ini sekedar ingatan saja bhw garis taqdir kehancuran atas mereka yg belum sampai. Allah SWT maha besar, maha sabar & maha berencana. kalo sdh saatnya dipermalukan dgn sangat malu, dan dihancurkan dgn sangat terhina, gak ada lagi yg bisa menolong mereka. andai sdh waktu shg jiwa para harb ini diujung kelingking ummat Islam, apakah menghabisi atw memaafan sbgmn terjadi futhuh Mekkah?
tapi mungkin lbh baik tangan ummat Islam tidak perlu berlumur darah utk itu, biar para duta dari zabaniyah saja yg mengeksekusi. spt halnya makhluq Ababil, dari mana mereka datang lalu kemana mereka pergi stlhnya, tak penting utk diketahui kecuali petaka itu cukup menghinakan mereka. Wallahu 'alam ... yg perlu dicamkan, dilarangnya ummat Islam itu berkasih sayang pd kaum harb. ini rujukannya .. a'udzubillahi min asyaithaani rajiim, Hai orang-orang yang beriman, JANGANLAH kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka, karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus. (Mumtahanah:1) --- kalo ada member berbuat spt muslim, sok-sok alim, berupaya meleram kemarahan thd kaum harb, yg dituduhnya kurang pinter memahami Islam spt persepsi dirinya, ssorg ini tidak menyadari dirinya diawasi Allah SWT atas kepalsuan sikapnya. lama di middle east, fasih ber-arab ... Allah SWT lebih tahu untuk apa peran dirinya dihidupkan. Fir'aun pun sengaja Dihidupkan utk di-neraka-kan. mudah2an kawans Muslim yg hanif, yg shalatnya terjaga/belum terjaga, tidak mudah terhasut tulisannya. salam, Fahru ________________________________ From: Saidi <[email protected]> To: [is-lam] <[email protected]> Sent: Thu, March 18, 2010 2:59:10 PM Subject: [Is-lam] Fw: “Amerika Kembali Membantai Warga Sipil Di Waziristan: Tidak Cukupkah Pembantaian demi Pembantaian Ini Menjadi Alasan Untuk Menolak Pemimpin Negara Penjajah Amerika “ The Real Terorist “ ? ada tanggapan ???? ----- Original Message ----- From: DR Kurniawan Sent: Thursday, March 18, 2010 12:36 PM Subject: “Amerika Kembali Membantai Warga Sipil Di Waziristan: Tidak Cukupkah Pembantaian demi Pembantaian Ini Menjadi Alasan Untuk Menolak Pemimpin Negara Penjajah Amerika “ The Real Terorist “ ? “Amerika Kembali Membantai Warga Sipil Di Waziristan: Tidak Cukupkah Pembantaian demi Pembantaian Ini Menjadi Alasan Untuk Menolak Pemimpin Negara Penjajah Amerika “ The Real Terorist “ ? Koresponden Aljazeera di Islamabad mengutip dari sumber keamanan yang mengatakan bahwa enam orang meninggal dalam pengeboman yang diyakini dilancarkan oleh pesawat AS terhadap wilayah kesukuan di utara Waziristan, di Pakistan. Sumber tersebut menjelaskan bahwa dua orang meninggal setelah sebuah rudal ditembakkan dari sebuah pesawat tak berawak pada sebuah mobil di distrik Datta Khel di utara wilayah itu. Penembakan itu dilakukan beberapa jam setelah pembantaian atas empat orang lainnya akibat tembakan lima rudal dari pesawat tak berawak di kompleks perumahan, dan sebuah mobil di dekat pusat kota Miranshah di wilayah tersebut. Dengan demikian, di wilayah itu telah terjadi tiga serangan oleh pesawat tak berawak dalam waktu kurang dari dua puluh empat jam yang mengakibatkan 16 orang tidak berdosa meninggal. Sementara di wilayah Badabirah dekat Peshawar, enam tentara dan petugas keamanan tewas dalam sebuah serangan yang dilancarkan oleh kelompok bersenjata tak dikenal di sebuah pos pemeriksaan gabungan tentara dan polisi. Dalam hal lebih dari 830 orang meninggal di Pakistan akibat dari sekitar 90 operasi pemboman oleh Amerika sejak Agustus 2008. Washington mengatakan dalam serangan ini telah meninggal tokoh utama dalam pergerakan Taliban dan al-Qaeda, tetapi serangan seperti ini justru memicu kekesalan Pakistan yang menjadi sekutu AS, sehingga semakin meningkatkan sentimen anti-Amerika. Pemerintah Pakistan ingin Amerika melengkapi Pakistan dengan teknologi pesawat tak berawak, dimana dengannya diharapkan militer Pakistan dapat melancarkan serangan sendiri terhadap kelompok milisi bersenjata. (aljazeera.net, 17/3/2010) Daftar Beberapa korban Sipil Panglima Perang Obama Desember 2009 13 warga sipil tewas provinsi Lagham terbunuh dalam serangan oleh NATO. November 2009 Empat orang warga sipil meninggal akibat serangan rudal yang dilakukan oleh pesawat mata-mata tak berawak milik Amerika. Serangan yang terjadi di daerah Newark itu juga melukai empat orang lainnya. September 2009 Pada 4/9 lebih dari seratus orang, sebagian besar warga sipil, dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya terluka setelah pesawat-pesawat tempur pimpinan AS menyerang tanker bahan bakar di wilayah utara Afghanistan. Agustus 2009 Enam orang tewas dalam serangan pesawat tanpa awak milik AS di wilayah Suku Waziristan selatan di Pakistan barat-laut, yang berbatasan dengan Afghanistan, pesawat tanpa awak itu menembakkan dua rudal ke satu rumah di Desa Kani Kuram di Waziristan selatan, menewaskan enam orang dan melukai sembilan orang lagi, sementara stasiun TV Geo News menyatakan serangan tersebut telah menewaskan delapan orang. Serangan udara juga dilancarkan pasukan Barat di Afghanistan Selatan menewaskan lima petani. Para petani tersebut tengah memuat hasil panen mereka, mentimun, ke dalam sebuah taksi. Mei 2009 Sedikitnya 97 warga sipil tewas, kebanyakan anak-anak. Menurut Komisi Hak Asasi Independen Afghanistan, AIHRC, seperti dilansir situs straittimes, Rabu (27/5/2009), peristiwa penembakan terjadi pada 4-5 Mei lalu yang terjadi di barat daya Provinsi Farah. Pemerintah Afghanistan menyebutkan, sekitar 140 warga sipil tewas. Januari 2009 Ketika terjadi agresi Israel ke Gaza (yang berakhir pada Januari 2009) Obama tidak memberikan reaksi apa-apa. Padahal ada lebih 1.300 orang meninggal dunia dalam hitungan hari. Obama malah berkata: “Amerika berpegang teguh pada keamanan Israel. Dan kita akan terus mendukung hak Israel untuk mempertahankan diri melawan ancaman yang sah.” Inikah yang disebut mutual respect? Januari 2010 Senin (22/2/2010), mengemukakan, sebuah serangan udara NATO di selatan Afganistan telah menewaskan 21 penduduk sipil Maret 2010 Koresponden Aljazeera di Islamabad mengutip dari sumber keamanan yang mengatakan bahwa enam orang meninggal dalam pengeboman yang diyakini dilancarkan oleh pesawat AS terhadap wilayah kesukuan di utara Waziristan, di Pakistan.Sumber tersebut menjelaskan bahwa dua orang meninggal setelah sebuah rudal ditembakkan dari sebuah pesawat tak berawak pada sebuah mobil di distrik Datta Khel di utara wilayah itu.Penembakan itu dilakukan beberapa jam setelah pembantaian atas empat orang lainnya akibat tembakan lima rudal dari pesawat tak berawak di kompleks perumahan, dan sebuah mobil di dekat pusat kota Miranshah di wilayah tersebut.Dengan demikian, di wilayah itu telah terjadi tiga serangan oleh pesawat tak berawak dalam waktu kurang dari dua puluh empat jam yang mengakibatkan 16 orang tidak berdosa meninggal.
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
