yang menarik kalo seluruh manusia berjiwa polos dgn ilmu yg dibakatkan padanya,
saya kira gak akan
ada kejahatan karena semua adlh kawan. ttg kelebihannya dr yg lain, dia tak
memiliki kesombongan
sedikitpun. akan tetapi bangsa2 kapitalis, bukan cuma ingin berkawan & berusaha
akrab dgn manusia2
polos spt ini, tapi sangat-sangat menghargai sekali utk dicuri hatinya
dijadikan aset strategis negara.
pernah dengar mungkin celoteh kawans sekitar warga INA yg exodus ke bangsa2
kapitalistis? diantaranya
ada yg kerasan tinggal disana karena mereka dihargai, kebutuhan hidupnya
terpenuhi, pengembangan karir
bagus. mereka tidak menyadari bhw mereka dimanfaatkan untuk kebutuhan negeri
itu, utk diambil, diperas,
dirampas atw peras ilmu & tenaganya.
tidak ada yg salah kalo dilihat dari sisi bisnis, terutama utk labour/working
level. wong dibayar lebih,
dan tak ada paksaan. tapi utk posisi strategis yg berkaitan dgn keilmuan ...
dalam pandangan kapitalist
kalo bisa jadi mayat dulu baru pulangkan ke negeri asalnya.
---
salam,
Fahru
---
Jenius, Bocah 9 Tahun Sudah Jadi Ahli
Febrina Ayu Scottiati - detikinet
Macedonia - Namanya adalah Marco Calasan. Meski baru berusia 9 tahun, ia sudah
memiliki 4 sertifikat Microsoft dan telah menulis buku berisi 312 halaman
tentang Windows 7. Tak pelak, ia digadang-gadang sebagai insinyur sistem
Microsoft termuda di dunia
Dikutip detikINET dari CNN, Kamis (20/5/2010), bak orang dewasa Marco mengajak
tur rombongan wartawan yang ingin mengenalnya ke lab sekolah, seolah-olah itu
rumahnya sendiri. Marco sendiri, tinggal di seberang sekolah tersebut dan
selalu menghabiskan waktu di lab komputer.
"Dengan pengetahuan, semuanya mungkin," ujarnya mantap ketika ditanya kenapa ia
begitu mencintai komputer. Kemudian ia mulai menerangkan dengan rinci tentang
IPTV (Internet Protocol Television) -- jaringan sistem pengiriman konten yang
dibuatnya sendiri.
Marco mengatakan, ia mengajarkan seluk beluk komputer ke teman-temannya serta
gurunya sendiri. Tak hanya itu, akhir bulan ini pemerintah Montenegro
memintanya secara khusus untuk memberikan presentasi sistem IPTV ciptaannya.
Dengan suaranya yang manis dan polos, Marco menjelaskan bagaimana ia melakukan
stream video berkualitas tinggi ke penjuru negaranya, Macedonia. Ia bahkan
menyediakan layanan bagi para penyandang cacat di negara itu.
"Aku hanyalah anak biasa. Aku juga lupa dengan semua pengetahuan yang ada di
kepalaku ketika bermain bersama teman-teman," tuturnya. Namun, sepertinya anak
ini memang berbeda. Tak hanya jenius, ia pun bisa berbicara dengan tiga bahasa.
Saat ini ia sedang mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa keempat yang akan
dikuasainya.
Profesor Elena Achkovska-Leshkovska dari Institut Psikologi, Skopje menguji
Macro ketika ia masih berusia 7 tahun. Dia menemukan bahwa otak bocah itu sama
seperti otak anak yang berusia 12 tahun ke atas. Tetapi yang menarik adalah
tingginya tingkat keterampilan emosional dan sosial. Sesuatu yang tidak
biasanya ditemukan dalam anak-anak berbakat lainnya.
Ibu Marco, Radica, menceritakan ketika ia didiagnosa menderita kanker payudara,
Marco membuat 200 halaman lebih tentang informasi perawatan kanker payudara
termasuk makanan apa saja yang harus dimakan ibunya.
Radica sendiri enggan melakukan perawatan kemoterapi karena khawatir tak mampu
merawat anak lelakinya. Dia tahu Marco membutuhkan pendidikan khusus yang
sangat mahal. Namun Radica yakin segala rintangan dan halangan akan ia hadapi
bersama anak jeniusnya.
_______________________________________________
Is-lam mailing list
[email protected]
http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam