Catatan untuk Gadis Remaja Sumber: http://usrahkeluarga.blogspot.com/
Dengan tersedu sedan dan diiringi linangan air mata penyesalan seorang remaja puteri menceritakan, "Peristiwa ini bermula hanya dari pembicaraan melalui telefon antara diriku dengan seorang lelaki, lalu berlanjutan membuahkan kisah cinta di antara kami. Ia merayu bahawa dirinya sangat mencintaiku dan ingin segera meminangku. Dia berharap dapat bertemu muka denganku, namun aku sungguh merasa keberatan, bahkan aku mengancam ingin menjauhi dirinya, kemudian menyudahi hubungan ini. Akan tetapi aku tak kuasa melakukan itu. Maka aku putuskan dengan mengirimkan fotoku dalam sebuah surat cinta yang semerbak dengan wangi aroma bunga mawar. Suratku pun dibalas olehnya, dan semenjak itu kami sering saling kirim surat. Suatu ketika melalui surat, ia mengajakku untuk keluar pergi berduaan, aku menolak dengan keras ajakan itu. Tetapi ia balik mengancam akan menyebarkan semua tentang diriku, foto-fotoku, surat cintaku, dan perbualanku dengannya selama ini melalui telefon, yang ternyata ia selalu merakamnya. Aku benar-benar dibuat tak berdaya oleh ancamannya. Akhirnya aku pun pergi keluar bersamanya dan berharap dapat pulang kembali ke rumah dengan secepatnya. Memang aku pun akhirnya pulang, namun sudah bukan sebagai diriku yang dulu lagi, aku telah berubah. Aku kembali ke rumah dengan membawa aib yang berkepanjangan, dan suatu ketika kutanyakan kepadanya, "Bila kita akan berkahwin?" Apakah tidak secepatnya? Namun ternyata jawaban yang ia berikan sungguh menyakitkan, dengan nada menghina dan merendahkanku ia berkata, "Aku tak mahu menikah dengan wanita rendahan sepertimu!" Wahai saudariku tercinta! Kini engkau tahu bagaimana akhir dari hubungan kami yang jelas-jelas terlarang dalam agama ini. Oleh karena itu waspada dan berhati-hatilah jangan sampai engkau terjerumus dalam hubungan semacam itu. Jauhilah teman yang buruk perangai, yang suatu saat boleh saja ia menjerumuskanmu lalu menyeretmu ke dalam pergaulan yang rendah dan terlarang. Ia hiasi itu semua sehingga seakan-akan menarik dan merupakan hal biasa yang tidak akan berakibat apa-apa, tak akan ada aib dan lain sebagainya. Jangan percaya puisi indahnya, sekali lagi jangan mudah percaya! Itu semua tak lain adalah tipu daya yang dilancarkan oleh syaitan dan teman-temannya. Dan jika engkau tak mahu berhati-hati maka sungguh hubungan haram itu akan berakibat sebagaimana yang telah kusebutkan di atas atau bahkan lebih parah dan menyakitkan lagi. Berhati-hatilah jangan sampai engkau terpedaya dengan pujuk rayu para laki-laki pendosa itu yang kesukaannya hanya mempermainkan kehormatan orang lain. Mereka adalah pembohong, pendusta dan pengkhianat, walau salah satu dari mulut mereka terkadang menyampaikan kejujuran dan keikhlasan. Apa yang diinginkan mereka adalah sama, dan semua orang yang berakal mengetahui itu, seakan tiada yang tersembunyi. Berapa kali kita mendengarkan, demikian juga selain kita tentang perilaku keji mereka terhadap para gadis remaja. Namun sayang seribu sayang bahawa sebahagian para gadis tak mampu mengambil ikhtibar dari peristiwa memalukan yang menimpa gadis lainnya. Mereka tak mempercayai segala ucapan dan nasihat yang diberikan kecuali setelah peristiwa itu benar-benar menimpa, dan setelah terlanjur menjadi korban kebiadaban lelaki tidak bermoral itu. Tatkala musibah dan aib yang mencoreng muka telah terjadi, maka ketika itulah ia baru terbangun dari keterlenaannya, timbullah penyesalan yang mendalam atas segala yang telah dilakukannya. Ia berangan-angan agar aib, derita, dan kegetiran itu segera berakhir, namun musim telah berlalu dan segalanya telah terjadi,yang hilang tiada mungkin kembali! "Mengapa semua jadi begini?" Ikuti Sambungannya di: http://usrahkeluarga.blogspot.com. ____________________________________________________________________________________ Food fight? Enjoy some healthy debate in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A. http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545367 ///// JIMedia: Memurnikan Tanggapan Umum Melalui Penyebaran Ilmu dan Maklumat ////////////////////////////////// Nota: Kandungan mel ini tidak menggambarkan pendirian rasmi Pertubuhan Jamaah Islah Malaysia (JIM) melainkan yang dinyatakan sedemikian. Berminat menjadi ahli JIM? Sila isi borang keahlian "online" di: http://www.jim.org.my/, dari seksyen "BORANG Online". Langganan : Hantar E-mail kosong ke [EMAIL PROTECTED] Unsub : Hantar E-mail kosong ke [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/islah-net/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/islah-net/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

