Yang disebut "rakyat indonesia" itu tiada lain ya para pejabat2 penguasa
berikut kroni2 nya Mas.

Lha trus "wong cilik yg kebanyakan" itu apa dong? ohh itu kan tanah-air,
buat di injak-injak dan buat nyuci yg kotor-kotor.

 

Yang namanya gayus itu bejibun. kebetulan bini memang menekuni bidang ini
sebagai akademisi, tapi selalu menolak kalo ditawari jadi praktisi.

 

From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of hamami
Sent: Monday, March 29, 2010 5:04 PM
To: [email protected]
Subject: [Is-lam] [***SPAM*** Score/Req: 05.90/05.00] PEMBUKTIAN TERBALIK

 

Dalam beberapa hari ini, sebagian besar media massa tidak luput dari
pemberitaan kasus Gayus Tambunan.

Seorang pegawai pajak Gol III A yang diberitakan bergaji pokok anatara 1,6 -
1,8 jt.

Namun harta kekayaan yang dimilikinya sangat2 fantastis.

 

Kalau saja pemerintah mau relajar dari kasus ini dan benar2 beritikad untuk
memberantas KORUPSI dan bukan hanya slogan, pola pembuktian terbalik
sebagaimana terjadi pada Gayus ini nampaknya harus diterapkan.

Betapa tidak, karena kenyataan yang ada banyak para "abdi" negara kita yang
memiliki harta kekayaan jauh dari sesuai dengan posisi gaji dan jabatannya.

Tapi sayangnya, pemerintah terkesan tutup mata dan pura2 tidak tahu sampai
ada yang mengungkapkannya.

Apakah karena mereka takut hal itu akan menimpa dirinya juga barang kali,
sehingga lebih baik diam.

 

Watak penguasa atau abdi negara seperti ini, sebenarnya sudah disindir sejas
lama secara gamblang dalam sebuah cerita melayu dengan judul "Musang
Berjanggut"

Yang inti ceritanya, untuk menutupi kebobrokan bersama maka bersepakat untuk
menutupinya secara ber-sama2 pula.

Namun sayangnya banyak diantara kita yang tidak mempan hanya dengan
sindiran.

 

Wassalam

Hamami 

_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke