Hehehe.. sy sebenernya memang masih penasaran dgn tujuan dasar kenapa ada
pembanding2an, penggolongan, pengelompokan, dll nya Mas. Sudah pada mahfum
memang bhw diadakannya perbedaan2 adlh utk tujuan "saling mengenal". Artinya
secara default bhw perbedaan2 itu sudah pasti ada, entah ditingkat kelompok
ataupun ditingkat individual. Dan sy tdk penasaran dgn ini.

Akan tetapi dlm contoh kasus misalnya ada 2 orang anak dlm keluarga, si
bungsu laki2 dan si sulung perempuan.. Sudah pasti keduanya berbeda dlm
karakteristik personal, akan tetapi kenapa kemudian muncul istilah pembedaan
misalnya si bungsu disebut sbg "anak bapak", dan si sulung disebut sbg "anak
mama" dlm keluarga itu misalnya? Padahal kedua orangtuanya selama ini merasa
tdklah melakukan pembedaan perlakuan kepada kedua anaknya. Inilah analogi yg
sy pakai ketika melihat istilah samawi - nonsamawi. 

 

Dan kalau kemudian dikatakan bhw agama samawi adalah bukan hasil kebudayaan
maka reasoningnya bagaimana, krn agama tersebar dan larut dengan budaya. Dan
jika dikatakan agama langit (krn melalui mekanisme pewahyuan dari Tuhan),
lantas agama non-samawi itu apakah memang benar melalui kreasi pikiran
manusia? (kog hebat betul ada manusia yg dgn "daya dan upaya" nya sendiri
mampu berkreasi mbikin agama yah, emangnya waktu itu Tuhan lagi ngapain? kog
ini kesannya malah menyalahi sifat-sifat Tuhan itu sendiri yah). Itulah
penasaran dlm logika di kepala saya.

 

Btw, kalo gak salah di buku Antropologinya Prof. Dr. Koentjoroningrat, blio
mengkategorikan Agama (apapun) adalah sebagai "Kebudayaan"... naa gimana tuh
?... JJ

 

 

 

From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Saidi
Sent: Friday, March 26, 2010 3:31 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Is-lam] Tuhan Mengatakan AGAMA SAMA, Manusia Mengatakan AGAMA
BERBEDA

 

Kalo "Dewa Gede Permana" siapa yang mencetuskan nama itu mas ???  Saya gak
nanya "Dewa Gede Permana" artinya apa yah...  hehehe...  maaf mas DGP, just
intermesso.....  

----- Original Message ----- 

From: Dewa Gede Permana <mailto:[email protected]>  

To: [email protected] 

Sent: Friday, March 26, 2010 11:52 AM

Subject: Re: [Is-lam] Tuhan Mengatakan AGAMA SAMA,Manusia Mengatakan AGAMA
BERBEDA

 

Mas Alkhori, sebenarnya sy tdk menanyakan arti samawi atau non-samawi nya,
tetapi darimana awal pengklasifikasian ini bisa muncul.

Aristoteles pernah membuat pengklasifikasian tumbuh2an maka ada
pengelompokan berdasar family, ordo, class, species, dll. (ini dilakukan
berdasarkan fakta obyektif)

Dlm ilmu kimia juga ada tabel kimia yg mengklasifikasi unsur2 kimia
berdasarkan ciri2 tertentu. Saya lupa nama ahli yg membuat ini.. (ini juga
dilakukan berdasarkan fakta obyektif)

Nah kalo "Samawi-Nonsamawi" itu kira2 siapa yg mencetuskan istilah itu Mas?

 

Nuwun

 

From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Alkhori M
Sent: Friday, March 26, 2010 10:13 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [Is-lam] Tuhan Mengatakan AGAMA SAMA, Manusia Mengatakan AGAMA
BERBEDA

 

Mas DGP,

 

Agama Samawi adalah agama langit atau agama yang berasal dari langit. Dalam
al-qur'an terdapat perbedaan dari kedua misi Agama tsb. Agama Samawi adalah
untuk meluruskan agama "non Samawi" contohnya Musa AS meluruskan kaumnya
dari tekanan fir'aun dan Ibrahim AS meluruskan ajaran menyembah berhala.
Jadi refer lagi pada batasan yang tertulis dibawah. Agama Samawi bukanlah
kebudayaan, tapi non samawi adalah hasil kreasi manusia yaitu agama tercipta
karena budaya, sekali lagi lihat batasan dibawah ttg agama.

 

Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

  _____  

From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Dewa Gede
Permana
Sent: Thursday, March 25, 2010 6:23 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [Is-lam] Tuhan Mengatakan AGAMA SAMA,Manusia Mengatakan AGAMA
BERBEDA

Mas Alkhori, adanya klasifikasi agama hingga kemudian muncul istilah
"samawi" dan "non samawi" itu sebetulnya darimana asal mula ceritanya ya kog
sampai muncul klasifikasi semacam itu? Apakah memang Qur'an menyebutkan
klasifikasi demikian ataukah ini semata hasil interpretasi manusia saja?
Kalo di indo mungkin yg diakui negara memang 5 - 6 agama saja tetapi bukan
berarti hanya itu saja kan, bahkan total jumlah agama didunia akan sulit
dihitung jumlahnya jika manusia mampu menelisik agama-agama yg telah punah
di jaman prasejarah misalnya. Btw, katanya dijaman dulu di tanah jawa maupun
sunda banyak sekali agama2 lokal asli yg mungkin saat ini masih ada
pemeluknya meskipun mereka terpaksa ikut ter-nasionalisasi-kan.

Terimakasih atas penjelasannya..

 

From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Alkhori M
Sent: Thursday, March 25, 2010 8:43 PM
To: [email protected]; [email protected];
[email protected]; [email protected]
Subject: [Is-lam] Tuhan Mengatakan AGAMA SAMA, Manusia Mengatakan AGAMA
BERBEDA

 

Tuhan Mengatakan AGAMA SAMA, Manusia Mengatakan AGAMA BERBEDA

 

Pembahasan Judul adalah sbb:

Didalam al-Qur'an disebutkan bahwa sejak Adam AS hingga Muhammad SAW
diturunkan secara ESTAFET AGAMA YANG SAMA.

Didalam al-Qur'an juga disebutkan bahwa manusia menganggap AGAMA BERBEDA,
itupun juga terlihat hingga sekarang bahwa di NKRI saja terdapat 5 AGAMA.

Timbul pertanyaan mengapa manusia membantah Tuhan? Padahal jelas Athi'ul
Allah wa Athi'ul Rasul dan Samiknaa wa Athaknaa artinya Taat pada Allah dan
taat pada Rasul dan Kami Dengar Kami Laksanakan.

 

Muhammad SAW adalah Khataman Nabiyin artinya nabi Muhammad SAW adalah nabi
terakhir atau nabi penutup dan tidak ada lagi nabi diturunkan setelah
kenabian Muhammad. Implementasinya adalah sbb, pada sebuah buku ajaran AGAMA
ada pendapat mengatakan bahwa ada sekitar 300-an nabi yang notabene juga
rasul dan didalam Al-qur'an hanya disebutkan 25 nabi & rasul. Lagi pada
sebuah buku agama ada sekitar 1200-an nabi yang bukan rasul (tentu ada beda
antara nabi dan rasul) dan lagi hanya 25 nabi yang juga rasul yang
disebutkan dalam al-Qur'an.

 

BATASAN:

Agama adalah bukan kebudayaan, karena kebudayaan adalah hasil KREASI
Manusia.

 

Jadi setiap AGAMA SAMAWI yang nabinya atau kenabianya sebelum Muhammad SAW,
maka ulama berpendapat itu juga termasuk AGAMA YANG SAMA seperti judul
diatas.

 

Pesan MORAL, apakah kita termasuk orang yang mendengarkan perkataan Tuhan
yaitu AGAMA SAMA atau termasuk pada mereka-mereka yang mengatakan AGAMA
BERBEDA?

 

JANJI Tuhan itu PASTI dan SIKSA Tuhan itu sangat PEDIH. Samiknaa wa
Athaknaa. Salam cool selalu dari Qatar.

 

Alkhori M

Al-Dhakhira Area, Villa No. 2

Doha, State of Qatar

 

  _____  

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke