Kamis, 14/01/2010 17:43 WIB 

Bunuh Diri, Profesor AS Punya Segudang Prestasi 
Ardhi Suryadhi - detikinet


Sam Roweis (Gawker.com)

Jakarta - Pihak Universitas New York terkejut bukan main setelah mendengar
salah satu profesor mudanya yang sangat potensial Sam Roweis ditemukan tewas
lantaran loncat dari lantai 16 apartemennya.

Rekan Roweis pantas tersentak, sebab pria 37 tahun itu selama ini dikenal
sebagai seorang yang brilian. Bahkan dengan usia yang relatif masih muda, ia
dianggap sebagai rising star di bidang TI.

Dikutip detikINET dari National Post, Kamis (14/1/2010), ayah dari anak
kembar ini sebelum bergabung dengan Universitas New York adalah pengajar di
kampus TI terkenal Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan
Universitas Toronto pada 2001.

Craig Boutilier, Kepala Fakultas Computer Science Universitas Toronto
mengakui kecemerlangan Roweis yang telah mengukir namanya dalam
mengembangkan teknik yang menyederhanakan data yang kompleks, serta membantu
komputer untuk lebih mudah membuat perbandingan antara gambar, wajah dan
suara.

Selain itu, lanjutnya, salah satu hasil pekerjaannya adalah menciptakan
program yang dapat meminimalisir efek blur dari foto yang telah diambil.

Namun apa daya, kecemerlangan otak Roweis di bidang TI tampaknya tak sanggup
menaklukan cobaan rumah tangganya. Sang profesor TI ini nekat mengambil cara
singkat untuk keluar dari masalah keluarga dengan meloncat dari lantai 16
apartemennya setelah pertengkaran sengit dengan istrinya.
( ash / wsh )

 

Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

 

<<attachment: image001.jpg>>

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke