Ada sangat banyak hikmah di berbagai agama, terutama yang shahih yaitu Islam. Kebijaksanaan ini yang sering tidak bisa disadari manusia karena keterbatasan fisik & mentalnya, dan baru bisa disadari setelah ada berbagai kejadian.
Contoh; pada saat ini populasi Eropa cenderung mengarah ke atheisme, dengan berbagai konsekuensinya, termasuk keengganan untuk memiliki keturunan. Akibatnya, jumlah populasi asli Eropa saat ini sedang menurun drastis. Diperkirakan dalam waktu beberapa dekade lagi maka penduduk asli Eropa di berbagai tempat akan punah (!) Kebalikannya adalah para pendatang Muslim, saat ini populasinya terus meningkat. Dalam waktu beberapa dekade, diperkirakan umat Muslim akan menjadi mayoritas di berbagai lokasi di Eropa. Ini baru satu contoh saja. Masih ada sangat banyak hikmah lainnya dalam agama Islam, yang akan bisa ditemukan oleh mereka yang mau berpikir dan merenung dengan rendah hati, tanpa rasa sombong di hatinya. Salam, HS On 3/23/10, Hendro <[email protected]> wrote: > Mengapa Harus Beragama ? > > Ada orang yang sudah bosan beragama,baginya agama adalah warisan masa > silam di samping itu agama tidak lagi mampu memberikan solusi atas segala > permasalahan yang menimpa manusia saat ini.mengapa harus beragama ? dengan > kemajuan dan kepintarannya manusia modern tidak lagi membutuhkan agama ? > Ada lagi orang yang ”bercerai” dengan agama karena kecewa dengan > pemuka-pemuka agama.bagi kalangan ini para pemuka agama telah menjadikan > agama hanya sebagai ” kedok” untuk meraih keuntungan pribadi dengan > menumpuk-numpuk harta. > > Seharusnya pemuka agama dapat memberikan pencerahan spritual bukan > menampakan bopeng dan kudis melalui prilaku-prilaku tidak senonoh.Mereka > pemuka agama yang terlihat begitu berwibawa dengan pakain kebesarannya tidak > lebih hanyalah para ” dracula” penghisap darah-darah perawan. > > Pemuka agama yang dalam khutbah-khutbahnya selalu mengajak kepada kebersihan > ruhani ternyata tidak lebih dari seorang monster yang merah matanya ketika > melihat perempuan-perempuan ayu berpakaian surga. > > Dengan memikul rasa kecewa yang dalam akhirnya mereka memutuskan untuk ” > bercerai” dari agama.pertanyaanya setelah mereka berpisah dari agama,apakah > mereka bahagia ? > > Sahabatku andaipun yang anda rasakan dan lihat itu benar adanya,anda telah > melangkah dan telah memilih karenanya jangan seperti anak > kecil,merengek-rengek minta orang lain memperhatikan anda.semoga anda > konsisten dengan pilihan anda.silahkan saja tidak beragama,toh yang > menentukan nasib anda bukan orang lain,tapi anda sendiri. > > Tidak ada paksaan dalam beragama,anda mau kafir atawa atheis itu adalah hak > anda.tapi ingat jangan sekali-kali anda menuntut kepada para pemeluk agama > seandainya nanti di hari akhir anda di bakar di neraka.jangan mencoba untuk > meyalahkan para pemeluk agama yang selalu mengajak anda kembali kepada > agama,tugas mereka hanya sekedar mengajak,ketika ajakan itu anda tolak maka > terlepaslah kewajiban para pemeluk agama. > > Silahkan saja anda mau bermaksiat sampai muntah,tapi ingat jangan salahkan > siapa-siapa jika nanti hidup anda akan menjadi bermasalah atau anda mau > berzina silahkan saja,tidak ada yang melarang anda,tapi ingat semua > perbuatan dosa itu tidak akan membuat anda hidup bahagia. > > Melarang dan menyuruh adalah sesuatu yang sangat tidak di sukai oleh para > ahli maksiat,dengan argumen,siapa lho,ngelarang-ngelarang gue,saudara > bukan,orang tua bukan,sono pergi,biarin gue tenggelam dalam lautan > dosa,entar juga yang nanggung gue sendiri kok. > > Kita semua sudah dewasa dan mengerti akan resiko-resiko yang kita > perbuat.sekali lagi jika anda memutuskan untuk ”bercerai” dari > agama,silahkan saja,toh anda sudah dewasa.tapi ingat jangan menuntut para > pemeluk agama jika hidup anda ” nyungsep”. > > http://filsafat.kompasiana.com/2010/03/23/mengapa-harus-beragama/ > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
