111 WASIAT RASULIJLLAH SAW 
37 KEPERIBADIAN YANG SEMPURNA 
=================================
 
WAHAI ukhti Muslimah! Sesungguhnya yang disebut dengan mukminah sempurna itu 
adalah orang yang selalu sibuk mengingat Allah dan sibuk pula dalam mendatangi 
hak-hak Allah. Orang yang semacam ini sangat sedikit kita temui didunia ini. 
Apalagi kalau kita mahu benar-benar memperhatikan ayat-ayat Al Qur’an, ternyata 
banyak sekali yang kita jumpai manusia yang lupa kepada Allah, sesat, fasik dan 
melampaui batas. Sebagaimana firman Allah: 
 
“Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka.” 
(A1-Madinah: 66) 
 
“Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.” 
(Al-Hadid: 16). 
 
“Kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh sungguh melampaui batas 
dalam berbuat kerusakan di mu/ca bumi.” 
(Al-Maidah: 32). 
 
Masih banyak lagi ayat-ayat yang lain menjelaskan tentang hal itu. Dalam sebuah 
hadis qudsi Rasulullah SAW bersabda: 
 
“Sesungguhnya Allah berfirman pada han kiamat: “Hai Adam, bangunlah, siapkanlah 
seratus sembilan puluh sembilan keturunanmu untuk ditempatkan ke dalam neraka, 
dan satu diantara mereka itu akan ditempatkan ke dalam syurga. (Keika 
Rasulullah SAW menerirna firman Allah ini kemudian menyampaikannya kepada para 
sahabat), Rasulullah menangis terisak-isak, demikian pula para sahabat lainnya, 
lalu beliau bersabda: “Angkatlah kepala kamu semua. Demi Tuhan yang menguasai 
jiwaku. (jika dibandingkan) dengan umat-umat Nabi yang lain, maka umatku 
bagaikan sehelai bulu putih (yang terda pat) pada kulit lembu jantan yang 
berbulu hitarn.” 
(HR. Tabrani). 
 
Wahai ukhti MusIimah Dalam hadis tersebut ada diterangkan bahawa nanti pada han 
kiamat Allah akan memanggil Nabi Adam untuk memerintahkan sesuatu kepadanya, 
maka segera Nabi Adam memenuhi panggiIan itu kerana untuk mentaati-Nya. Allah 
SWT memerintahkan kepada Nabi Adam untuk mengumpulkan seluruh anak cucu 
keturunannya untuk mengadakan perhitungan. Ternyata dan seribu orang jumlah 
anak cucu turunan Nabi Adam itu, sembilan ratus sembilan puluh sembilan orang 
dimasukkan ke dalam neraka, cuma satu orang sahaja yang dimasukkan ke dalam 
syurga. 
 
Dengan memperhatikan keadaan hidup manusia pada saat sekarang mi, maka perkara 
ini tidak menghairankan bagi kita akan terjadi, kerana yang kita saksikan pada 
saat sekarang, terlalu banyaknya orang yang kafir terhadap perintah Allah, 
orang-orang yang musyrik, munafik, bahkan sampai tidak berTuhan yang hanya 
menghiasi hidupnya didunia ini dengan kemaksiatan. 
 
Disamping itu ada pula orang-orang yang mengaku dirinya muslim atau muslimah 
(beragama Islam), akan tetapi perbuatannya seharian tergolong kepada 
orang-orang yang fasiq dan munafik dan semata-mata mengikuti hawa nafsunya, 
demi mengikuti arus kehidupan dunia sehingga melanggar batas-batas atau 
garis-garis yang telah ditentukan oleh agama. Maka mereka-mereka ini juga akan 
termasuk ke dalam golongan anak cucu Nabi Adam yang malang itu. 
 
Diantara mereka-mereka yang masuk ke dalam neraka itu sesuai dengan kemaksiatan 
atau dosa yang dilakukannya. Ada yang kekal selama-lamanya, akan tetapi ada 
juga yang masuknya cuma sementara. Bagi yang masuk neraka cuma sementara itu, 
Allah akan mengeluarkan mereka kembali untuk dimasukkan ke dalam syurga. 
 
Wahai ukhti Muslimah! Hadis di atas tadi juga menjelaskan kepada kita, bahawa 
ketika Nabi Muhammad SAW menerima berita tentang sedikitnya orang-orang yang 
akan dimasukkan ke dalam syurga, beliau merasa sedih dan menangis, sedangkan 
para sahabat yang mendengar berita itu merasa cemas dan takut kalau-kalau 
mereka termasuk golongan yang banyak masuk ke dalam neraka maka merekapun ikut 
serta menangis pula. 
 
Setelah menyaksikan tangisan para sahabat itu, Rasulullah SAW kembali untuk 
menghibur mereka dan menyampaikan khabar gembira tentang kurnia yang diberikan 
Tuhan kepada umat beliau. Rasulullah SAW memerintahkan kepada mereka untuk 
mengangkat muka dan berhenti dan menangis. Pada waktu itu juga, Rasulullah SAW 
menyampaikan berita bahawa banyak diantara golongan umat Muhammad yang akan 
mendapat hidayah dan Tuhan dan memasukkannya ke dalam golongan yang sedikit. 

Kiasan Rasulullah dengan sehelai bulu putih yang ada pada kulit lembu yang 
berbulu hitam itu memang sedikit, sebab yang benar-benar menjadi umat Nabi 
Muhammad SAW di atas muka bumi ini memang sedikit jika dibandingkan dengan 
umat-umat yang sesat, sekalipun mereka itu mengatakan bahawa mereka juga umat 
Muhammad. Selain jumlahnya sedikit, umat Nabi Muhammad itu adalah umat yang 
sebaik-baik umat menurut Al Qur’an. Justeru itu, wajiblah bagi kita sebagai 
umat yang baik ini, terus berusaha sekuat tenaga untuk tetap mempertahankan 
kedudukan mulia yang telah dikurniakan oleh Allah kepada kita. 


       
---------------------------------
Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
 Check outnew cars at Yahoo! Autos.

Kirim email ke