alkhori,
makin jelas saja kamu itu berdiri dimana. wong selera/fans-mu pd org2 yg nggak 
nggenah gitu. HN itu 'kan salah satu 
tokoh JIL yg segaris dgn NM, Luthfi & Ulil. pantes bicaramu nggak konsisten 
wong panutanmu begitu. tapi itu hidupmu, 
saya kira kalo seluruh jama'ah ISNET pengen kamu berubah lewat diskusi2 
konstruktif tapi kamu lari darinya, bisa jadi 
perubahan itu mustahil terjadi. 

bagi yg Muslim betulan, menyampaikan yg haq itu cuma kewajiban, tidak harus 
diterima.

jadi, 
selama ini diskusi dia berusaha dgn sengaja menggantung pembahasan dgn 
bersambung, berlanjut .. bahkan tak 
segan-segan katakan biar penasaran dulu, mungkin dia ini 'copy & paste' pd 
kelakuan penulis bernama HN itu. dia 
ceritakan bhw HN mengakui ada hal salah cetak dlm bukunya & itu dibiarkan 
tercetak, terbaca org2. mungkin yg 
dikejar adlh omsetnya. ketika byk komplain, dicetak yg baru, lalu org beli lagi 
--> omset lagi. 

teknik pembiaran org dlm greget itu objectifnya utk mendpt pengakuan. dan 
sekali keluarkan pernyataan, yg pasti 
org dengar, bunyinya biasanya semakin gila, semakin kontroversi --> semakin 
jadi perhatian --> lama-lama ditokohkan.
kalo sdh dpt predikat tokoh dibantu media2 --> mengalirlah byk uang. 

wallahu 'alam. saya cuma penyimak dr yg pernah ada saja ...
---

halo alkhori,
anda (alkhori) keberatan buat janji ... yah semacam GoA gitu (Gentlemen of 
Agreement)? bahwa anda akan 
bersedia diskusi secara 'cool', kondusif, fokus & sistematik di sini? kami tak 
ingin merubah pendirian anda, 
tapi kami ingin sekali belajar. paling tidak belajar berda'wah menghadapi org 
spt anda ini.



salam,
Fahru




________________________________
From: Alkhori M <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, March 26, 2010 11:56:10 PM
Subject: [Is-lam] Apakah TUHAN Seperti SUTRADARA Pada Sebuah MOVIE alias Film?


Apakah TUHAN Seperti SUTRADARA 
Pada Sebuah MOVIE alias Film?
 
Sewaktu 
masih di Indonesia, kalau alm. Harun Nasution akan memberikan ceramah, saya 
usahakan untuk hadir. Alhamdulillah banyak hal-hal menarik yang beliau 
sampaikan. Suatu saat seorang peserta nyelutuk, sambil memegang buku yang 
berjudul AKAL dan WAHYU yang mana buku tersebut adalah dikarang oleh beliau. 
Peserta tersebut berkata pada pak Harun, refered pada halaman ini, apakah ini 
tidak salah? Almarhum pada saat itu menjawab, memang itu salah, tapi penerbit 
karena buku tersebut karena buku laku manis terus saja dicetak tanpa mau 
di-edit 
dulu mana-mana yang masih salah. Itulah sekitar buku AKAL dan WAHYU buku 
karangan alm. Harun Nasution.
 
Pada buku 
itu ada memang kelompok yang menganggap HIDUP INI IBARAT SEBUAH FILM, 
YANG MANA SEMUANYA SUDAH DI-CASTING, walau diulang beberapa kali Film 
tersebut, ALUR CERITA SUDAH SESUAI DENGAN PENULIS SCRIPT DAN OLEH 
SUTRADARA TINGGAL DI-SHOOTING SESUAI ALUR CERITA. Tidak ada FREE WILL 
TITIK. Hidup ini terus mengalir IBARAT AIR sesuai gaya GRAFITASI. Apakah memang 
demikian dan apakah anda yakini dan 
percaya demikian, itu adalah hak ANDA, tapi yang jelas itulah yang diyakini 
oleh 
kelompok ini.
 
Tapi lain 
pula sebaliknya untuk kelompok kedua, kelompok ini masih menganggap TUHAN ITU 
ADIL DAN AKAN BERLAKU ADIL. Sedikit dipoles dengan CONTOH YANG MENYIMPANG SBB:
Kelompok 
pertama, jika bertanding bola atau soccer, pemenang telah ditentukan oleh 
Tuhan, 
ibarat sebuah Film, tentu alur cerita sudah ditentukan. tapi lain 
dengan,
Kelompok 
kedua, jika dalam pertandingan tersebut, mereka bermain baik dan memang mutu 
permainan lebih UNGGUL dari lawan, maka kemenangan AKAN 
JADI KENYATAAN.
 
Salam coll 
selalu dari Qatar.
 
Alkhori 
M
Al-Dhakhira Area, Villa No. 
2
Doha, State of 
Qatar


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke