pukulan telak buat JIL

----- Original Message ----- 
From: DR Kurniawan 
Sent: Wednesday, March 24, 2010 2:20 PM
Subject: Aktivis JIL Tak Bisa “Nyalon” Ketua PBNU


Aktivis JIL Tak Bisa “Nyalon” Ketua PBNU
Makassar - Tokoh yang terlibat Jaringan Islam Liberal (JIL) dipastikan tidak 
bisa maju sebagai calon ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Rapat pembahasan dan penetapan tata tertib dan acara muktamar Muktamar NU ke-32 
di Makassar, Selasa, memutuskan salah satu syarat ketua umum adalah tidak 
terlibat JIL.

Persyaratan berikutnya antara lain tidak terlibat organisasi yang ajarannya 
bertentangan dengan NU, pernah menjadi pengurus NU atau badan otonom setidaknya 
empat tahun, dan tidak sedang menjabat pengurus harian partai politik.

Sebelumnya dalam draft tata tertib, untuk syarat calon ketua umum tidak 
mencantumkan soal JIL dan organisasi yang dinilai bertentangan dengan NU.

Namun atas usul dari peserta rapat dan disetujui seluruh peserta rapat, KH 
Hafidz Utsman selaku pimpinan sidang pun mengetok palu mengesahkan persyaratan 
itu.

“Nanti syarat tambahan itu akan disebutkan secara eksplisit dalam tata tertib,” 
kata Kiai Hafidz usai rapat.

Ulil Absar Abdalla, salah seorang tokoh JIL yang mengajukan diri sebagai calon 
ketua umum ketika dimintai komentarnya menyatakan belum yakin persyaratan itu 
sudah disahkan.

“Biasanya tata tertib pemilihan dibahas dan diputuskan satu hari sebelum 
pemilihan. Mungkin itu baru menampung usulan saja,” katanya.

Sebaliknya, persyaratan calon itu memberikan peluang kepada Slamet Effendy 
Yusuf untuk mengikuti perebutan jabatan ketua umum PBNU.

Sebelumnya Slamet pernah mengeluhkan draft persyaratan calon ketua umum yang 
membatasi calon hanya boleh bagi mereka yang pernah menjadi pengurus NU di 
tingkat pengurus besar dan pengurus wilayah tanpa mencantumkan badan otonom. 
(ANTARA, 23/3/2010)
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke