Kalau kita mencari partai inklusif, apakah PKS bisa lebih dipercaya dibanding partai lain?
Kalau kita mencari partai nasionalis, apakah PKS bisa lebih diandalkan dari partai lain? Kok, rasanya dalam membangun branding-nya, PKS kurang tepat ya. Differensiasinya jadi nggak jelas. Pemilu kemarin, PKS mati-mati-an dengan marketing gaya consumer is the king, apa yang diingin konsumen diikuti. Makanya, sampai PKS learns to rock, dangdut, dll-lah. BTW, jelas sekali tidak penambahan suara yang signifikan, sangat jauh dari target 20%. Eeee ... tapi kok ya nggak sadar juga ya? Salam hangat B. Samparan --- On Mon, 6/21/10, joko sudiyono <[email protected]> wrote: > From: joko sudiyono <[email protected]> > Subject: [Is-lam] penambahan suara PKS efektif ? > To: [email protected] > Date: Monday, June 21, 2010, 9:27 AM > Ada komen atas tulisan dibawah soal > PKS, " Kue politik Islam tidak > akan nambah, suara PKS itu berasal dari suara PPP, PKB dan > PAN yang > terus menciut. Artinya politik dakwah PKS tidak menambah > konstituen > politik Islam." > > Partai Keadilan Sejahtera > PKS Inklusif, Syariat Islam Jalan Terus? > > Pengamat politik Universitas Diponegoro Semarang, Susilo > Utomo, > menilai Partai Keadilan Sejahtera tidak cukup hanya > mengandalkan > inklusivitas agar menjadi partai tiga besar. > Untuk menjadi suatu partai besar bergantung pada banyak > faktor. > Prinsip inklusif atau terbuka hanya salah satunya," kata > pengajar > FISIP Undip itu di Semarang, Minggu (20/6/2010). > > Menurut dia, sebuah partai bisa menjadi besar memerlukan > figur yang > "dramatik" dan menjadi ikon, serta mampu menarik banyak > massa, seperti > halnya beberapa partai yang memiliki ikon tokoh > berpengaruh. > > Untuk menciptakan figur seperti itu, kata dia, perlu > political > marketing yang tentunya membutuhkan biaya tidak sedikit. > "Karena itu, > mampukah PKS memunculkan figur-figur seperti itu?" > katanya. > > Ia mengatakan, faktor kedua yang bisa membuat sebuah partai > menjadi > besar adalah prinsip keterbukaan yang diusung, sebab suatu > partai bisa > meraih banyak pendukung apabila tidak bersifat tertutup. > > "Prinsip inklusif ini tampaknya menjadi andalan PKS saat > ini untuk > menarik banyak massa, namun partai tersebut harus mampu > mengaktualisasikan prinsip-prinsip itu dalam > kebijakan-kebijakan yang > diambil," katanya. > > Susilo Utomo menyatakan, konsekuensi menjadi partai > inklusif, PKS > tidak boleh terjebak mengusung agenda eksklusif seperti > penerapan > syariat Islam dengan formalisasi pada hukum negara atau > dalam > menyikapi pornografi. > > "PKS akan mampu menarik banyak simpati dari masyarakat jika > mampu > mengaktualisasikan penerapan prinsip keterbukaan seperti > itu, kalau > tidak bisa maka PKS tidak mungkin menarik banyak simpati," > katanya. > > Faktor yang tak kalah penting terkait target PKS menjadi > partai tiga > besar dalam Pemilihan Umum 2014 adalah kemampuan menjalin > hubungan > dengan Muhammadiyah, mengingat kader PKS banyak yang > berasal dari > ormas itu. > > "Jangan sampai PKS justru berebut konstituen warga > Muhammadiyah dengan > Partai Amanat Nasional (PAN), karena hal tersebut justru > akan membuat > friksi yang merugikan perkembangan partai ke depan," > katanya. > > Menurut dia, PKS sebenarnya sudah menarik simpati banyak > massa dengan > tercitra sebagai partai yang tidak korup dan berupaya > memberikan > pelayanan publik secara baik kepada masyarakat. > > "PKS juga banyak mengambil celah-celah permasalahan publik > yang selama > ini belum banyak diperhatikan pemerintah, seperti kesehatan > dengan > pemberian pelayanan kesehatan dan kegiatan zakat," kata > Susilo. > "Jangan sampai PKS justru berebut konstituen warga > Muhammadiyah dengan > Partai Amanat Nasional (PAN), karena hal tersebut justru > akan membuat > friksi yang merugikan perkembangan partai ke depan," > katanya. > > Menurut dia, PKS sebenarnya sudah menarik simpati banyak > massa dengan > tercitra sebagai partai yang tidak korup dan berupaya > memberikan > pelayanan publik secara baik kepada masyarakat. > > "PKS juga banyak mengambil celah-celah permasalahan publik > yang selama > ini belum banyak diperhatikan pemerintah, seperti kesehatan > dengan > pemberian pelayanan kesehatan dan kegiatan zakat," kata > Susilo. > > sumber : kompas.com 20 juni 2010 > http://nasional.kompas.com/read/2010/06/20/21203192/PKS.Inklusif..Syariat.Islam.Jalan.Terus > > > ---------------------- > Benarkah ? > --------------------------- > _______________________________________________ > Is-lam mailing list > [email protected] > http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam > _______________________________________________ Is-lam mailing list [email protected] http://server03.abangadek.com/cgi-bin/mailman/listinfo/is-lam
