Ini juga sebagai sharing agar juga berguna: Di negara timur tengah, karena suhunya panas, maka yang namanya air itu diusahakan GRATIS-TIS-TIS. Tapi sayangnya janganlah karena harga minuman memang diusahakan stabil, lalu dibuat GENERALISASI untuk harga-Harga yang lain:
Sekedar contoh: Mekkah Thn 1994: Harga emas adalah SR. 54/gram. Ketika tahun 2000 ditoko yang sama, barang yang sama saya tanyakan ternyata harganya hanya SR.35/gram. Sekarang harga emas melambung lagi sudah diatas SR.100/gram. Karena saya di Qatar, (Mekkah & Doha berdekatan) walaupun tidak setiap tahun ke Mekkah tapi saya sering kesana yaitu lewat darat dengan mengenderai mobil sendiri atau lewat udara bersama keluarga yaitu Umrah atau haji. Jadi sekedar perbandingan, kalau hari-hari biasa orange atau burtuqal itu sekilo adalah SR.3/kg tapi kalau musim haji adalah SR. 5/kg. Dan harga harga barang Qatar & Saudi hampir sama. Dolar rate ke Riyal sbb: USD. 1= SR. 3.75 dan USD.1 =QR. 3.65 (SR=Saudi Riyal & QR= Qatar Riyal). Jadi pakai statistic yang mana itu hanya karena minuman dijadikan sample lantas digeneralisasikan. Jadi populated sampling haruslah benar benar valid baru diambil kesimpulan please never ever JUMPING ON CONCLUSION, salam cool selalu dari Qatar. Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of A Nizami Sent: Tuesday, March 09, 2010 9:45 AM To: Is-lam Subject: [Is-lam] Harga yang Stabil di Arab Saudi vs Paradigma Harga Harus Naik Ini sekedar sharing guna merubah paradigma atau pola pikir para pejabat / masyarakat yang menganggap tiap tahun harga barang harus naik. Di Arab Saudi ketika saya pergi ke sana di tahun 1983, harga 1 kaleng minuman entah itu Pepsi Cola atau Burtuqol (Jus Jeruk dengan bulirnya) hanya 1 real. Kalau tidak salah saat itu kursnya 1 real = Rp 700. Ternyata sekarang pun menurut ipar saya yang baru2 ini pergi umrah tetap 1 real harganya (sekarang 1 real = Rp 2.446). Artinya lebih murah daripada harga di Indonesia. Padahal penghasilan warga Arab rata2 sekitar 7x lipat di atas kita. Hebatnya lagi, harga minuman itu entah di emperan jalan, di pasar, di mal, atau di airport tetap sama harganya. 1 real! Dengan harga yang stabil, tidak ada alasan bagi para pengusaha untuk menaikan harga barang dengan alasan harga bahan baku naik atau biaya operasional naik. Tidak ada alasan pula untuk minta naik gaji dengan posisi jabatan yang sama karena daya beli mereka tidak turun akibat tidak adanya kenaikan harga barang/inflasi. Sebaliknya di Indonesia. Karena harga barang (misalnya listrik, BBM, tol, dsb dinaikkan), maka para pengusaha menaikan harga2 barangnya karena biaya operasional naik. Para buruh juga harus minta naik gaji sebab jika tidak mereka jadi lebih miskin akibat daya beli gajinya menurun. Namun sayangnya, besar kenaikan gaji biasanya jauh di bawah besar kenaikan harga barang. Bahkan ada yang tidak naik gaji sama sekali. Akibatnya kemiskinan semakin merajalela di Indonesia. === Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits http://media-islam.or.id Milis Ekonomi Nasional: [email protected] === Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits http://media-islam.or.id Milis Ekonomi Nasional: [email protected] Apakah saya bisa menurunkan berat badan? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
