Menteri Pengangkutan telah melarang pegawai tinggi kerajaan bermain dan 
menganjurkan permainan golf walaupun di luar waktu tugas kerana dibimbangi 
menjejaskan mutu perkhidmatan awam. Saya bekerja di syarikat multinasional 
Eropah. CEO dari HQ di Eropah, MD dan Pengarah lain ditempat kerja saya tidak 
pernah bermain golf dikalangan mereka apatah lagi dikalangan pelanggan dan 
pembekal. Memang dalam ekonomi global yang tidak menentu sekarang ini, mereka 
hanya memikirkan bagaimana untuk terus maju ke hadapan.

Tapi di Malaysia amat berbeza, ramai pegawai kerajaan terlibat dengan golf. 
Malahan Majlis Agama Islam Negeri pun menganjurkan pertandingan golf amal.

Pejabat Vietnam Dilarang Main Golf
Kamis, 27 Oktober 2011

Larangan diberlakukan menyusul menurunnya perekonomian Vietnam. Apa hubungannya?

VIVAnews - Kemerosotan ekonomi, mandeknya pembangunan dan kemacetan lalu lintas 
di Vietnam membuat rakyat dan investor di negara tersebut khawatir akan 
terciptanya krisis. Tapi, Kementerian Transportasi Vietnam memiliki kebijakan 
baru yang dapat mengatasi hal ini, yaitu melarang pejabat pemerintah main golf. 
Apa hubungannya?

Dilansir dari kantor berita CNN, Rabu 26 Oktober 2011, larangan ini berlaku 
untuk semua pejabat tinggi pemerintahan, termasuk para menteri. Larangan 
berlaku untuk semua hari, tidak terkecuali akhir pekan.

Dalam situs resminya, Menteri Transportasi Vietnam, Dinh La Thang, mengatakan 
larangan ini diberlakukan karena pejabat Vietnam banyak menghabiskan waktu 
mereka di lapangan golf. Alhasil, kinerja mereka dinilai menurun di tengah 
kondisi perekonomian Vietnam yang melemah.

Golf merupakan permainan favorit para pejabat Vietnam sejak negara tersebut 
memberlakukan sistem ekonomi terbuka pada akhir 1980an. Banyaknya penggemar 
permainan ini dari kalangan kelas atas membuat lapangan golf tersebar di 
seluruh negeri. 

Kementerian Transportasi khawatir jika lapangan golf ditambah, maka akan 
membuat lahan pertanian semakin sedikit. Ini tentunya hanya menguntungkan 
investor asing dan merugikan rakyat.

Untuk mengawasi para pejabat agar tidak main golf, Kementerian Transportasi 
Vietnam mengaku telah menyiapkan mata-mata. "Kami memiliki banyak metode 
rahasia untuk mengawasi bagaimana staf menjalani perintah menteri," kata juru 
bicara Kementerian Transportasi, Pham Tang Loc. 

"Di saat sulit seperti ini, pejabat tinggi harus konsentrasi menyelesaikan 
proyek penting, daripada menghabiskan waktu main golf. Kegiatan itu hanya 
buang-buang uang, ditambah lagi mereka menggunakan kendaraan milik pemerintah," 
lanjut Loc lagi.

Menteri Transportasi Dinh La Tang memang terkenal kerap mengeluarkan kebijakan 
yang mengejutkan. Untuk mengatasi kemacetan, dia memerintahkan para pejabat 
senior untuk menggunakan transportasi umum minimal seminggu sekali. Dia juga 
pernah memecat seorang pejabat karena dinilai lambat dalam membangun bandara 
internasional baru di Danang. (eh)




------------------------------------

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

JIMedia: Memurnikan Tanggapan Umum Melalui Penyebaran Ilmu dan Maklumat

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Nota: Kandungan mel ini tidak menggambarkan pendirian rasmi Pertubuhan
Jamaah Islah Malaysia (JIM) melainkan yang dinyatakan sedemikian.

Sila ke "JIM E-Bazaar" untuk membeli belah, membayar yuran program dan 
menyumbang untuk dakwah, di http://www.jim.org.my/e-bazaar/

Untuk melanggan Islah-Net, hantar e-mail ke [email protected]
Untuk menghentikan langganan, hantar e-mail ke 
[email protected]! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/islah-net/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/islah-net/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke