berharap semoga pembesar-pembesar Arab Saudi & bangsa2 Arab umumnya makin
menyadari
intrik-intrik politik yahudi & kafirin harb bangsa eropa, amerika & para
kapitalis yg memberikan
pelayanan extra spesialnya sebelum ada ketambahan nasib yg serupa Palestina.
salam,
Fahru
---
Dipakai Pacaran, Arab Saudi Minta Fasilitas BBM Ditutup
Ahad, 07 Maret 2010, 11:20 WIB
RIYADH - Salah satu daya tarik
Blackberry adalah layanan Blackberry Messenger (BBM) yang memungkinkan
antarpemilik bertukar pesan tanpa bayar alias gratis. Namun, tak
demikian dengan Arab Saudi. Pemerintah setempat justru direpotkan
dengan layanan BBM yang dicurigai "digunakan tidak pada tempatnya" oleh
kaum muda.
Ketidaksukaan pemerintah Arab Saudi mencuat saat sebuah harian
lokal, Al-Watan, menuliskan artikel soal itu. Kabanyakan kaum muda
Saudi kini menggunakan BB karena "mengincar" fasilitas pesannya. Asal
tahu saja, di negeri ini, hubungan laki-laki dan perempuan sebelum
menikah diawasi secara ketat. Mereka dilarang untuk bertemu atau
bepergian bersama sebelum terikat sebagai suami istri. Dengan BBM,
"kencan tanpa pengawasan" terselenggara dengan aman.
Produsen Blackberry di Kanada membenarkan kegerahan pemerintah Arab
saudi ini. Mereka mengaku, The Saudi Communication and Internet
Technology Commission (CITC) telah mengontak Research in Motion Ltd
(RIM) Kanada, produsen Blackberry, untuk diperkenankan mendapatkan
akses untuk memonitor pesan belalui BBM.
"RIM masih menjajagi segala kemungkinan untuk bisa berbagi informasi
itu dengan pemerintah Arab Saudi," demikian pernyataan tertulis RIM.
Menurut mereka, RIM beroperasi di lebih dari 170 negara dan sangat
menghormati regulasi yang berlaku di masing-masing negara itu.
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam