Apabila kerajaan Kelantan memperkenalkan undang-undang
mereka yang berpakaian seksi , ramailah yang melatah.
Mempertahankan has asasi , kebebasan seorang wanita.
Begitulah serong pandangan masyakarat kita, apabila
orang Islam yang membuat peraturan yang menghentam
orang Islam juga.

Tapi kenapa pada tahun 2004 , kerajaan Cina juga
mengeluarkan undang-undang berpakaian seksi, media
Malaysia tak melatah, media dunia tak melatah ?

Agaknya kalau kerajaan Cina mengenakan hukum potong
tangan mereka yang mencuri mungkin media akan senyap.
Orang Islam akan senyap, orang Melayu akan senyap.

Berikut laporan mengenai undang-undang pakaian seksi
di Cina. Siapa yang ada masa, bolehlah tolong
terjemahkan, dan suruh orang Melayu Islam yang melatah
tadi baca.

Kalau nak ikut undang-undang kakitangan kerajaan Cina
ini, mereka tidak dibenarkan berpakaian ketat
sepertimana juga wanita Melayu sekarang ini yang
bertudung, tapi berpakaian baju serta seluar ketat
yang menampakkan susuk badan mereka. 

Kalau berani persilakanlah mereka yang membela wanita
berpakaian seksi ini membuat bantahan kepada kerajaan
Cina pula.

http://news.bbc.co.uk/2/hi/asia-pacific/3621864.stm

China bans 'sexy' female attire
 
Female civil servants in eastern China have been
banned from wearing sexy clothes and told not to use
"dirty" language in the office. 

Women have been asked to refrain from wearing
revealing tops and leggings as well as too much
jewellery at work, state media report. 

They should "dress in a serious, proper, simple and
natural way". 

The regulations are the first of their kind in the
country, says the partly state-owned China News
Service. 

The clothes must not be "avant-garde and
ostentatious", the regulations announced by the
Zhejiang provincial archives bureau say. 

Nor should they be "too thin and tight or showing the
under-garments". 

'Elegant' 

The report also recommended women should adopt manners
in line with their professional positions. 

"They should use elegant language, avoid rude words
and must not in any case use dirty or strange words,"
it said. 

"When they receive guests or speak on the phone, they
must say 'please' and 'thank you'," the report said. 

"When they are dealing with people outside the office,
they must be mindful of the government's image and
their personal images." 

Wu Ling, director of the women's commission of the
bureau, said her office formulated the rules because
more than 70 workers in the bureau's 90-strong office
were women. 

"The reason why we see dressing as a priority is
because it is the first impression that people get
from the female civil servants," she said. 

  


     
  Syarak Mengata , Adat Menurut 
   
  Sudi-sudi layari blog saya di http://waghih.blogspot.com
   
  Laman web Misi Kemanusiaan
  Yayasan Amal Malaysia http://www.amalmalaysia.net
  Yayasan Aman Palestin http://www.amanpalestin.com
   





 
____________________________________________________________________________________
Do you Yahoo!?
Everyone is raving about the all-new Yahoo! Mail beta.
http://new.mail.yahoo.com


///// JIMedia: Memurnikan Tanggapan Umum Melalui Penyebaran Ilmu dan Maklumat
//////////////////////////////////

Nota: Kandungan mel ini tidak menggambarkan pendirian rasmi Pertubuhan
Jamaah Islah Malaysia (JIM) melainkan yang dinyatakan sedemikian.

Berminat menjadi ahli JIM? Sila isi borang keahlian "online" di: 
http://www.jim.org.my/, dari seksyen "BORANG Online".

Langganan : Hantar E-mail kosong ke  
            [EMAIL PROTECTED]
Unsub     : Hantar E-mail kosong ke  
            [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/islah-net/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/islah-net/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke