umat, 05/03/2010 12:40 WIB Pidato SBY Amien Rais: Kasihan SBY Kalau Boediono & Sri Mulyani Tak Mundur Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jakarta - Amien Rais ikut mengomentari pidato Presiden SBY terkait hasil paripurna Century. Amien jatuh kasihan kepada SBY jika Wapres Boediono dan Menkeu Sri Mulyani tidak mundur. "Saya melihat bahwa kasihan Pak SBY kalau kedua tokoh ini tetap saja tidak mundur dengan alasan praduga tak bersalah dan lain-lain. Sementara tidak mendapat kepercayaan politik dari sebagian besar anggota DPR," kata Amien. Hal ini disampaikan dia di dalam jumpa pers di ruang Fraksi PAN, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/3/2010). Menurut dia, bila Boediono dan Sri Mulyani tidak mundur dapat menyebabkan juga program pemerintah tidak efektif. "Itu akan menyulitkan hubungan kedua lembaga ini. Ketika semua berpidato, eksekutif itu, saya mengatakan berpidato apa ini? Tidak selesai," ujarnya. Amien menegaskan tuntutannya meminta Boediono dan Sri Mulyani supaya mundur tidak didasarkan pada perasaan suka dan tidak suka. Amien menegaskan bersikap seobyektif mungkin. "Kalau sudah tidak dipercaya, demi stabilitas poltik, tidak ada lagi demo, alangkah indahnya, alangkah eloknya, alangkah wajarnya, kalau kemudian dengan legowo Pak Boediono dan Sri Mulyani mengundurkan diri," kata Amien. Ditegaskan Amien, pengunduran diri pejabat terjadi di negara manapun. Menurut Amien, rakyat akan terharu bila Boediono dan Sri Mulyani mundur. Langkah selanjutnya tinggal mencari pengganti keduanya yang kredibel. "Di Jepang, AS, Kanada, bahkan di negara Yahudi, Israel, sekalipun. Itu seperti itu. Nah, kalau di sini berlaku maju tak gentar. Silakan maju tak gentar. Tetapi mungkin lebih ruwet," kata eks Ketua MPR ini. Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar
<<attachment: image001.jpg>>
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
