Apakah TUHAN Seperti SUTRADARA Pada Sebuah MOVIE alias Film? lanjutan 2,
Ada kelompok orang ber-IMAN, mereka ini berkeyakinan apapun perbuatan manusia, apapun yang dilakukan manusia semuanya telah ditentukan TAQDIRNYA, kelompok ini semua kejadian kehidupan selalu diselimuti atau terbungkus dengan TAQDIR. Kelompok ini umumnya adalah kelompok AWAM, karena kemampuan mereka yang terbatas ini maka segala sesuatu telah di-TAQDIR-kan, memang dalam banyak hal ini memang sangat mudah untuk menyelesaikan masalah, tapi tentu saja tidak bisa menyelesaikan masalah manusia yang sangat kompleks tersebut. Jadi kelompok ini dinamakan kelompok Taqdir Allah, sebut saja demikian agar bisa membedakan dengan kelompok yang kedua. Kelompok yang kedua, mereka ini umumnya adalah terdiri dari mereka-mereka para ILMUWAN, mereka ini karena kelebihan daya pikir sering melontarkan kalimat kalimat atau kata-kata berikut "MENGAPA/ WHY/ LIMAZA??? Dan setelah itu diikuti pula dengan kalimat atau kata-kata "BAGAIMANA/ HOW/ KAIFA???. Mereka kelompok kedua ini disamping mempercayai Taqdir Allah tapi juga sangat meyakini Sunnah Tullah. Mereka-mereka inilah yang telah menjaga bumi Allah sebagaimana yang diamanahkan al-Qur'an untuk melanggengkan kehidupan yang sesuai Rahmatan Lil 'Alamin sesuai misi diturunkan nabi Muhammad SAW ke Bumi Allah ini. Supaya jangan confused akan dituliskan contoh sederhana misalnya sbb: Yusuf Kalla mantan wapres sekarang menjadi ketua PMI, beliau mengatakan bahwa STOCK DARAH akan ditingkatkan, beliau ke Jepang untuk membeli mesin pengolahan darah etc. etc. akan dilanjutkan. Salam cool selalu dari Qatar. Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar ========================================================= Apakah TUHAN Seperti SUTRADARA Pada Sebuah MOVIE alias Film? Sewaktu masih di Indonesia, kalau alm. Harun Nasution akan memberikan ceramah, saya usahakan untuk hadir. Alhamdulillah banyak hal-hal menarik yang beliau sampaikan. Suatu saat seorang peserta nyelutuk, sambil memegang buku yang berjudul AKAL dan WAHYU yang mana buku tersebut adalah dikarang oleh beliau. Peserta tersebut berkata pada pak Harun, refered pada halaman ini, apakah ini tidak salah? Almarhum pada saat itu menjawab, memang itu salah, tapi penerbit karena buku tersebut karena buku laku manis terus saja dicetak tanpa mau di-edit dulu mana-mana yang masih salah. Itulah sekitar buku AKAL dan WAHYU buku karangan alm. Harun Nasution. Pada buku itu ada memang kelompok yang menganggap HIDUP INI IBARAT SEBUAH FILM, YANG MANA SEMUANYA SUDAH DI-CASTING, walau diulang beberapa kali Film tersebut, ALUR CERITA SUDAH SESUAI DENGAN PENULIS SCRIPT DAN OLEH SUTRADARA TINGGAL DI-SHOOTING SESUAI ALUR CERITA. Tidak ada FREE WILL TITIK. Hidup ini terus mengalir IBARAT AIR sesuai gaya GRAFITASI. Apakah memang demikian dan apakah anda yakini dan percaya demikian, itu adalah hak ANDA, tapi yang jelas itulah yang diyakini oleh kelompok ini. Tapi lain pula sebaliknya untuk kelompok kedua, kelompok ini masih menganggap TUHAN ITU ADIL DAN AKAN BERLAKU ADIL. Sedikit dipoles dengan CONTOH YANG MENYIMPANG SBB: Kelompok pertama, jika bertanding bola atau soccer, pemenang telah ditentukan oleh Tuhan, ibarat sebuah Film, tentu alur cerita sudah ditentukan. tapi lain dengan, Kelompok kedua, jika dalam pertandingan tersebut, mereka bermain baik dan memang mutu permainan lebih UNGGUL dari lawan, maka kemenangan AKAN JADI KENYATAAN. Salam cool selalu dari Qatar. Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
