aa...aahhh....jangan dipraktekkan, tetangga saya awalnya suka seperti itu, 
sehingga saya dibuatnya tidak tahan karena baunya aduk-aduk dan terhembus ke 
mana-mana :)

tapi kalau ternyata memang besar manfaatnya, misalnya bisa untuk obat penyakit 
tertentu, atau mungkin untuk obat cacingan (buat cacing mabuk), ya 
sekali-sekali menyebar bau tak sedap boleh juga sih.....tapi yang jelas saya 
gak mau makan pete dan jengkol lho....gak tahan baunya, jadi buat saya halal 
tapi tidak baik :)




________________________________
From: Syarif Hidayat <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Fri, March 26, 2010 7:32:41 PM
Subject: Re: [Is-lam] 4.000 Bahan Kimia dan 400 Racun di Dalam Rokok

  
Hmmm, menarik untuk dipraktekan,...
----- Original Message ----- 
>From: AFR 
>To: [email protected] 
>Sent: Friday, March 26, 2010 9:16 
>AM
>Subject: Re: [Is-lam] 4.000 Bahan Kimia 
>  dan 400 Racun di Dalam Rokok
>
>
>dilawan dgn makan pete mas ... hehehehe
> 
> 
>FR
>
________________________________
 From: Rochim_Abd <[email protected]>
>To: [email protected]
>Sent: Thu, March 25, 2010 4:17:23 
>  PM
>Subject: Re: [Is-lam] 
>  4.000 Bahan Kimia dan 400 Racun di Dalam Rokok
>
>Akhi... kalo 
>  orang yang kecanduan makan jengkol gimana yah?
>Efek untuk orang terdekatnya 
>  terutama yang serumah, ada sisi negatifnya juga 
>loh, contohnya kamar mandi 
>  jadi bau jengkol.
>
>nb. cuma intermezo
>
>----- Original Message 
>  ----- 
>From: "A Nizami" <[email protected]>
>To: "Is-lam" 
>  <[email protected]>
>Sent: 
>  Thursday, March 25, 2010 1:01 PM
>Subject: [Is-lam] 4.000 Bahan Kimia dan 
>  400 Racun di Dalam Rokok
>
>
>>
>> Allah memerintahkan kita 
>  untuk memakan bukan hanya makanan yang halal, 
>> tapi juga yang baik dan 
>  tidak merusak kesehatan:
>>
>> “Dan makanlah makanan yang halal lagi 
>  baik dari apa yang Allah telah 
>> rezekikan kepadamu, dan bertakwalah 
>  kepada Allah yang kamu beriman 
>> kepada-Nya.” [Al Maa-idah 
>  88]
>>
>> Allah melarang kita untuk merusak diri/kesehatan kita dan 
>  juga orang lain:
>>
>> “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan 
>  Allah, dan janganlah kamu 
>> menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam 
>  kebinasaan, dan berbuat baiklah, 
>> karena sesungguhnya Allah menyukai 
>  orang-orang yang berbuat baik.” [Al 
>> Baqarah 195]
>>
>> 
>  Berbagai penelitian ternyata menemukan 4.000 bahan kimia di mana 400 di 
> 
>> antaranya beracun dan 40 di antaranya adalah karsinogen. Zat yang 
>  bisa 
>> menimbulkan penyakit Kanker!
>>
>> Di antaranya adalah 
>  Tar  yang merupakan bahan baku aspal, Nikotin yang 
>> membuat orang 
>  kecanduan rokok dan menimbulkan kanker paru-paru, dan Karbon 
>> 
>  monoksida yang sama dengan asap knalpot kendaraan bermotor yang dapat 
>> 
>  menimbulkan kematian.
>>
>> Orang yang sudah kecanduan rokok, sulit 
>  untuk berhenti meski mereka ingin 
>> coba menghentikan kebiasaan buruk 
>  mereka. Ibarat ganja dan narkoba, rokok 
>> menimbulkan kecanduan dan 
>  kenikmatan bagi pemakainya meski itu merusak 
>> kesehatan mereka. Orang 
>  yang sudah kecanduan tidak bisa berpikir lagi jika 
>> tidak 
>  merokok.
>>
>> Bahkan dalam angkutan umum pun mereka tidak malu 
>  untuk merokok meski 
>> mereka tahu itu mengganggu penumpang lainnya. 
>  Sudah kecanduan sih, begitu 
>> kata salah seorang dari mereka. Mereka 
>  tidak sadar asap rokok bisa 
>> membahayakan istri dan anak 
>  mereka.
>>
>> Sejak tahun 1970-an, konsumsi rokok di Amerika Serikat 
>  menurun drastis 
>> karena meningkatnya kesadaran akan 
>  kesehatan.
>>
>> Jumlah perokok yang semula mencapai 46 persen dari 
>  penduduk AS pada tahun 
>> 1950 turun menjadi 21 persen tahun 2004. 
>  Penurunan jumlah perokok itu juga 
>> diikuti jumlah penderita kanker 
>  paru sejak tahun 1960.
>>
>> Di AS dihabiskan US$ 100 milyar (Rp 930 
>  trilyun) per tahun untuk biaya 
>> perawatan penyakit yang ditimbulkan 
>  oleh rokok seperti penyakit kanker dan 
>> jantung. Bahkan wanita perokok 
>  selain memiliki resiko mandul, anak yang 
>> dilahirkan berpotensi cacat 
>  baik secara fisik mau pun otak.
>>
>> Dengan dalil Al Qur’an dan 
>  fakta bahwa rokok mengandung banyak racun yang 
>> berbahaya bagi tubuh, 
>  tak heran jika sejumlah ulama dan lembaga Islam 
>> memfatwakan dengan 
>  tegas bahwa rokok itu haram.
>>
>> Sumber:
>> http://kabarislam.wordpress.com/2010/03/25/4-000-bahan-kimia-dan-400-racun-di-dalam-rokok/
>>
>>
>> 
>  Pria Rentan Terkena Kanker Paru
>>
>> KAUM pria pecandu rokok dan 
>  berusia lebih dari 40 tahun sebaiknya waspada 
>> terhadap kanker paru. 
>  Gejala awal kanker paru ditandai dengan batuk yang 
>> tak kunjung sembuh 
>  hingga batuk darah dan peradangan. Selanjutnya, kanker 
>> juga bisa 
>  menyebar ke seluruh organ tubuh.
>>
>> Demikian disampaikan Dr. Eddy 
>  Soeratman, SpP(K), SMF RS Kanker Dharmais, 
>> Selasa (8/7), usai seminar 
>  Rokok dan Tumor Paru, di Ruang Serba Guna RS 
>> Kanker Dharmais, Jakarta 
>  Barat. Dikatakan  Dr.Eddy, pria cenderung lebih 
>> rentan terkena 
>  kanker paru karena memiliki tingkat konsumsi rokok lebih 
>> tinggi 
>  dibanding perempuan.
>>
>> "Sebanyak 85 persen hingga 95 persen 
>  penderita kanker paru berhubungan 
>> dengan kebiasaan merokok", 
>  tuturnya.
>>
>> Di Indonesia, ada 215 miliar batang rokok habis 
>  dikonsumsi tiap tahunnya. 
>> Sebanyak 59 pesen perokok adalah pria dan 
>  37 persen diantaranya adalah 
>> perempuan dari total perokok Indonesia 
>  saat ini sebanyak 60 juta perokok. 
>> Sementara itu, di Rumah Sakit 
>  Kanker Dharmais tercatat 794 kasus penyakit 
>> kanker paru, semuanya 
>  disebabkan karena rokok.
>>
>> Ironisnya, penderita umumnya 
>  terlambat datang ke dokter karena gejala 
>> kanker paru hampir sama 
>  dengan penyakit TBC. Pada stadium lanjut, biasanya 
>> penderita hanya 
>  memiliki angka harapan hidup antara tiga hingga enam 
>> bulan.  
>  "Tapi bisa lebih, masalah umur kan Tuhan yang menentukan," 
>> 
>  ujarnya.
>>
>> Bahaya rokok terdapat dalam kandungan jenis zat yang 
>  ada di dalamnya. Satu 
>> batang rokok mengandung 4.000 jenis kimia, 400 
>  jenis racun, dan 40 jenis 
>> karsinogen yang dapat menyebabkan kanker," 
>  tuturnya.
>>
>> Sedangkan jenis bahan kimia dalam rokok juga 
>  terdapat zat karbon monoksida 
>> (CO), zat yang digunakan dalam cairan 
>  pembersih lantai. (C10-08)
>>
>> http://m.kompas.com/news/read/data/2008.07.08.21032125
>>
>> 
>  Racun pada Rokok
>>
>> Rokok mengandng kurang lebih 4000 
>  elemen-elemen, dan setidaknya 200 
>> diantaranya dinyatakan berbahaya 
>  bagi kesehatan. Racun utama pada rokok 
>> adalah tar, nikotin, dan 
>  karbon monoksida.
>>
>> * Tar adalah substansi hidrokarbon yang 
>  bersifat lengket dan menempel pada 
>> paru-paru.
>>
>> * 
>  Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. 
> 
>> Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang 
> 
>> mematikan.
>>
>> * Karbon monoksida adalah zat yang 
>  mengikat hemoglobin dalam darah, 
>> membuat darah tidak mampu mengikat 
>  oksigen.
>>
>> Efek Racun
>>
>> Efek racun pada rokok ini 
>  membuat pengisap asap rokok mengalami resiko 
>> (dibanding yang tidak 
>  mengisap asap rokok):
>>
>> * 14x menderita kanker paru-paru, mulut, 
>  dan tenggorokan
>>
>> * 4x menderita kanker 
>  esophagus
>>
>> * 2x kanker kandung kemih
>>
>> * 2x 
>  serangan jantung
>>
>> Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi 
>  penderita pneumonia dan 
>> gagal jantung, serta tekanan darah 
>  tinggi.
>>
>> Batas Aman
>>
>> Menggunakan rokok dengan 
>  kadar nikotin rendah tidak akan membantu, karena 
>> untuk mengikuti 
>  kebutuhan akan zat adiktif itu, perokok cenderung menyedot 
>> asap rokok 
>  secara lebih keras, lebih dalam, dan lebih lama.
>>
>> TIDAK ADA 
>  BATAS AMAN BAGI ORANG YANG TERPAPAR ASAP ROKOK
>>
>> http://www.dinkesngawi.net/index.php?option=com_content&view=article&id=59:racun-pada-rokok&catid=1:latest-news&Itemid=56
>>
>> 
>  Mengapa Rokok Bisa Membunuh
>>
>> Kamis, 21 Januari 2010 | 10:37 
>  WIB
>>
>> KOMPAS.com — Sudah tak terhitung penelitian yang dilakukan 
>  untuk 
>> mengetahui dampak rokok terhadap kesehatan fisik dan emosi. 
>  Diperkirakan 
>> seperlima orang di dunia tiap tahun meninggal karena 
>  penyakti yang 
>> berkaitan dengan rokok.
>>
>> Bila tidak 
>  sampai membunuh, paling tidak rokok akan mengurangi hak Anda 
>> untuk 
>  sehat lebih lama. Selain itu, rokok juga akan memperparah penyakit 
>> 
>  yang sedang Anda derita.
>>
>> Penelitian menunjukkan, asap rokok 
>  mengandung sekitar 4.000 bahan kimia, 
>> termasuk bermacam-macam racun 
>  dalam takaran sangat kecil. Pada setiap 
>> isapan, racun-racun ini akan 
>  masuk melalui paru-paru, kemudian 
>> meneruskannya ke seluruh tubuh 
>  melalui pembuluh darah. Sebagian 
>> racun-racun ini dikenal sebagai 
>  radikal bebas.
>>
>> Riset teranyar yang dilakukan para peneliti 
>  dari National Cheng Kung 
>> University di Taiwan menunjukkan, zat 
>  karsinogenik dalam rokok yang 
>> disebut NNK menyebabkan kanker 
>  paru.
>>
>> "NKK membuat akumulasi protein yang disebut DNMT1 di 
>  dalam inti sel. 
>> Selanjutnya, DNMT1 akan membuat gen berubah menjadi 
>  sel-sel tumor," kata 
>> peneliti dalam laporan yang dipublikasikan dalam 
>  Journal of Clinical 
>> Investigation. Para peneliti juga menemukan 
>  tingginya kadar DNMT1 pada 
>> pasien kanker paru dengan diagnosis 
>  buruk.
>>
>> Sementara itu, nikotin dalam asap tembakau menyebabkan 
>  kelenjar-kelenjar 
>> adrenal memproduksi hormon yang meningkatkan 
>  tekanan darah dan denyut 
>> jantung sehingga jantung Anda bekerja lebih 
>  keras. Ini salah satu alasan 
>> mengapa perokok berisiko menderita 
>  serangan jantung dan stroke.
>>
>> Merokok juga mengurangi kemampuan 
>  Anda untuk tetap bugar karena 
>> menghabiskan oksigen yang diperlukan 
>  untuk menyegarkan tubuh dan otak 
>> Anda.
>>
>> Sebuah studi 
>  yang dilakukan peneliti dari Inggris menemukan bahwa perokok 
>> yang 
>  tertular HIV dua kali lebih cepat mendapatkan serangan AIDS 
>> 
>  dibandingkan dengan bukan perokok.
>>
>> http://kesehatan.kompas.com/read/2010/01/21/10370494/Mengapa.Rokok.Bisa.Membunuh
>>
>> 
>  Racun Pada Rokok
>>
>> Racun yang di kandung dari asap yang di 
>  hirup.
>>
>> Asap rokok yang dihirup mengandung banyak zat-zat yang 
>  sangat berbahaya 
>> seperti , tar, karbonmonoksida, hydrogen sianida, 
>  logam berat dan radikal 
>> bebas. Setiap zat tersebut dapat merusak 
>  tubuh dengan berbagai macam cara.
>>
>> Tar berwarna coklat dan 
>  lengket mengandung banyak bahan kimia yang 
>> diketahui sebagai penyebab 
>  kanker. Dan juga mengandung benzopyrene yang 
>> menyebabkan noda di 
>  gigi, kuku tangan dan jaringan paru-paru. Itu 
>> menyebabkan kerusakan 
>  pada mulut, gigi, gusi, dan system pencernaan.
>>
>> Penyakit 
>  osteoporosis juga disebabkan oleh rokok dengan cara mencuri 
>> kalsium 
>  dari tulang sehingga mengakibatkan keretakan tulang bagi para 
>> 
>  perokok. Khususnya dilipatan pangkal paha sangat mudah diserang keretakan 
> 
>> dan avascular necrosis, yaitu kekacauan yang diakibat karena matinya 
> 
>> tulang.
>>
>> Karena karbonmonoksida merupakan komponen 
>  utama dari asap, yang memiliki 
>> kemampuan
>>
>> mengikat 
>  hemoglobin yang sangat tinggi. Hal tersebut menyebabkan 
>> berkurangnya 
>  oksigen
>>
>> yang di bawa oleh darah. Karena berkurangnya oksigen 
>  yang di bawa oleh 
>> setiap sel dalam
>>
>> darah, membuat 
>  jantung memompa darah lebih berat ke seluruh tubuh untuk 
>> 
>  mengedarkan
>>
>> oksigen ke setiap sel sel yang ada di seluruh 
>  tubuh.
>>
>> Bahan kimia lainnya yang dikandung dalam asap yang 
>  dapat merusak paru-paru 
>> termasuk hydrocarbon, nitrous oxides, organic 
>  acids, phenols dan oxidizing 
>> agents. Radikal bebas adalah bahan kimia 
>  yang dapat merusak otot jantung 
>> dan pembuluh darah. ketika bercampur 
>  dengan kolesterol yang mengakibatkan 
>> resiko kerusakan pembuluh 
>  arteri, dan akhirnya menyebabkan penyakit 
>> jantung dan stroke. Asap 
>  tembakau mengandung logam berat yang sangat 
>> berbahaya seperti arsenic 
>  dan cadmium. Kebanyakan dari logam berat ini 
>> diketaui sebagai 
>  penyebab kanker.
>>
>> Tar yang terkandung di dalam asap bisa memicu 
>  kanker tenggorokan. 
>> Menghisap rokok menyebabkan meningkatnya 
>  pengeluaran asam di dalam perut. 
>> Para perokok memiliki resiko tinggi 
>  mengidap kanker pancreas yang 
>> mematikan. Banyak dari penyebab kanker 
>  yang berasal dari rokok dikeluarkan 
>> melalui urin, dmana kandungan zat 
>  kimia ini di dalam urin dapat 
>> menyebabkan kanker kantung kemih. yang 
>  sering berakibat fatal. Tekanan 
>> darah tinggi yang disebabkan oleh 
>  rokok bisa merusak ginjal.
>>
>> Rokok merusak system 
>  reproduksi
>>
>> Efek yang dapat merugikan dari menghisap rokok 
>  adalah rusaknya system 
>> reproduksi khususnya wanita. Banyak perokok 
>  wanita mengalami periode 
>> menstruasi yang tidak teratur. Kesuburan 
>  menjadi terganggu dan masa 
>> monopuse terjadi satu atau dua tahun lebih 
>  awal.
>>
>> Resiko kanker servix juga semakin meningkat untuk wanita 
>  yang berumur 
>> lebih dari 35 tahun. Dan adanya peningkatan resiko 
>  stroke dan serangan 
>> jantung jika mereka merupakan perokok berat. Para 
>  perokok pria akan 
>> mengalami penurunan jumlah sperma, dan banyak 
>  sperma yang abnormal dengan 
>> kemampuan bergerak yang sangat rendah. 
>  Dan juga berdampak menurunnya 
>> gairah sexual pria atau bahkan menjadi 
>  impoten.
>>
>> System kekebalan tubuh perokok semakin melemah dan 
>  mudah diserang radikal 
>> bebas. Seorang perokok memerlukan waktu lama 
>  untuk sembuh dari sakit 
>> daripada orang yang tidak menghisap rokok 
>  menyebabkan menurunnya kepadatan 
>> tulang , kulit menjadi kering dan 
>  kehilangan elastisitasnya karena 
>> kurangnya sirkulasi. Timbulnya 
>  kerutan-kerutan di wajah merupakan hal yang 
>> umum 
>  terjadi.
>>
>> Bahkan resiko yang paling serius yang bisa terjadi 
>  adalah lahirnya anak 
>> yang cacat apabila sang ibu adalah 
>  perokok.
>>
>> http://berhentimerokok.org/racun-tembakau.pdf
>>
>> 
>  Perang Rokok RI-AS
>>
>> Sabtu, 27 Juni 2009 | 05:25 
>  WIB
>>
>> Kartono Mohamad
>>
>> Sejak tahun 1970-an, 
>  konsumsi rokok di Amerika Serikat menurun drastis 
>> karena meningkatnya 
>  kesadaran akan kesehatan.
>>
>> Jumlah perokok yang semula mencapai 
>  46 persen dari penduduk AS pada tahun 
>> 1950 turun menjadi 21 persen 
>  tahun 2004. Penurunan jumlah perokok itu juga 
>> diikuti jumlah 
>  penderita kanker paru sejak tahun 1960.
>>
>> Penurunan konsumsi 
>  rokok itu meresahkan industri rokok. Maka, sejak 1975 
>> mereka membuka 
>  pasar luar negeri, terutama negara-negara yang belum sadar 
>> akan 
>  bahaya rokok bagi kesehatan. Ekspor Philip Morris, RJ Reynolds, dan 
>> 
>  Brown Williamson meningkat tiga kali lipat tahun 1994 dibandingkan tahun 
> 
>> 1975, dari 50 miliar dollar AS menjadi 220 miliar dollar 
>  AS.
>>
>> Upaya mereka itu mendapat dukungan Pemerintah AS yang 
>  melakukan negosiasi 
>> dengan negara lain berdasarkan perjanjian GATT. 
>  Di antara empat negara 
>> Asia yang dibujuk untuk mengimpor rokok AS, 
>  hanya Thailand yang berani 
>> menolak atas alasan melindungi kesehatan 
>  rakyat yang sah menurut GATT.
>>
>> Indonesia menyerah tanpa syarat 
>  kepada tekanan AS dan membuka pintu 
>> seluas-luasnya industri rokok AS 
>  ke Indonesia. Mereka bebas mengiklankan 
>> rokok tanpa ada batasan meski 
>  di negaranya banyak dibatasi.
>>
>> UU baru
>>
>> 
>  Pembatasan pemasaran rokok di AS sudah banyak dilakukan oleh negara-negara 
> 
>> bagian. Tetapi, sebegitu jauh belum ada undang-undang federal yang 
>  dapat 
>> digunakan untuk membatasi konsumsi rokok secara menyeluruh. 
>  Beberapa waktu 
>> lalu, Presiden Obama menandatangani UU berjudul Family 
>  Smoking Protection 
>> and Tobacco Control Act. Dalam pidatonya, Obama 
>  mengatakan, ”Setelah 
>> berpuluh tahun kita berjuang untuk melindungi 
>  anak-anak kita dari dampak 
>> rokok, akhirnya kini kita menang. Telah 
>  lama kita mengetahui bahwa rokok 
>> adalah adiktif, berbahaya, dan 
>  mematikan. Setiap tahun, orang Amerika 
>> membayar 100 miliar dollar 
>  tambahan untuk membiayai penyakit akibat 
>> tembakau. Tiap hari sekitar 
>  1.000 remaja menjadi pencandu rokok. 
>> Undang-undang ini akan 
>  menyelamatkan jiwa rakyat Amerika.”
>>
>> http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/06/27/0525539/perang.rokok.ri-as
>>
>>
>>
>> 
>  ===
>> Belajar Islam sesuai Al Qur'an dan Hadits
>> http://media-islam.or.id
>> Milis Ekonomi Nasional: [email protected]
>>
>>
>>  
>      Lebih Bersih, Lebih Baik, Lebih Cepat - Rasakan Yahoo! Mail baru 
>  yang 
>> Lebih Cepat hari ini! http://id.mail.yahoo.com
>>
>> 
>  _______________________________________________
>> Is-lam mailing 
>  list
>> [email protected]
>> 
> http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>> 
> 
>
>
>
>
>_______________________________________________
>Is-lam 
>  mailing list
>[email protected]
>http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>
>
________________________________
 > _______________________________________________
>Is-lam mailing 
>  list
>[email protected]
>http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
>


      
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke