khori, kalo kamu bener2 muslim, tunjukin rujukan apa dgn tidak ini & tidak itu. Qur'an itu bisa ditemukan dimana-mana, kalo ada rujukan spt itu semua org bisa menguji kompetensi dirimu sendiri utk sedikitnya bisa dibilang pantes ngomong soal agama atw ediot. ini bukan mimbar memang, tapi kamu ngomongmu spt org kesurupan jin yg baru berumur puluhan tahun.
jujur & vulgar saja, dgn caramu menulis spt itu, itu memacing kecurigaan kamu itu berperilaku spt misionaris yg menyusup. spt pernah ada makhluk nyusup di ISNET dgn nama mimbar. Fahru ________________________________ From: Alkhori M <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, March 17, 2010 9:29:06 PM Subject: [Is-lam] Iqra' Kontemporer dari Makna Khataman Nabiyin & Tuhan Maha Kuasa, Tuhan Tidak Memerlukan Jihad KEKERASAN Apalagi Sampai Mengarah Pada TERORIS, lanjutan 2 Iqra' Kontemporer dari Makna Khataman Nabiyin & Tuhan Maha Kuasa, Tuhan Tidak Memerlukan Jihad KEKERASAN Apalagi Sampai Mengarah Pada TERORIS, lanjutan 2. Logika sederhana deklarasi KHATAMAN NABIYIN yaitu: 1. Bahwa bakal tidak ada lagi PELENCENGAN AGAMA, karena Tuhan tidak akan mengirim Rasul yang baru 2. Jika terjadi juga PELENCENGAN AGAMA, manusia tidak memerlukan Rasul, tapi akan mampu menyelesaikanya sendiri Logika sederhana pengakuan pada TUHAN MAHA KUASA yaitu: 1. Kalau Tuhan berkehendak bisa saja MUSUH-MUSUH Tuhan itu bisa mati mendadak, sangat sederhana, tapi mengapa itu tidak terjadi (dan ini tidak perlu diwacanakan, sangat ber-DOSA seorang manusia memikirkan business Tuhan, nanti Tuhan akan bercanda “Hai manusia mind your own businees”). 2. Sudah sangat jelas di Alqur’an disebutkan, bahwa Rasul diutuskan/ dikirim ke Bumi Allah untuk Rahmatan Lil ‘Alamin, yang bermakna Tuhan memberikan mandat penuh buat manusia untuk menyelesaikan persoalan DUNIA oleh Manusia itu sendiri 3. Bagaimana KEINGINAN TUHAN pada MANUSIA UNTUK MENYELESAIKAN PROBLEM MEREKA? 1. Apakah dengan cara KEKERASAN? 2. Apakah dengan cara TERORIS 3. Iqra’ lagi al-Qur’an untuk menjawab pertanyaan bullet a & b 4. Iqra’ lagi al-Qur’an untuk menjawab pertanyaan bullet a & b 5. Iqra’ lagi al-Qur’an untuk menjawab pertanyaan bullet a & b 6. Masih belum mendapat jawaban, sekali lagi di Iqra’ al-Qur’an, sebagaimana Muhammad SAW diutuskan ke Bumi Allah 4. Jawaban dengan LOGIKA SEDERHANA yaitu TUHAN MELARANG MANUSIA BUNUH DIRI 5. Ingat BUNUH DIRI SAJA DILARANG, apalagi sebagai TERORIS MEMBUNUH ORANG LAIN, tentu sangat terlarang dan berdosa BESAR. Secara LOGIKA SEDERHANA bahwa Khataman Nabiyin dan Tuhan Maha Kuasa adalah sesama manusia di Bumi Allah ini lakukanlah komunikasi dengan DAMAI dan INDAH, tidak percaya, Iqra’ lagi dan Iqra’ lagi dan Iqra’ lagi dan jangan bosan-bosanya untuk LA TANSA ZIKRILLAH, semoga kita bertemu di SURGA bukan di NERAKA tempat mereka yang selalu ber-EMOSI RIA. Salam cool selalu dari Qatar . Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar ======================================================== Iqra' Kontemporer dari Makna Khataman Nabiyin & Tuhan Maha Kuasa, Tuhan Tidak Memerlukan Jihad KEKERASAN Apalagi Sampai Mengarah Pada TERORIS Secara harfiah makna Khataman Nabiyin adalah nabi terakhir, jika nabi terakhir maka tentulah setelah itu tidak ada lagi nabi setelah itu. Secara harfiah makna Tuhan Maha Kuasa, tentulah tidak ada KEKUASAAN yang bisa melebihi KUASA TUHAN, maka pada Tuhan sudah embeded/ melekat predikat MAHA/ SUPER untuk sifat-sifat mulia yang lain. Dengan KHATAMAN NABIYIN & TUHAN MAHA KUASA, sebagai konsekwensinya TUHAN tidak memerlukan Jihad Dengan Kekerasan Apalagi Mengarah Pada TERORIS, Kalau dirujuk sejak Adam AS hingga Muhammad SAW, maka jika suatu kaum atau ummat telah melenceng dan telah meninggalkan ajaran yang dirisalahkan oleh seorang rasulullah, maka untuk meng-kalibrasi keadaan tersebut, maka untuk mengembalikan pada TRACK yang sudah salah arah tersebut, maka diutuskanlah lagi seorang rasul yang baru. Maka perjuangan seorang rasul tersebut sungguh sangat berat. Perjuangan tersebut sungguh-sungguh sangat berat, hingga kadang kala pertempuran tidak bisa dihindari, maka kadang kala pertumpahan darah juga terjadi. Kadang kala yang lebih menyedihkan seorang pembawa risalah dari Tuhan tersebut dinamakan atau disebut atau digelar sebagai ORANG GILA dan dikucilkan dari masyarakat mereka saat itu dan itulah gambaran yang sangat berat tugas yang harus dipertanggungkan kepada pemberi mandat yaitu TUHAN MAHA KUASA. Tapi tugas berat itu telah diakhiri dan telah di-DECLARE oleh seorang Muhammad yaitu Rasulullah Muhammad SAW dengan mengatakan beliau Muhammad SAW adalah Khataman Nabiyin dan La Nabiyin Bakdahu (Muhammad SAW). Dengan adanya statement tersebut oleh seorang nabi Allah, maka perjuangan yang berat yang pernah dilaksanakan oleh para rasulullah itu tidak akan pernah terjadi lagi. Tapi sebagai kesinambunganya adalah kita harus menjaga dan menjamin sesuai dengan turunnya wahyu Allah yaitu Al Yaum Akmaltu (Hari ini telah disempurnakan, arti disempurnakan, memang Islam itu ajaranya secara ESTAFET diturunkan sejak Adam AS hingga Muhammad SAW yang disesuaikan dengan situasi zaman ummat pada saat itu, maka pada kerasulan Muhammad SAW, maka pada saat itu Islam disempurnakan). Sekarang ummat Islam diwajibkan untuk menjaga ajaran Islam yang DAMAI secara DAMAI, dan jangan sampai dan bisa menimbulkan KEKERASAN apalagi yang berkonotasi haluan kiri namanya sangat populer yaitu TERORIS. Iqra’ Iqra’ dan Iqra’ sehingga maksud Alqur’an diturunkan via Muhammad SAW akan terdapat jawabanya disana. Salam cool selalu dari Qatar , Insya Allah bersambung yaitu Tuhan Maha Kuasa tidak memerlukan TERORIS dalam melanggengkan Isalm Di Bumi Allah. Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
