Iya Mas, barangkali ini disebabkan kebanyakan manusia lebih mendahulukan tabligh ketimbang sidiq, ammanah dan fathanah. Padahal dlm cerita sejarah Rasulullah SAW tdklah berpola urut demikian. Jika dalam setiap turunnya ayat ada getar kuat di dada Sang Rasul menerimanya sebagai suatu pesan kebenaran, lantas reaksi seperti apakah yg termunculkan oleh manusia2 kebanyakan saat sebuah ayat jatuh secara telak tak dapat ditolak melalui peristiwa banjir misalnya? Mengapa lantas solusi yg muncul adalah sebatas menghukumi tingkah laku membuang sampah rumahan, atau menyalahkan curah hujan, atau konstruksi rumah yg tdk tahan banjir? Tidak adakah diantara manusia2 cerdas yg begitu legowo meyakinkan dirinya bhw ini semua disebabkan oleh rakusnya manusia serta ketidakpeduliannya terhadap alam sekitar? Ayat yg turun di bumi lumpur Sidoarjo adalah bukti didada mereka2 yg memahami bhw kerakusan manusia telah menutup segala nalar lurus, bahkan dgn piawai nalar-nalar yg telah bengkok menuding alam sebagai pembawa bencana. Lho kenapa kog bisa begitu? Katanya segala sesuatu sudah terciptakan secara seimbang, sempurna, akan tetapi kembali lagi nalar bengkok bersikukuh bahkan malah ajak-ajak via media dan kekuasaan utk berjamaah menuding alam sebagai biang kerok kerusakan. Tambang Freeport bagi nalar bengkok adalah kesalahan alam makanya harus dikeruk habis, begitu pula dengan hutan-hutan di beberapa wilayah tanah air. Apakah memang harus beginikah etika manusia terhadap Sang Pencipta Alam?
Sekarang kalo diamati baik-baik, dimanakah letak nalar islami, bagaimana islam menjawab permasalahan daily dan universal, sudahkah islam benar-benar ter-af’al-keun. Seorang yg shalih kemana-mana tak kan biarkan lepaskan pandangannya dari Tuhannya. Segala apa yg terprodusir dari tingkahlakunya adlah refleksi dari kedekatannya terhadap Tuhannya, dan otomatis akan selalu mawas terhadap gerak serta lintasan hati serta pikirannya. Jangankan mengusik manusia lain, melihat tetangganya kelaparanpun tak kan bisa tenang hidup, tak kan dibiarkan tanaman mati kekeringan, tak kan dibiarkan hewan mati kelaparan. Jika benar rahman dan rahiimNYA meliputi segala ciptaan, lantas kenapa pula yg dijuluki sang khalifah (wakil) ini sedemikian merasa keberatan? Sebuah permasalahan abadi bagi setiap manusia utk dijawab. Dan aku pun begitu… From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Agus Safudi Sent: Wednesday, March 24, 2010 3:34 AM To: [email protected] Subject: [Is-lam] Bls: Bls: Sebagai Manusia Maka AGAMA BERBEDA, Tapi Tuhan Sendiri Melalui Al-Qur'an AGAMA SAMA lha ya itu Mas Gede,..terkadanag kita nih sibuk pengen dakwah bil lisan,..sementara diri ini blom mumpuni untuk ini,..tapi memang bukan brarti gak boleh,..memang sih ada hadits nya "katakanlah walau satu ayat",..cuma ya harus jeli liat situasi dan bisa ngukur diri jangan maen hantem keluarin hadits tanmpa tengok kanan kiri,..begitu bang Al-Khori,....kalo fastabikul khoirot lebih utama dalam hal dakwah bil hal untuk orang tertentu,..knapa harus ambil jalan sulit akhirnya terjepit dan bingung unntuk menentukan apakah pake piyama itu pantas pergi ke pesta?(hehehe)..tidak adakah cara-cara yang simpatik dan lebih menarik sehingga orang menjadi tertarik?...bahwa dalam jarak 0 km dari sumber sebuah daya listrik memiliki tegangan 220V,..lha kalo sudah 100km dan kabel nya kurang bagus mungkin hanya diterima 180V,.maaf.setiap muslim sudah YAKIN bahwa yang namanya kotoran kerbau itu bau dan menjijikkan tanpa harus memegangnya,..bahwa api itu panas tanpa harus tangan merasakan terbakar dulu untuk membuktikannya..jadi kalo sudah YAKIN ya gak perlu diutak-atik kalo menurut saya sih,..kalo suatu saat IMAN ini sedang turun ya banyak2 zikir aja lah,.bahwa ISLAM adalah jalan tengah menurut saya memang bgt(krn ada dalilnya),..tapi bukan berarti smua yang datang ditelan mentah2,..lha kan ada istilah teliti sebelum membeli,.. Bahwa asal muasal agama samawat adalah sama ya jelas,.karena memang sumber nya dan yang mengutus para nabi ya itu2 juga Dialah Tuhan yang bernama Allah, cuma kan para pembawa pesan langsung dari Allah itu sekarang sudah pada tidak ada,..sehingga terjadinya pembiasan dalam sebuah keyakinan adalah sebuah keniscayaan,..maaf bukan maksud pribadi dan keluar dari konsepsi,..bila suatu saat terjadi anak kita keluar dari Islam dan memeluk agama diluar Islam apa kita gak seperti kaya kebakaran jenggot(bagi yg punya jenggot,..hehe..), bahwa diluar Islam ada nilai-nilai kebenaran tertentu, ada nilai-nilai kasih,..itu memang tidak bisa dipungkiri bang Al-Khori,..tapi apakah cukup hal tersebut untuk dengan berani kita mengatakan bahwa AGAMA yang ada SEKARANG adalah SAMA???,..maaf,..kalo saya habis buang air kecil tidak saya cuci kemudian menggauli istri,..maka saya khawatir sari-sari yang masuk ke rahim istri menjadi tidak suci,..bukan itu saja ketika kita akan sholat pun mungkin masih membawa najis badan ini,..itulah perintah masuk secara kaffah itu selain menyeluruh juga saling kait mengait antara satu hal dengan hal-hal lainnya,..integrasi,..begitu bang Khori,..jadi saya kira semua muslim juga sudah tau pernyataan bahwa Islam itu berBEDA dengan bukan Islam bukan karena takut kehilangan akan kebanggaan terhadap Islam itu sendiri,..tapi meyakini apa yang dikatakan oleh-Nya,.dan mengamalkan nya dalam amalan-amalan yang diperintahkan oleh-Nya,..barulah nanti akan diketahui hakikat sebenarnya kenapa itu berBEDA. dan saya kira Tuhan tidak pernah mengatakan bahwa AGAMA YANG ADA SEKARANG SAMA,..hati2 ah... Salam. _____ Dari: Dewa Gede Permana <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sel, 23 Maret, 2010 03:45:00 Judul: Re: [Is-lam] Bls: Sebagai Manusia Maka AGAMA BERBEDA, Tapi Tuhan Sendiri Melalui Al-Qur'an AGAMA SAMA 5 jempol buat sampeyan. Daripada cape njawab pake teori muluk tapi blom merasakan bukti, mendingan cape nglakoni tapi keluar keringet… sehat bo. JJ Kan kalo sudah pada nglakoni akan tahu sendiri mana yg benar dan mana yg tidak, dan itu pula gunanya akal, bagian dari diri yg bisa membedakan gelap dan terang. Ketika Tuhan “menantang” setiap manusia tentang kebenaran yg Haq atas DiriNYA maka pada saat itulah si manusia wajib menjawab dengan melakukan pembuktian-pembuktian yg diisyaratkan sesuai qadar yg telah ditetapkan masing-masing olehNYA. Inilah proses perjalanan diri, dimana setiap manusia adalah pejalan yg pada akhirnya tunduk meng”iya”kan yg HAQ, meskipun disepanjang perjalanan tsb terdapat liku-liku curam dan terjal sebagai penguat bagi orang yg kuat, dan sebagai pelemah bagi orang yg lemah. Jadi utk pertanyaan : “mana yg benar/lebih benar?”, nurut saya yg bloon ini, adalah pertanyaan yg selalu diajukan Allah swt kepada manusia, dan bukan pertanyaan manusia yg ditujukan kepada manusia lain. Kalaupun ada manusia tertentu yg serius memaksakan diri menanyakan hal seperti itu maka sy jadi mikir “emangnya selama ini ngapain azzaaa… kog keliatannya sibuk betul sampe ga sempat kenali yg EMPUnya pertanyaan ?”… J From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Agus Safudi Sent: Tuesday, March 23, 2010 9:53 AM To: [email protected] Subject: [Is-lam] Bls: Sebagai Manusia Maka AGAMA BERBEDA, Tapi Tuhan Sendiri Melalui Al-Qur'an AGAMA SAMA berbeda dalam hal sudut pandang, persepsi, batasan, sistem nilai yg dianut,..dll yg berasal/bersumber intrinsik,...sama dalam hal asal usul dan sumber,.. saya kira yang lebih benar adalah yang tidak menanyakan mana yang benar,...salam. _____ Dari: Dewa Gede Permana <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Sen, 22 Maret, 2010 07:41:47 Judul: Re: [Is-lam] Sebagai Manusia Maka AGAMA BERBEDA, Tapi Tuhan Sendiri Melalui Al-Qur'an AGAMA SAMA Kalo kata pak Susno, yg LEBIH BENAR itu ya “Soesno Doeadji”. From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Alkhori M Sent: Monday, March 22, 2010 10:25 PM To: [email protected] Subject: [Is-lam] Sebagai Manusia Maka AGAMA BERBEDA, Tapi Tuhan Sendiri Melalui Al-Qur'an AGAMA SAMA Sebagai Manusia Maka AGAMA BERBEDA, Tapi Tuhan Sendiri Melalui Al-Qur'an AGAMA SAMA Kalau sebagai Manusia, kita bisa melihat sekarang ini memang FAKTA yang ada AGAMA BERBEDA. Tapi kalau mau sedikit saja manusia mau lebih RAJIN dan sedikit saja manusia mau ber-IQRA’ maka akan diketahui bahwa Tuhan mengatakan bahwa AGAMA ITU SAMA dan itu sangat jelas dapat dilihat melalui wahyu tuhan di Al-Qur’an bahwa Tuhan mengatakan sejak nabi Adam SAW hingga nabi Muhammad SAW yang notabene adalah juga Khataman Nabiyin AGAMA ITU SAMA. Hingga akhirnya pada kenabian Muhammad SAW yang juga sebagai Khataman Nabiyin Islam itu disempurnakan. Jadi kesimpulanya adalah AGAMA YANG ADA SEKARANG ADALAH SAMA, sekarang timbul pertanyaan, manakah yang LEBIH BENAR diantara AGAMA-AGAMA YANG SAMA TERSEBUT? Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar _____ Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. <http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/trueswitch/mailtagline/*http:/id.messenger.yahoo.com/invite/> Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! _____ Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman <http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/trueswitch/mailtagline/*http:/id.messenger.yahoo.com/invite/> Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
