Apakah TUHAN Seperti SUTRADARA Pada Sebuah MOVIE alias Film? lanjutan 3,
Kisah nyata bagaimana kelompok AWAM dan juga kelompok ILMUWAN melihat TAQDIR: Kisah 1: Suatu hari dikampung kelahiran saya seorang Ibu muda lagi melahirkan, rupanya terjadi pendarahan/ bleeding, bidan-nya berkata, bagaimana ini ibunya terus lemah karena banyak mengeluarkan darah, sementara dokter tidak ada. Ibu muda ini melahirkan dirumah, sang suami kelihatan bingung tidak tahu berbuat apa, akhirnya ibu muda itu harus menghadapi khaliknya dan meninggalkan anak dan suami tercinta. Saya yang baru bersekolah di SMP dan kami warga kampung itu yang miskin dan suaminya yang lugu itu dengan ikhlas dan rela mengatakan sudah TAQDIR dan selang beberapa bulan kisah itu sudah dilupakan. Kisah 2: Seorang isteri kawan, lagi melahirkan dirumah sakit, karena pendarahan/ bleeding maka beliau sang isteri makin lemah, dokter dapati HB adalah 7, maka segera ditransfusi darah, keika HB sudah 9 transfusi darh dihentikan. Selang beberapa hari Hb sudah menjadi 10 dan sang isteri dinyatakan sudah sehat dan mereka pulang kerumah dengan membawa bayi yang mungil dengan perasaan bahagia. Pada saat itu saya jadi teringat peristiwa dikampung kelahiran saya, seperti kisah 1 tentu peristiwanya bisa jadi lain, ya Allah itulah Taqdir panggilanMu sungguh mulia ya Allah. Kisah 3: Pada bulan ramadhan isteri kawan kepingin makanan yang sedikit beda, maka dimintakan pada suami yang tercinta untuk membeli makanan tersebut, tapi siapa sangak dalam perjalan suami terjadi KECELAKAAN, suami pergi untuk selamanya. Pada ceramah takziah, ustadz menegaskan itu sudah TAQDIR jangan diingat lagi relakan suami tercinta dan ikhlaskan kepergian beliau, jangan dikatakan lagi, KALAULAH SAYA TIDAK MINTA BELIAU PERGI UNTUK MEMBELI MAKANAN tentu beliau masih hidup. Itulah TAQDIR relakan beliau sang suami pergi karena PANGGILAN ALLAH ITU SUNGGUH MULIA. Kisah 1 hingga 3 adalah kejadian dan kisah nyata yang penulis terlibat dan langsung mendengar seperti yang dituliska. Kisah 4: Angka kematian bayi dan ibu ketika melahirkan masih tinggi di Indonesia. Bagi yang tertimpa musibah tersebut bolehlah dan harus menerima kenyataan sebagai Taqdir. Tapi para ilmuwan, mereka karena punya kemampuan dan memang diberikan daya nalar yang lebih dari orang AWAM, maka mereka angka kematian bayi tersebut bisa dihindari kalau dan kalau, maka oleh pemerintah didirikan POSYANDU dan dididik BIDAN terlatih dikampung-kampung dan kebersihan dan Air bersih disediakan, maka Alhamdulillah, maka kalau tadi angka kematian bayi yang tinggi bisa diturunkan (berapa angka statistiknya saya kurang tahu) kalau tadi kematian bayi dianggap sebagi Taqdir sekarang kematian bayi bisa dihindari. Makanya Yusuf Kalla sebagai ketua PMI mengatakan stock darah harus ditingkatkan. Bagaimana anda bersikap terhadap TAQDIR itu tergantung paradigma yang anda pahami bagaimana TAQDIR itu terejadi pada manusia. Salam cool selalu dari Qatar. Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar ========================================================= Apakah TUHAN Seperti SUTRADARA Pada Sebuah MOVIE alias Film? lanjutan 2, Ada kelompok orang ber-IMAN, mereka ini berkeyakinan apapun perbuatan manusia, apapun yang dilakukan manusia semuanya telah ditentukan TAQDIRNYA, kelompok ini semua kejadian kehidupan selalu diselimuti atau terbungkus dengan TAQDIR. Kelompok ini umumnya adalah kelompok AWAM, karena kemampuan mereka yang terbatas ini maka segala sesuatu telah di-TAQDIR-kan, memang dalam banyak hal ini memang sangat mudah untuk menyelesaikan masalah, tapi tentu saja tidak bisa menyelesaikan masalah manusia yang sangat kompleks tersebut. Jadi kelompok ini dinamakan kelompok Taqdir Allah, sebut saja demikian agar bisa membedakan dengan kelompok yang kedua. Kelompok yang kedua, mereka ini umumnya adalah terdiri dari mereka-mereka para ILMUWAN, mereka ini karena kelebihan daya pikir sering melontarkan kalimat kalimat atau kata-kata berikut "MENGAPA/ WHY/ LIMAZA??? Dan setelah itu diikuti pula dengan kalimat atau kata-kata "BAGAIMANA/ HOW/ KAIFA???. Mereka kelompok kedua ini disamping mempercayai Taqdir Allah tapi juga sangat meyakini Sunnah Tullah. Mereka-mereka inilah yang telah menjaga bumi Allah sebagaimana yang diamanahkan al-Qur'an untuk melanggengkan kehidupan yang sesuai Rahmatan Lil 'Alamin sesuai misi diturunkan nabi Muhammad SAW ke Bumi Allah ini. Supaya jangan confused akan dituliskan contoh sederhana misalnya sbb: Yusuf Kalla mantan wapres sekarang menjadi ketua PMI, beliau mengatakan bahwa STOCK DARAH akan ditingkatkan, beliau ke Jepang untuk membeli mesin pengolahan darah etc. etc. akan dilanjutkan. Salam cool selalu dari Qatar. Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar ========================================================= Apakah TUHAN Seperti SUTRADARA Pada Sebuah MOVIE alias Film? Sewaktu masih di Indonesia, kalau alm. Harun Nasution akan memberikan ceramah, saya usahakan untuk hadir. Alhamdulillah banyak hal-hal menarik yang beliau sampaikan. Suatu saat seorang peserta nyelutuk, sambil memegang buku yang berjudul AKAL dan WAHYU yang mana buku tersebut adalah dikarang oleh beliau. Peserta tersebut berkata pada pak Harun, refered pada halaman ini, apakah ini tidak salah? Almarhum pada saat itu menjawab, memang itu salah, tapi penerbit karena buku tersebut karena buku laku manis terus saja dicetak tanpa mau di-edit dulu mana-mana yang masih salah. Itulah sekitar buku AKAL dan WAHYU buku karangan alm. Harun Nasution. Pada buku itu ada memang kelompok yang menganggap HIDUP INI IBARAT SEBUAH FILM, YANG MANA SEMUANYA SUDAH DI-CASTING, walau diulang beberapa kali Film tersebut, ALUR CERITA SUDAH SESUAI DENGAN PENULIS SCRIPT DAN OLEH SUTRADARA TINGGAL DI-SHOOTING SESUAI ALUR CERITA. Tidak ada FREE WILL TITIK. Hidup ini terus mengalir IBARAT AIR sesuai gaya GRAFITASI. Apakah memang demikian dan apakah anda yakini dan percaya demikian, itu adalah hak ANDA, tapi yang jelas itulah yang diyakini oleh kelompok ini. Tapi lain pula sebaliknya untuk kelompok kedua, kelompok ini masih menganggap TUHAN ITU ADIL DAN AKAN BERLAKU ADIL. Sedikit dipoles dengan CONTOH YANG MENYIMPANG SBB: Kelompok pertama, jika bertanding bola atau soccer, pemenang telah ditentukan oleh Tuhan, ibarat sebuah Film, tentu alur cerita sudah ditentukan. tapi lain dengan, Kelompok kedua, jika dalam pertandingan tersebut, mereka bermain baik dan memang mutu permainan lebih UNGGUL dari lawan, maka kemenangan AKAN JADI KENYATAAN. Salam cool selalu dari Qatar. Alkhori M Al-Dhakhira Area, Villa No. 2 Doha, State of Qatar
_______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
