Bendera Paparkan Aliran Century ke Partai

Jum'at, 05 Februari 2010 | 18:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta -  Kelompok Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera)
mengemukakan data terbaru soal aliran dana Century ke rekening Amirudin
Rustan, Hartati Murdaya, Choel Malarangeng, Budi Sampoerna serta Partai
Demokrat.

Ferdi Semaun, selaku Sekretaris Jendral (Sekjen) Bendera pada Jumat (05/02)
di Posko Bendera, JL. Diponegoro 58, menyatakan, Amirudin Rustan menerima Rp
33 miliar transaksi via rekening, Senin 15 Desember 2008.

Kemudian, lanjut Ferdi, Amirudin meneruskan dana itu ke Choel Malarangeng
sebesar Rp 7 miliar, Selasa 23 Desember 2008. Transaksi dari Amirudin ke
Choel diantar dengan mobil bernomor polisi B 8751 HK. "Transaksi dilakukan
ini (dalam bentuk) cash di Hotel Borobudur," ujar Ferdi.

Selain dari Amirudin, Ferdi mengatakan, Choel juga mendapat aliran dana dari
Hartati Murdaya sebesar Rp 3 Miliar, Senin 16 Februari 2009. Transaksi itu
diantar dengan mobil bernomor polisi B8669 MK di Hotel Ambarawa.

Hartati Murdaya sendiri, lanjut Ferdi, menerima aliran dana Century sebanyak
dua kali. "Pertama sebesar Rp 45 miliar pada minggu 21 Desember 2008,"
katanya. Transaksi itu, menurut Ferdi terjadi di sekitar Lapangan Banteng
dan diantar dengan mobil bernomor polisi B 9743 AF.

Transaksi kedua ke Hartati Murdaya, menurut Ferdi, terjadi di dekat Atrium
Plaza, 21 Januari 2008. Transaksi itu, Ferdi menyatakan sebesar Rp 30
miliar. "Terakhir adalah Budi Sampoerna. Dia meneruskan aliran dana dari
bank Century ke Partai Demokrat sebesar Rp 60 miliar," ujar Ferdi. Transaksi
itu diantar dengan mobil bernomor polisi B 9757 AF.

Menurut Ferdi, dia dan LSM Bendera meyakini kebenaran dari informasi itu.
"Selama ini selain data kami, tidak ada data lain yang bisa dijadikan
pembanding apakah kami benar atau salah," katanya.

Ferdi juga menyatakan bahwa informasi itu valid dan ada saksi mata yang pada
saatnya nanti bersedia mengungkapkan fakta-faktanya. Tapi ketika ditanya
wartawan mengenai sumber Bendera itu, Ferdi menolak menjawab dengan alasan
keamanan sumber itu.

Selain itu, Ferdi juga menyatakan tidak memiliki bukti foto atau transaksi
apa pun terkait dengan informasi itu. "Pokoknya kita tunggu aja, nanti akan
kami bongkar," ujar dia.

Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke