Selasa, 23/03/2010 21:44 WIB
Muktamar NU
Said Aqil: Terorisme Bertentangan dengan Ajaran Islam
M. Rizal Maslan - detikNews

Jakarta - Calon ketua umum PBNU Said Aqil Siradj menilai terorisme
bertentangan dengan ajaran Islam. Karena itu, jika dia terpilih menjadi
ketua umum PBNU, bersama Muhammadiyah, NU akan berupaya melakukan pendekatan
agar tidak ada lagi aksi-aksi teror yang didasarkan atas nama agama.

"Saya sering dan sudah melakukan dialog dengan Ketua Umum PP MUhammadiyah,
Din Syamsuddin bahwa teroris bertentangan dengan ajaran Islam. Dalam ayat Al
Qur'an sendiri disebutkan, 'Apakah kamu (Muhammad) akan memaksakan orang
menjadi seorang mukmin semua?' Nabi SAW menjawab tidak," kata Said kepada
wartawan di arena Muktamar di Makassar, Selasa (23/3/2010). 

Menurut Said, hingga kini belum ada warga nahdliyin (NU) yang terlibat aksi
terorisme di Indonesia. "Secara kongkret selama ini NU bisa mengendalikan.
Warga NU itu ada 60 juta, tidak ada satupun warga NU yang terlibat teroris.
Seperti penangkapan di Lamongan dan tempat lainnya, itu bukan warga NU,"
paparnya.

Dalam kesempatan ini, Said juga mengimbau agar tidak ada kelompok-kelompok
tertentu yang berupaya mengubah Indonesia menjadi negara agama. NU akan
mengawal Indonesia tetap sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
(zal/yid) 
 
Alkhori M
Al-Dhakhira Area, Villa No. 2
Doha, State of Qatar
 
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke