jadi, harusnya pake air comberan yang tidak berlumpur ya Kang ??  hheehhehe... 
  ----- Original Message ----- 
  From: hamami 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, April 20, 2010 9:07 AM
  Subject: Re: [Is-lam] "Markus" taubat di depan Ka'bah


  Kalau mau nyuci pakaian yang sebelumnya bewarna putih agar kembali lagi 
putih, sebaiknya tidakpakai air comberan yang berlumpur, dong......

   


------------------------------------------------------------------------------

  From: Waluyo Sugito [mailto:[email protected]] 
  Sent: Monday, April 19, 2010 9:42 AM
  To: [email protected]
  Subject: Re: [Is-lam] "Markus" taubat di depan Ka'bah

   

  Masya Allah, duit korupsi koq untuk Umroh...semoga2 saja pulang Umroh 
dibukakan hatinya oleh Allah SWT.
  Lebih seru lagi, semua markus saling membongkar markus2 lainnya yg saling 
terkait.

  Pada 17 April 2010 18:52, A.Dharmawan <[email protected]> menulis:

  Boleh  doong  bertaubat..setelah  lupa/khilaf.???

   

   

   

   

  Markus Pajak Rp 28 M
  Gayus Beri Hakim Asnun Rp 50 Juta untuk Bekal Umroh
  Hestiana Dharmastuti - detikNews

   

  Jakarta - Ketua Pengadilan Negeri (KPN) Tangerang sekaligus ketua majelis 
hakim kasus Gayus Tambunan, Muktadi Asnun mengaku menerima uang Rp 50 juta dari 
tersangka markus pajak Gayus Tambunan. Uang itu diberikan Gayus ke Asnun untuk 
ongkos Umroh.

  "Asnun bilang, kata Gayus itu untuk sangu (bekal) Umroh," kata Koordinator 
Bidang Pengawasan Kehormatan Hakim Komisi Yudisial, Zainal Arifin, kepada 
detikcom, Sabtu (17/4/2010).

  Zainal mengatakan, hakim Asnun menunaikan ibadah Umroh sesudah Gayus divonis 
bebas. "Saya kurang mengerti kapan persisnya dia umroh. Tetapi sesudah vonis 
Gayus. Dia telah beli tiket Umroh sebesar Rp 75 juta. Uang Rp 50 juta dari 
Gayus untuk sangu," ujar Zainal.

  Zainal tidak tahu pasti, apakah Asnun pergi Umroh bersama keluarga atau yang 
lainnya. "Saya nggak tahu dia pergi sama siapa," ujar Zainal.

  Dikatakan Zainal, KY juga siap mendalami jika ada bukti-bukti Asnun menerima 
uang lebih dari Rp 50 juta. "Kita siap dalami lagi," kata Zainal.

  Saat diperiksa KY, lanjut Zainal, Asnun mengaku khilaf, menyesal dan mohon 
maaf.

  (aan/aan) 

   


  _______________________________________________
  Is-lam mailing list
  [email protected]
  http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

   



------------------------------------------------------------------------------


  _______________________________________________
  Is-lam mailing list
  [email protected]
  http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam

Kirim email ke