat rakyat Indonesia. Manusia itu mudah
melupakan, apa lagi kalau ada UTANG, maka pura-pura lupa. Tidak lama lagi
tibalah kita dengan tanggal bersejarah, yang akan terus ber-ULANG jika
manusia Indonesia terus dimendungi ke-BODOH-an. Makanya agar tidak mudah
LUPA, ditulisan ini akan di-REWINDING lagi peristiwa G-30-S, yaitu yang
dikenal dengan peristiwa 30 September 1965 yang menurut sejarah adalah
dimotori oleh PKI maka dikenalah istilah G-30S-PKI apakah benar demikian,
wallahu a'lam, karena "SEJARAH ADALAH CERITA EDITAN REGIM YANG MENANG"
apakah benar demikian tidak terlalu penting biarlah soal SEJARAH akan
diluruskan oleh AHLI SEJARAH, tapi yang tertulis disini adalah "KISAH NYATA"
yang pernah penulis lihat langsung dan penulis rasakan dan juga ikut
menyaksikan dengan MATA yang ada pada penulis.

Tahunya jelas masih teringat yaitu 1965, tapi tanggal dan bulanya sudah
lupa, tapi satu hal yang pasti bulanya adalah setelah September. Pada saat
itu banyak orang ber-lari-lari sambil berteriak-teriak "GANYANG PKI, ganyang
pki, ganyang pki dan ganyang pki..."  Seorang bocah kecil yang masih tidak
tahu apa yang terjadi, ikut larut dan ber-lari-lari ingin menyaksikan apa
yang terjadi, rupanya masa beramai-ramai sambil berteriak "GANYANG PKI,
ganyang pki, ganyang pki dan ganyang pki..." mereka menghancurkan dan
merusak rumah-rumah dan milik warga pki. Dan hari-hari berikutnya maka
banyak didapat mayat-mayat bergelimpangan dipinggir jalan yang telah
dipancung oleh algojo-algojo yang berdarah dingin. Hingga suasan kota tempat
penulis yang doeloenya tenang, damai dan tenteram sekarang jika malam
berubah jadi mencekam, angker serta menyeramkan tak ubahnya sudah berubah
menjadi kota hantu. Menurut sebuah sumber pada saat itu telah tersembelih 5
juta orang rakyat Indonesia yang boleh dikatakan menjadi korban keganasan
karena rakyat Indonesia terus dan masih dimendungi oleh ke-BODOH-an. 

Rupanya manusia-manusia yang mati itu, mereka malamnya diciduk dan diikat
tanganya, lalu digiring kearah lobang dan oleh para algojo mereka dihabisi
secara sangat kejam, masya Allah ampunilah dosa-dosa mereka siapapun yang
terlibat saat itu. Seorang saudara dekat penulis yang langsung melihat
kejadian tersebut, rupanya beliau tidak tahan melihat kejadian tersebut,
beliau jatuh sakit, penyakit beliau adalah sangat aneh, jika lagi kambuh
beliau tiba-tiba lari masuk ke rumah dan badan menjadi dingin penuh dengan
perasaan takut, kalau ditanya beliau katakan beliau tidak tega melihat
begitu banyak manusia dipancung seperti ayam dan tubuhnya terus masuk
kedalam lobang, ada beberapa bulan sakit secara demikian, hingga akhirnya
beliau sembuh. Sekarang beliau sudah almarhum, semoga arwah beliau mendapat
tempay yang mulia disisinya. Menurut pengakuan almarhum, beliau hanya
melihat saja, tidak ikut menjadi algojo, sementara para algojo-algojo
tersebut menurut sebuah kabar hidup mereka juga tidak terlalu baik, karena
juga diikuti perasaan rasa takut. Diatas adalah baru pembukaan dimana ERA
ORBA memulai mengembangkan kepak dan sayapnya, tapi mereka karena dimulai
dengan membunuh, maka selama ERA ORBA terus saja darah rakyat Indonesia
tumpah hingga ERA ORBA juga tumpah dengan terlalu banyak membawa korban. Itu
adalah baru mukaddimah alias preambule, 5 hari lagi akan tiba hari yang
sangat mengerikan yang merupakan sejarah yang sangat hitam buat rakyat
Indonesia.

Insya allah akan bersambung, salam kompak selalu dari Doha, State of Qatar. 

Alkhori M

Alkhor Community

Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke