Lha, memang kalo bicara tentang Agamanya para Nabi iya memang bersumber dari sumber yang sama. Itu sih memang harus kita akui kebenarannya. Semua Nabi menyeru kepada Jalan Allah SWT, semua Nabi menyeru untuk mengesakan Allah SWT.
Dan pada akhirnya Allah menetapkan, semua ajaran dari-Nya disempurnakan oleh Allah di masa kenabian Muhammad Rasulullah SAW, sekaligus menutup masa-masa kenabian dan kerasulan. Tidak ada Nabi dan Rasul setelah Nabi Muhammad Rasulullah SAW. Nah sekarang, pertanyaannya adalah... Kalau sekarang ada orang yang meyakini Agama Nabi Musa AS tetapi tidak mau mengakui Agama Nabi Muhammad SAW, atau meyakini Agama Nabi Daud AS tetapi tidak mau mengakui Agama Nabi Muhammad SAW, atau meyakini Nabi Isa AS tetapi juga tidak mau mengakui Agama Nabi Muhammad SAW, sementara semuanya telah disempurnakan oleh Allah (pencipta Agama-Agama yang mereka yakini) kedalam Agama Nabi Muhammad SAW, yaitu Islam. Apakah keyakinan mereka tersebut tidak keliru...? Ingat, saat ini kita hidup tidak pada masa kenabian. Masa kenabian sudah ribuan tahun lamanya dari masa kita saat ini. Masa kenabian sudah ditutup oleh Allah pada masa kenabian Muhammad SAW. ----- Original Message ----- From: Alkhori M To: [email protected] Sent: Tuesday, March 23, 2010 9:49 PM Subject: [Is-lam] Tuhan Mengatakan Agama Sama, Tapi Manusia Membantah Agama Berbeda, Maka Timbul Mala Petaka Tuhan Mengatakan Agama Sama, Tapi Manusia Membantah Agama Berbeda, Maka Timbul Mala Petaka Di Al-Qur'an sangat jelas dinyatakan bahwa sejak Adam AS hingga Muhammad SAW agama yang diturunkan adalah AGAMA YANG SAMA, hingga pada Khataman Nabiyin dijelaskan lagi bahwa Al-Yaum Ak-Maltu artinya HARI INI Tuhan berkata SAYA SEMPURNAKAN AGAMA-mu. Tapi sayangnya, entah kenapa, manusia membantahnya dan berkata AGAMA BERBEDA. Akibatnya rasakan SENDIRI, itulah akibat ke-SOMBONG-an manusia. Ingat SOMBONG adalah berhaviour IBLIS dan itu telah dibuktikan oleh Tuhan ketika penciptaan Adam. Karena ke-SOMBONG-an IBLIS maka beliau di-USIR dari SURGA. LOGIKA SEDERHANA AGAMA ITU SAMA (ini dipending dulu, biarlah mengambang DOELOE). Logika SEDERHANA yang bermuara akibat AGAMA BERBEDA (Padahal Tuhan sangat jelas mengatakan AGAMA SAMA, dalam kontek Khataman Nabiyin). Berapa dahsyat akibta perang SALIB, mereka saling bunuh karena mereka berbeda AGAMA. Karena berbeda AGAMA, maka akan terlihat FAKTA yaitu sbb: Kelompok AGAMA A, akan mengatakan merekalah AGAMA yang paling benar disisi Tuhan Mereka. Kelompok AGAMA B, akan mengatakan merekalah AGAMA yang paling benar disisi Tuhan Mereka. Kelompok AGAMA C, akan mengatakan merekalah AGAMA yang paling benar disisi Tuhan Mereka. Kelompok AGAMA D, akan mengatakan merekalah AGAMA yang paling benar disisi Tuhan Mereka. Kelompok AGAMA E, akan mengatakan merekalah AGAMA yang paling benar disisi Tuhan Mereka. Lantas timbul pertanyaan, siapakah yang paling benar, bisa terdapat probalitas sbb: Semuanya bisa BENAR SEMUANYA, atau Semuanya bisa PALING BENAR SEMUANYA dan itu akan terbukti nanti dihari KEBANGKITAN, tidak percaya? mari kita sama-sama tunggu nanti di Yaumil Akhir. Tapi sebaliknya kalau manusia percaya sama Al-Qur'an dan percaya AGAMA SAMA, insya Allah, janji tuhan itu adalah PASTI, makanya yang perlu dilakukan adalah KALIBRASI & PURIFIKASI AJARAN AGAMA sesuai dengan konteks Khataman Nabiyin. Salam cool selalu dari Qatar. Jangan confused IQRA' dan IQRA' Lagi Al-Qur'an dan jangan CHILDISH. Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar ------------------------------------------------------------------------------ _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
